Jumat, 19 Jan 2018 / 2 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Banda Aceh
  • Illiza Buka Workshop dan Pelatihan Sistem Komando Tanggap Darurat Bencana

Illiza Buka Workshop dan Pelatihan Sistem Komando Tanggap Darurat Bencana

Oleh: Idham Sabang
Senin, 20 Mar 2017 15:01
view: 689
Idham Sabang
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal membuka Workshop dan Pelatihan Sistem Komando Tanggap Darurat Bencana yang digelar selama tiga hari di Auditorium RRI Banda Aceh, Senin (20/3/2017).

BANDA ACEH, datariau.com - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal membuka Workshop dan Pelatihan Sistem Komando Tanggap Darurat Bencana yang digelar selama tiga hari di Auditorium RRI Banda Aceh, Senin (20/3/2017).

Acara yang digagas PT HM Sampoerna Tbk bersama Disaster Management Institute of Indonesia-Aksi Cepat Tanggap (DMII-ACT), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPD), dan Pemko Banda Aceh ini diikuti oleh puluhan peserta perwakilan dari masyarakat dan instansi pemerintah.

Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada para pihak yang telah memfasilitasi kegiatan ini yang menurutnya sangat penting dalam rangka mewujudkan Banda Aceh sebagai resilient city (kota tangguh).

“Gempa bumi dan tsunami 2004 menjadi pembelajaran berharga bagi kita semua. Bencana tidak bisa dihindari, kita hanya bisa mengurangi dampaknya. Karena itu, pelatihan sistem komando ini sangat penting agar kita dapat menguasai SOP dan tindak lanjut penanggulangan bencana di lapangan sehingga lebih terkoordinir dan terarah.”

Illiza mengharapkan agar hubungan kerja sama Sampoerna dan ACT dengan Pemko Banda Aceh terus berlanjut di masa-masa mendatang. Ia juga berharap agar hasil workshop dan pelatihan ini lebih optimal, perlu juga diadakan simulasi penanggulangan bencana dengan melibatkan semua komponen kota seperti PMI, SAR, RAPI dan TNI/Polri serta masyarakat umum.

“Selain mempersiapkan diri dan sistem dalam menghadapi bencana, yang tak boleh dilupakan adalah mempersiapkan iman dan akidah kita. Sehingga ketika ujian itu datang maka akan selamat dengan kalimat syahadat. Semoga masyarakat kita mampu menjadi masyarakat yang mandiri serta tangguh di dunia dan akhirat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Wahyu Novyan Manager DMII-ACT menyebutkan program bertujuan untuk membangun Banda Aceh menjadi kota tangguh bencana. “Mengingat pembelajaran dari bencana 2004 lalu, kita ingin dan berharap di masa depan kota ini dapat lebih tangguh dalam menghadapi bencana.”

“Banda Aceh merupakan kota ketiga yang kami kunjungi dari enam kota di Indonesia. Road show sebelumnya telah dilangsungkan di Kota Bukittinggi dan Bengkulu. Selain workshop dan pelatihan selama tiga hari, pada hari terakhir nanti kami juga merencanakan penanaman pohon di Banda Aceh,” katanya.

Hal senada diungkapkan Bonar Sitohang yang mewakili PT HM Sampoerna Tbk. Menurutnya, Sistem Komando Tanggap Darurat Bencana dibangun agar dapat terwujudnya kota yang tangguh bencana dengan meminimalisir impact negatif dari bencana itu sendiri.

Ia juga menyebutkan sebagai perusahaan komersil, Sampoerna juga ingin berkontribusi dalam kehidupan sosial di Banda Aceh. “Sebelumnya kami juga telah berpartisipasi dalam bidang pendidikan yakni penyaluran beasiswa. Dan kami berharap ke depan hubungan dekat antara Sampoerna dan Pemko Banda Aceh terutama dalam program-program sosial dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Terima Tamu dari Brunei, Walikota Banda Aceh Titip Pesan Untuk Hasanah Bolkiah

    BANDAACEH, datariau.com - Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM, Kamis (18/1/2018) menerima kunjungan tamu dari Kerajaan Brunei Darussalam di Balai

  • Banda Aceh dan Jepang Jalin Kerja Sama di Bidang Pendidikan

    BANDA ACEH, datariau.com - Pemerintah Kota Banda Aceh dan Artline Shachihata -perusahaan alat tulis kantor dan sekolah- asal Nagoya, Jepang, bersepakat untuk

  • Pemko Banda Aceh Akan Kirim Guru Belajar ke Malaysia

    BANDA ACEH, datariau.com - Pemerintah Kota Banda Aceh akan mengirimkan guru-guru untuk belajar ke Malaysia. Langkah ini dilakukan dalam rangka meningkatkan m

  • Aminullah: Banda Aceh Harus Bersih dari LGBT, Waria, Wanita Malam dan Maksiat Sejenisnya

    BANDA ACEH, datariau.com - Memasuki tahun baru 2018, Pemerintah Kota Banda Aceh mulai mengintensifkan pemberantasan segala bentuk kemaksiatan yang masih terj

  • Pemerintah Buka Call Center Banda Aceh Gemilang Anti Maksiat

    BANDA ACEH, datariau.com - Dalam rangka memaksimalkan program penegakan syariat Islam di Kota Banda Aceh, Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman dalam berbaga

  • KOMENTAR
    Polling

    Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data Riau
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto