Selasa, 17 Okt 2017 / 26 Muharram 1439
  • Home
  • Artikel
  • Data Riau, Satu-satunya Media Online Dakwah dan Berita di Provinsi Riau

Data Riau, Satu-satunya Media Online Dakwah dan Berita di Provinsi Riau

Oleh: Riki
Jumat, 15 Mei 2015 05:05
view: 3114
dok.
Stiker DataRiaucom

PEKANBARU, datariau.com - Keberadaan media online di Provinsi Riau kian hari kian menjamur. Begitu banyak karya anak negeri Melayu ini dalam hal jurnalistik. Berkembang pesat dan berbagai tampilannya.

DataRiau.com salah satu media online di Provinsi Riau yang pertama tayang pada 20 Agustus 2014. Media online yang didirikan oleh Riki Rahmat, S.I.Kom (Abu Hakim) alumni Universitas Abdurrab Pekanbaru secara pribadi, mengusung tema yang berbeda dari media online yang sudah maju dan ada duluan mengorbit di Riau.

Dengan konsep tampilan web serba berwarna hijau, pengunjung banyak yang terheran dan merasa aneh, warnanya norak dan lain dari yang lain. Ada pula yang mengatakan warnanya unik, karena kebanyakan tampilan warna web selama ini pembaca tahunya warna biru atau tidak warna merah.



Warna hijau diambil karena identik dengan ciri khas Islam. Kemudian warna hijau tua ini disebutkan dalam Al Qur'an sebagai salah satu warna dalam syurga. Karena media online ini dibangun sebagai media yang cita-citanya akan berkontribusi penuh untuk Islam seperti media Islam lainnya yang sudah ada, tentu dengan berlandaskan Al Qur'an dan Sunnah.

Segmentasi media online ini yaitu pemerintahan dan politik kemudian terkhusus untuk para pencari ilmu agama. Karena di pemerintahan, perpolitikan, buruh, petani, semua kita tentu setiap saat perlu adanya ilmu agama untuk pencerahan yang akan menjadi petunjuk langkah agar tidak terjerumus dalam tipu daya dunia.

Dalam pemberitaan, baik politik, hukum dan kriminal, ekonomi bisnis, di media Online DataRiau.com dikupas lebih islami dan berharap, dari pemberitaan itu ada ibroh yang bisa diambil pembaca.

Misalkan berita tentang kasus pemerkosaan di suatu daerah yang kian marak terjadi. Media Data Riau akan mengupasnya dari sudut pandang berbeda, tidak hanya berkutat pada kasus pemerkosaan itu saja melainkan memandang bagaimana kondisi ilmu agama di daerah itu, bagaimana kondisi shalat berjamaah di masjid, bagaimana gaya hidup masyarakatnya, dan bagaimana cara berpakaian si wanita sehingga menjadi korban pemerkosaan.

Dalam mewujudkan pemberitaan yang dikalaborasikan dengan dakwah agar pembaca mendapatkan ibroh dari berita itu, maka sangat diperlukan kerjasama para ahli ilmu. Dalam hal ini kami bekerjasama dengan beberapa ustadz yang ilmunya sudah teruji, yakni alumni Madinah.

Redaksi Data Riau kini semakin banyak yang ikut bergabung. Mereka tidak mengedepankan honor atas tulisan yang mereka susun, melainkan keikhlasan untuk berkontribusi melalui media ini untuk agama Islam. Jurnalis kami pun menyebar si seluruh daerah yang ada di Indonesia bahkan di luar negeri.

Tentu, ketika media online ini ada, maka perlu dana untuk operasionalnya. Alhamdulillah sampai sekarang masih ada donatur yang mau membantu untuk tetap tayangnya media online ini sehingga diharapkan bisa menyampaikan ilmu kepada para pembaca dan kita semua sangat berharap agar Allah Subahanahu wa Ta'ala senantiasa memberikan kepada nikmat hidayah.

Selain donatur, media ini juga mengelola bisnis iklan. Dengan jangkauan yang tidak terbatas, bahkan media online ini dibaca dari Sabang sampai Merauke menjadikan pelaku usaha memilih media Data Riau sebagai sarana publikasi dan dokumentasi. Redaksi sangat menyambut baik tawaran dari para pengiklan dengan satu syarat yang sangat penting, jangan sampai akadnya dilakukan secara Riba.

Terakhir, berharap taufiq hidayah dan berkah dari Allah Subahanahu wa Ta'ala, Data Riau berharap kepada semua pembaca untuk mendukung media dakwah dan berita ini, silahkan tegur dan kritik kami saat kami keliru. Kepada Allah kami minta ampun dan kepada para pembaca sekalian kami meminta maaf atas kekeliruan tersebut, karena kami juga manusia yang tak luput dari khilaf dan salah.


Logo Data Riau.

Dalam huruf D di logo Data Riau, terdapat 2 huruf Arab, yakni huruf Dal/Da dan Ta. Singkatan dari DAkwah (DA) dan beriTA (TA). Logo dbuat oleh Riki Rahmat (Abu Hakim).

Editor: Ummu SH

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
Artikel Terbaru
  • Dengan Puisi Aku Bercerita
  • Khusus Suami Istri, 4 Makanan Ini Untuk Meningkatkan Gairah Seks
  • Menu Sarapan Anak, Hindari Susu dan 3 Makanan Ini
  • Buah Ini Terbukti Bantu Kuatkan Tulang Sebanyak 20 Persen
  • Ketahui Ciri-ciri Air Minum yang Tercemar
  • IKLAN TUKANG ABU RAFI
    Data Foto
    BAGIKAN:

    BACA JUGA

  • Launching Riau Creative Center, Siapa Saja Bisa Promosi Melalui Website Secara Gratis

    PEKANBARU, datariau.com - Secara resmi, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Fahmizal Usman telah melaunching Riau Creative Center yang disaksikan oleh sel

  • Riau Creative Center Perlu Segera Direalisasikan

    PEKANBARU, datariau.com - Riau Creative Center adalah suatu judul proyek perubahan dari Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Riau yang diangkat me

  • Sembilan Bulan Terdampar di Inhil, Akhirnya Pria Ini Berhasil Dikembalikan ke Keluarganya

    TEMBILAHAN, Datariau.com - Sembilan bulan berlalu, tanpa pernah tahu siapa keluarga dari Deni Suhendra (41). Lelaki kelahiran Sukabumi, 3 Maret 1976 ini, tidak bisa
  • Polresta Pekanbaru Silaturahmi dengan Insan Pers

    PEKANBARU, datariau.com - Polresta Pekanbaru dalam hal ini Wakapolresta AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK, Senin siang (9/10/2017) menghadiri acara silaturra
  • Wartawan Kampar Siap Sukseskan Porprov IX 2017

    BANGKINANG KOTA, datariau.com - Publikasi merupakan satu faktor terpenting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, oleh sebab itu terkait pelaksanaan pertand
  • Anak Buah Ceroboh Unggah Berita dari Medsos, Wakapendam Dicopot

    JAKARTA, datariau.com - Wakil Kepala Penerangan Kodam Mulawarman Letkol Inf M. Iqbal Zulkarnain dicopot dari jabatannya lantaran lalai mengawasi anak buahnya yang asal

  • Satu Persatu Warga Kota Pekanbaru Mulai Meninggalkan Transaksi Riba

    PEKANBARU, datariau.com - Dakwah tauhid di Kota Pekanbaru berkembang secara pesat, di samping terus menggalakkan dakwah tauhid kepada masyarakat, juga ada dakwah ten
  • KOMENTAR