Kamis, 18 Jan 2018 / 1 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Dakwah
  • 3 Golongan yang Pertama Kali Dilempar ke Neraka, Penghafal Qur'an, Berjihad, dan Orang Dermawan, Ini Penyebabnya..

3 Golongan yang Pertama Kali Dilempar ke Neraka, Penghafal Qur'an, Berjihad, dan Orang Dermawan, Ini Penyebabnya..

Oleh: Riki
Minggu, 19 Mar 2017 06:51
view: 1.653
Ilustrasi

Orang yang Pertama Kali Masuk Neraka

((إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ يَنْزِلُ إِلَى الْعِبَادِ لِيَقْضِيَ بَيْنَهُمْ، وَكُلُّ أُمَّةٍ جَاثِيَةٌ، فَأَوَّلُ مَنْ يَدْعُو بِهِ رَجُلٌ جَمَعَ الْقُرْآنَ، وَرَجُلٌ قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَرَجُلٌ كَثِيرُ الْمَالِ، فَيَقُولُ اللَّهُ لِلْقَارِئِ: أَلَمْ أُعَلِّمْكَ مَا أَنْزَلْتُ عَلَى رَسُولِي؟ قَالَ: بَلَى يَا رَبِّ، قَالَ: فَمَاذَا عَمِلْتَ فِيمَا عُلِّمْتَ؟ قَالَ: كُنْتُ أَقُومُ بِهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ، فَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ: كَذَبْتَ، وَتَقُولُ لَهُ الْمَلَائِكَةُ: كَذَبْتَ، وَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ: بَلْ أَرَدْتَ أَنْ يُقَالَ: إِنَّ فُلَانًا قَارِئٌ، وَقَدْ قِيلَ ذَاكَ.

وَيُؤْتَى بِصَاحِبِ الْمَالِ، فَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ: أَلَمْ أُوَسِّعْ عَلَيْكَ، حَتَّى لَمْ أَدَعْكَ تَحْتَاجُ إِلَى أَحَدٍ؟ قَالَ: بَلَى، يَا رَبِّ، قَالَ: فَمَاذَا عَمِلْتَ فِيمَا آتَيْتُكَ؟ قَالَ: كُنْتُ أَصِلُ الرَّحِمَ، وَأَتَصَدَّقُ، فَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ: كَذَبْتَ، وَتَقُولُ لَهُ الْمَلَائِكَةُ: كَذَبْتَ، وَيَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى: بَلْ أَرَدْتَ أَنْ يُقَالَ: فُلَانٌ جَوَادٌ، فَقَدْ قِيلَ ذَاكَ.

ثُمَّ يُؤْتَى بِالَّذِي قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، فَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ: فِي مَاذَا قُتِلْتَ؟ فَيَقُولُ: أُمِرْتُ بِالْجِهَادِ فِي سَبِيلِكَ، فَقَاتَلْتُ حَتَّى قُتِلْتُ، فَيَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ: كَذَبْتَ، وَتَقُولُ لَهُ الْمَلَائِكَةُ: كَذَبْتَ، وَيَقُولُ اللَّهُ: بَلْ أَرَدْتَ أَنْ يُقَالَ: فُلَانٌ جَرِيءٌ، فَقَدْ قِيلَ ذَاكَ، ثُمَّ ضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رُكْبَتِي، فَقَالَ: يَا أَبَا هُرَيْرَةَ، أُولَئِكَ الثَّلَاثَةُ أَوَّلُ خَلْقِ اللَّهِ تُسَعَّرُ بِهِمْ النَّارُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ))

"Sesungguhnya Allah yang Mahatinggi dan Mahasuci akan turun kepada hamba pada Hari Kiamat untuk memberikan keputusan di antara mereka. Dan setiap umat dalam kondisi berlutut. Kemudian orang yang pertama kali dipanggil adalah orang yang menghafal Al-Qur`an, orang yang terbunuh di jalan Allah, dan orang yang banyak harta.

Maka Allah  berkata kepada sang qari` (orang yang biasa membaca Al-Qur`an):

'Tidakkah Kuajarkan kepadamu apa yang Aku turunkan kepada RasulKu?'

Dia menjawab:

'Benar wahai Tuhanku'.

Allah  berkata lagi:

'Apa yang kamu perbuat terhadap apa yang sudah kamu ketahui itu?'

Dia menjawab:

'Saya menjalankannya sepanjang malam dan sepanjang siang'.

Maka Allah  berkata:

'Kamu telah berdusta'.

Dan para Malaikat berkata kepadanya: 'Kamu telah berdusta'.

Kemudian Allah  berkata kepadanya:

'Justru kamu melakukan hal itu dengan maksud agar dikatakan: Si fulan adalah qari`'. Dan hal itu telah dikatakan kepadamu. Julukan itu telah engkau dapatkan di dunia.

Kemudian didatangkan orang yang mempunyai banyak harta.

