Sabtu, 24 Jun 2017 / 29 Ramadhan 1438
  • Home
  • Advertorial
  • Paripurna Istimewa Hari Jadi Provinsi Riau ke-59 Berlangsung Khidmat

Paripurna Istimewa Hari Jadi Provinsi Riau ke-59 Berlangsung Khidmat

Oleh: Lisa
Selasa, 09 Agu 2016 16:39
view: 791
Lisa
Suasana rapat paripurna istimewa HUT Riau ke-59 di DPRD Riau.

PEKANBARU, datariau.com - Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Riau Memperingati  Hari Jadi ke 59 Provinsi Riau Tahun 2016, Selasa (9/8/2016) yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldi Jusman dan dihadiri Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rachman serta seluruh anggota Dewan, berjalan khidmat dan lancar.

Tampak juga hadir pada Peringatan Hut Provinsi Riau dengan tema "Kita Tingkatkan Kinerja Emerintah Daerah Terhadap Pelayanan Publik Melalui Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Teknolgi" mantan Gubri Saleh Jasit, Mantan Wagubri HR Mambang Mit, Anggota DPR RI asal Riau John Erizal dan Said Abubakar Asegaf, Anggota DPD RI asal Riau Gafar Usman dan Instiawati Ayus, para Bupati dan Walikota se-Riau, Tokoh Masyarakat Riau, Kepala Dinas/Badan Pemprov Riau.

Rapat Paripurna Istimewa Hut Provinsi Riau diawali pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh Salsabilah, Qori'ah asal Kabupaten Kampar, yang berhasil keluar sebagai Qori'ah Terbaik Anak-Anak di MTQ Tingkat Nasional, Lombok 2016.

Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldi Jusman atau dikenal Dedet mengatakan, meskipun Pemerintah Daerah sudah berjuang sekuat tenaga, tentu masih banyak yang harus diperbaiki dan ditingkatkan.

"Mari kita bersama-sama mendorong untuk mewujudkan cita-cita bersama yang memerlukan upaya keras seluruh anak negeri dan pelaku usaha di negeri ini, agar Provinsi Riau kedepannya menjadi provinsi yang terbilang, cemerlang dan gemilang," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, dengan pertambahan usia Riau saat ini tidak hanya sebatas bertambah nilai dan angka angka saja. "Hendaknya dijadikan sebagai waktu jeda untuk merenung dan untuk mengenang apa yang hilang terbilang, apa yang kurang dan apa yang bakal datang saat memperingati lahirnya sebuah peristiwa besar seperti perayaan hari jadi ke-59, hendaknya berpikir dari berbagai aspek pemahaman dengan moral dan etika karena dalam proses perjalanan peristiwa itu banyak hal yang patut menjadi pelajaran berharga terutama bagi generasi penerus perjuangan bangsa demi meraih kejayaan provinsi Riau ini," ungkapnya.

Dilanjutkannya, pada hari ini Provinsi Riau genap berusia 59 tahun, dari hari jadi yang dan tepat pada tanggal 9 Agustus 1957. Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Riau nomor 11 tahun 1999 yang ditandatangani dan undang-undang darurat nomor 19 tahun 1957 yang ditandatangani oleh presiden pertama RI Insinyur Soekarno.

"Patut dimaklumi bahwa daerah Riau menjadi sebuah Provinsi, merupakan buah dari perjuangan para tokoh pendiri yang tak kenal lelah, dan tanpa pamrih memperjuangkan Riau ini, sebagian besar diantara mereka yang saat ini sudah mendahului generasi penerusnya," terang Politisi Demokrat Riau itu.

Anggota Dewan Dapil Pekanbaru itu juga meminta seluruh masyarakat Riau untuk selalu mengenang jasa para pahlawan yang sudah bersusah payah dalam mendirikan sekaligus memperjuangkan Provinsi Riau.

"Mari kita semua memohon doa meminta ampunan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar para pejuang toko Provinsi Riau tersebut senantiasa diberi kelapangan di alam kubur," tuturnya.

Semangat perjuangan mereka, lanjutnya diharapkan dapat dilanjutkan dalam rangka menjadikan provinsi Riau yang kita cintai ini sebagai negeri yang semakin terbilang Gemilang dan Cemerlang sejati sampai masa yang akan datang.

Sementara itu, Gubri Arsyad Juliandi Rachman dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Riau tersebut mengatakan berbagai keberhasilan yang sudah dicapai tidak boleh mengurangi perhatian pada upaya mengatasi berbagai kendala yang dihadapi.

"Badai sosial ekonomi global dan melehanya kapasitas fiskal di tengah tuntutan produktivitas mengharuskan kita melakukan antispasi yang kompreshensif dan sinergis," tuturnya.

"Memperingati lahirnya Provinsi Riau hendaknya kita dapat melihat, mengkaji dan mencermati berbagai aspek dengan mengedepankan nilai-nilai moral dan etika, karena dalam proses perjalanan negeri ini, banyak hal yang patut kita jadi pembelajaran agar langkah kedepan sesuai dengan arah dan tujuan," sebutnya.

"Oleh sebab itu, pertama sekali dengan penuh ketulusan hati saya atas nama pemerintah provinsi Riau menyampaikan salam ta'zim, dan rasa terima kasih serta penghargaan yang tak terhingga kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa dalam mendirikan provinsi Riau. Berkat jerih payah dan nilai perjuangan merekalah, provinsi Riau dapat terus maju dan berkembang hingga saat ini," terang Arsyadjuliandi.

Gubri yang akrab disapa Andi Rahman mengatakan orang-orang bijak selalu berpesan, pertambahan usia selalu menyemai makna bila direnungkan secara bijaksana. Pertambahan usia tidak senantiasa diukur dengan pertambahan bilangan umur.



"Hendak kita senantiasa merenungi diri dan berkontemplasi guna mengevaluasi apa yang sudah dijelang dan melihat apa yang sudah diazam. Bila ditelisik ke belakang, tentu sangat banyak yang sudah kita capai pada masa para pemimpin daerah terdahulu. Mereka telah meletakan dasaridasar dan mendirikan kerangka dari pembangunan yang hasilnya bisa kita lihat hari ini, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang sudah ada. Sudah sepantasnya pada peringatan hari jadi provinsi ini kita menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pemimpin terdahulu yang telah berbuat banyak untuk negeri," ujar Andi Rahman.

Dilanjutkannya, untuk membalas jasa para pendahulu yang dapat kita lakukan hanyalah berusaha dan berkarya untuk kemakmuran provinsi Riau sesuai dengan visi Riau 2020, yakni 'Terwujudnya provinsi Riau sebagai pusat perekonomian dan kebudayaan melayu dalam lingkungan masyarakat yang agamis, sejahtera lahir dan bathin di Asia Tenggara tahun 2020'.

"Dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini, bersama dengan para anggota dewan yang terhormat dan para pengemban birokrasi, kami telah berusaha meneruskan dan meningkatkan apa yang menjadi tujuan kita bersama, termasuk penyesuaian visi Riau 2020 dengan dinamika dan perkembangan saat ini," terang Gubri.

Dilanjutkannya, untuk membalas jasa para pendahulu yang dapat kita lakukan hanyalah berusaha dan berkarya untuk kemakmuran provinsi Riau sesuai dengan visi Riau 2020, yakni 'Terwujudnya provinsi Riau sebagai pusat perekonomian dan kebudayaan melayu dalam lingkungan masyarakat yang agamis, sejahtera lahir dan bathin di Asia Tenggara tahun 2020'.

"Dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini, bersama dengan para anggota dewan yang terhormat dan para pengemban birokrasi, kami telah berusaha meneruskan dan meningkatkan apa yang menjadi tujuan kita bersama, termasuk penyesuaian visi Riau 2020 dengan dinamika dan perkembangan saat ini," terang Gubri.

Gubernur Riau menyampaikan sebagian pencapaian dari kerjasama dalam membangun provinsi Riau. Perekonomian diukur berdasarkan besaran produk domestik regional bruto atas dasar harga pada triwulan satu tahun 2016 mencapai Rp162,19 triliun, tumbuh 2,34 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2015.

"Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha pengadaan listrik dan gas. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga sebesar 6,41 persen. Dari indikator pdrb, provinsi Riau menempati urutan ke-5 PDRB terbesar di Indonesia dan terbesar di pulau Sumatera," terang Andi Rahman.

Disebutkannya, dalam situasi terbatasnya penerbitan perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi Riau akibat belum disahkannya perda tentang rencana tata ruang wilayah (rtrw), realisasi penanaman dalam negeri (pmdn), penanaman modal asing (pma) di provinsi Riau masih berada di peringkat sepuluh besar dengan total realisasi investasi sebesar 18.110,42 miliar rupiah dan melalui pelayanan terpadu satu pintu (ptsp) kabupaten Siak.

"Kita berhasil meraih juara satu untuk kategori untuk kategori pelayanan terpadu satu pintu (ptsp) terbaik untuk tingkat kabupaten se-Indonesia," ujar Andi Rahman.

Gubri menyebutkan kondisi perekonomian Riau semakin membaik telah dapat menurunkan jumlah pengangguran yaitu 199,769 orang atau 6,72 persen pada Februari 2015 turun menjadi 176.978 orang atau 5,94 pada Februari 2016. Sementara itu jumlah angkatan kerja pada Februari 2016 mencapai 2.978.238 orang, sedangkan pada Februari 2015 lalu sebesar 2.972.014 orang.

"Capaian-capaian yang kita raih sudah sesuai dengan pancang-pancang yang telah kita tanam dan cendrung mengarah kepada tren positif. Hal ini terlihat dari data bps Riau, yakni jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan) di Riau pada posisi Maret 2016 sebesar 515,40 ribu jiwa (7,98 persen) sedangkan pada posisi Maret 2015 berjumlah 531,39 ribu jiwa (8,46 persen). Artinya, penduduk miskin di Riau mengalami penurunan sebanyak 15,98 ribu jiwa atau 3,01 persen," terang Andi Rahman.

Dilanjutkannya, pembangunan manusia di Riau pada tahun 2015 terus mengalami kemajuan yang ditandai dengan terus meningkatnya indeks pembangunan manusia (ipm) Riau. Pada tahun 2015, IPM Riau telah mencapai 70,84. Angka ini meningkat sebesar 051 poin dibandingkan dengan IPM Riau pada tahun 2014 yang sebesar 70,33.

Lebih lanjut, Gubri menerangkan di tengah hambatan terhadap pelaksanaan apbd tahun anggaran 2015 lalu, pemprov Riau masih dapat mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (wtp) dari bpk RI atas laporan pertanggungjawaban keuangan apbd tahun anggaran 2015.

"Kita menyadari pelaksanaan apbd belum sesuai dengan harapan pelaksanaan apbd tahun 2015 belum sesuai dengan harapan kita semua, dimana serapan belanja kita baru mencapai 68 persen lebih, namun pada tahun 2016 kami telah bertekad akan meningkatkannya," ujar Andi Rahman.

Menurut Gubri, pemprov Riau telah mampu meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap proses pelayanan perizinan dan non perizinan melalui pengukuran indeks kepuasan masyarakat (ikm) dengan membandingkan antara harapan dan kebutuhan.

Jumlah nilai interval konversi indeks kepuasan masyarakat mencapai 82,25 dengan kategori mutu pelayanan "A (sangat baik)" bahkan badan pelayanan perizinan terpadu provinsi Riau, memperoleh beberapa penghargaan.

"Pertama, nominasi pelayanan satu pintu (ptsp) terbaik (investment award), kedua citra pelayanan prima (cpp), ketiga penilaian terbaik Ombudsman terkait kualifikasi kepatuhan terhadap undang-undang pelayanan publik," terang Andi Rahman.

Dalam kesempatan itu, didamping unsur Pimpinan DPRD Riau, Gubri Arsyad Juliandi Rachman menyerahkan 15 Penghargaan Gelar Pejuang kemerdekaan,  Pejuang Agama Islam, Dua Pejuang Bidang Politik dan Pemerintahan, Pejuang Bidang Budaya Provinsi Riau yang sudah berjasa dalam terbentuknya Provinsi Riau.

Berikut nama-nama tokoh yang dinobatkan sebagai pahlawan dan mendapat penghargaan pada Hari Ulang Tahun Provinsi Riau yang ke-59 tahun sebagai pahlawan kemerdekaan RI yakni Kol Abbas Jamil dari Kabupaten Siak, Abdul Latif Dt Bandaro Sati dari Kabupaten Kampar, Arifin Ahmad dari Kabupaten Bengkalis, H Masnoer, kolonel (purn) dari Kabupaten Bengkalis, H Raja Roesli BA dari Kabupaten Kuantan Singingi.

Kemudian Hasan Basri Lilit Letkol (purn) dari Riau, Khadijah Ali dari Riau, M Boya Letda dari Indragiri Hilir, OK Muhammad Djamil, Kabupaten Siak, Brigadir Jendral Soebrantas Siswanto dari Kabupaten Bengkalis, Sultan Muhammad Zainal Abidin Rokan Hulu, Tengku Agung Syarifah Latifah Kabuoaten Siak, Thoha Hanafi Kabupaten Indragiri Hulu, Tulus dari Rengat, Buya Ma'rifat Mardjani dari Kabupaten Kuansing.

Sementara itu, Tuan Guru Syaikh Abdurahman Syidiq dari Inhil dinobatkan sebagai pahlawan pejuang agama Islam. Datuk Muhammad Djohan dari Kepulauan Meranti sebagai pahlawan bidang politik dan pemerintahan, Datuk Wan Abdurahman dari Pekanbaru sebagai pahlawan bidang politik dan pemerintahan. H Daeng Muhayan Nur Kepulauan Meranti pahlawan bidang politik dan pemerintahan dan Tennas Effendi sebagai pahlawan budaya. (adv)

Editor: Agusri

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Ketua DPRD Sayangkan Banyaknya Anggota Bolos di Paripurna Istimewa HUT Kota Pekanbaru Ke-233

    PEKANBARU, datariau.com - Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sahril SH terlihat marah ketika melihat banyaknya Anggota DPRD Kota Pekanbaru yang tidak hadir dalam pari

  • Dilaksanakan di Hari Cuti Lebaran, Paripurna Istimewa HUT Kota Pekanbaru Ke-233 Sepi, Kursi Dewan Ikut Kosong

    PEKANBARU, datariau.com - Hari Ulang Tahun Kota Pekanbaru Ke-233 yang dilaksanakan hari ini Jumat (23/6/2017) pagi bertepatan hari pertama cuti lebaran idul fitri, j
  • Hari Ini, Digelar Upacara dan Paripurna Istimewa Hari Jadi Pekanbaru Ke-233, Bukannya Sudah Pada Cuti?

    PEKANBARU, datariau.com - Kendati pada Jumat (23/6/2017) hari ini sudah masuk masa cuti bersama Idul Fitri, namun Pemko Pekanbaru tetap menggelar upacara per

  • Bekerja Cepat, DPRD Pekanbaru Sampaikan Pandangan Fraksi Terhadap Ranperda RPJPD

    PEKANBARU, datariau.com - Hanya dalam waktu 2 hari setelah Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Pekanbaru tahun 2005-2025 disampaikan P

  • Melalui Paripurna DPRD, Pemko Pekanbaru Sampaikan Ranperda RPJPD 2005-2025 Perubahan Perna Nomor 1/2011

    PEKANBARU, datariau.com - Pemerintah Kota Pekanbaru dalam hal ini Sekretaris Kota Pekanbaru M Noer menyampaikan rancangan peraturan daerah (ranperda) perubah

  • Galeri Foto Sidang Paripurna Penyampaian LKPj Kepala Daerah Pekanbaru Tahun 2016

    PEKANBARU, datariau.com - DPRD Kota Pekanbaru berjanji akan segera menindaklanjuti penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah 201

  • Sidang Paripurna DPD Ricuh, Asri Anas: Sangat Memalukan..!

    JAKARTA, datariau.com - Kericuhan pada rapat paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dengan agenda menyikapi putusan Mahkamah Agung yang membatalkan Tata Ter

  • KOMENTAR
    PERMASI
    Iklan,FARMAOPTICAL