Allah  berkata kepadanya:

'Tidakkah sudah Kulimpahkan harta kepadamu hingga kamu tidak membutuhkan siapa pun?'.

Orang itu menjawab:

'Benar wahai Rabbku'.

Allah  bertanya lagi:

'Apa yang kamu kerjakan terhadap harta yang Kuberikan kepadamu itu?'.

Dia menjawab:

'Saya menggunakannya untuk menyambung silaturrahmi dan bersadaqah'.

Allah  berkata kepadanya:

Kamu telah berdusta'.

Para Malaikat juga berkata kepadanya: 'Kamu telah berdusta'.

Kemudian Allah  berkata:

'Justru kamu melakukan itu dengan maksud agar dikatakan: Si Fulan adalah lelaki yang dermawan'. Dan hal itu sudah dikatakan kepadamu. Engkau telah disebut dermawan di dunia dan pemberian bantuanmu sudah tersiar di berbagai media, semua orang di dunia tahu kalau kamu dermawan.

Kemudian didatangkan orang yang terbunuh di jalan Allah.

Maka Allah berkata:

'Dalam rangka apa kamu terbunuh?'.

Dia menjawab:

'Saya diperintah berjihad di jalan Engkau. Maka saya berperang hingga terbunuh'.

Allah  berkata kepadanya:

'Kamu telah berdusta'.

Para Malaikat juga berkata kepadanya:

'Kamu telah berdusta'. Allah  berkata: 'Justru kamu melakukan itu agar dikatakan kepadamu: Si Fulan adalah pemberani'. Dan hal itu telah dikatakan kepadamu. Manusia di dunia telah menyebutmu pahlawan.

Kemudian Rasulullah menepuk kedua lututku sambil berkata: 'Wahai Abu Hurairah! Ketiga golongan itu adalah makhluk yang pertama kali Neraka dinyalakan untuk mereka pada Hari Kiamat'."

Al-Walid Abu Utsman Al-Madaini berkata: Uqbah bin Muslim memberitahu saya bahwa Syufai inilah yang masuk kepada Muawiyah radhiyallahu anhu kemudian memberitahunya hadits tersebut.

Abu Utsman berkata: Al-Ala` bin Abi Hakim memberitahu saya bahwa dirinya dahulu seorang algojo Muawiyah. Kemudian seorang lelaki masuk kepada Muawiyah dan memberitahu Hadits ini dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Maka Muawiyah berkata:

((قَدْ فُعِلَ بِهَؤُلَاءِ هَذَا، فَكَيْفَ بِمَنْ بَقِيَ مِنْ النَّاسِ؟!))

"Orang-orang itu telah diperbuat terhadap mereka hal ini. Maka bagaimanakah para manusia yang lain?!"

Kemudian Muawiyah menangis dengan sangat keras. Hingga kami menduga ia akan meninggal. Lalu kami berkata: "Orang ini[1] telah membawa keburukan kepada kami."Kemudian Muawiyah sadarkan diri. Ia mengusap wajahnya lalu berkata: Maha benar Allah ketika berfirman:

{مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ (15) أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلَّا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ } [هود: 15، 16]

"Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di Akhirat, kecuali Neraka dan lenyaplah di Akhirat apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan." (QS. Huud: 15-16)[2]

________

[1] Yakni orang yang memberitahukan Hadis dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu. (pen)

[2] HR. At-Tirmidzi dalam Sunannya, no. 2304

Editor: Ummu Hakim

Sumber: aslibumiayu.net

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Darurat Hadis Palsu di Media Sosial

    DATARIAU.COM - Satu tombol bisa memiliki sejuta fungsi, bisa menjadi sumber kebaikan, dan sekaligus menjadi sumber kejahatan. Itulah media sosial. Betapa mud

  • Perintahkan Keluargamu Untuk Shalat

    DATARIAU.COM - Dari 'Abdullah bin 'Amr Radhiyallahu anhu , ia berkata, "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
  • Tak Seharusnya Umat Islam Ikut Tiup Terompet dan Ledakan Kembang Api di Tahun Baru

    DATARIAU.COM - Perayaan tahun baru termasuk hari raya non muslim. Dengan bukti, perayaan ini memiliki latar belakang ideologi. Sehingga bukan sebatas tradisi

  • Waspada, Ini Dalil yang Digunakan Ajaran Menyimpang Tentang Bolehnya Ucapan Selamat Natal

    DATARIAU.COM - Ada dua prinsip yang perlu kita perhatikan ketika berdalil, pertama, keabsahan dalil. Sebelum menggunakan dalil, kita perlu memastikan kesahih

  • Hukum Membeli Diskon Momen Natal dan Hari Raya Non-Muslim

    DATARIAU.COM - Perlu diketahui bahwa hukum asal muamalah dengan non-muslim adalah boleh. Sebagaimana dalam hadits bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa salla

  • KOMENTAR
    Polling

    Pilih Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2019-2024 Idola Anda
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto