Senin, 21 Agu 2017 / 28 Zulkaedah 1438
  • Home
  • Dakwah
  • Inilah 6 Maksiat yang Terus Berlanjut di Bulan Ramadhan, Apakah Anda Ikut Lakukan?

Inilah 6 Maksiat yang Terus Berlanjut di Bulan Ramadhan, Apakah Anda Ikut Lakukan?

Senin, 29 Mei 2017 07:37
view: 1267
Ilustrasi

DATARIAU.COM - Ada beberapa yang masih berlanjut dilakukan di bulan Ramadhan. Memang terbukti bahwa kebaikan akan semangat dilakukan, sedangkan maksiat akan semakin berkurang ketika masuk bulan Ramadhan. Seperti itu kenyataannya.

Namun maksiat masih saja terjadi. Di bulan Ramadhan, tindak pencurian, perselingkuhan, hingga dosa terbesar yaitu kesyirikan masih saja ada. Kenapa demikian?

Disebutkan oleh Abul ‘Abbas Al-Qurthubi rahimahullah:

Setan diikat dari orang yang menjalankan puasa yang memperhatikan syarat dan adab saat berpuasa. Adapun yang tidak menjalankan puasa dengan benar, maka setan tidaklah terbelenggu darinya.

Seandainya pun kita katakan bahwa setan tidak mengganggu orang yang berpuasa, tetap saja maksiat bisa terjadi dengan sebab lain yaitu dorongan hawa nafsu yang selalu mengajak pada kejelekan, adat kebiasaan dan gangguan dari setan manusia.

Bisa juga maksudnya bahwa setan yang diikat adalah umumnya setan dan yang memiliki pasukan sedangkan yang tidak memiliki pasukan tidaklah dibelenggu.

Intinya maksudnya adalah kejelekan itu berkurang di bulan Ramadhan. Ini nyata terjadi dibandingkan dengan bulan lainnya. (Al-Mufhim lima Asykala min Takhlis Kitab Muslim, 3: 136)

Kalau kebaikan akan berlipat pahalanya jika dilakukan di bulan Ramadhan, bagaimana dengan maksiat, apakah semakin besar dosanya?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan dalam Syarh Al-Mumthi’, “Kebaikan bisa berlipat, dosa pun demikian dilihat dari tempat dan waktu. Kebaikan itu berlipat dilihat dari kammiyah (kuantitas atau jumlah) dan kayfiyah (kualitas). Adapun dosa berlipat-lipat dilihat dari kayfiyah (kualitas), bukan dari kammiyah (kuantitas). [Maksudnya: dosa tidak dilipatgandakan dari sisi jumlah, namun dipandang dari sisi besarnya].”

Jika sudah tahu besarnya dosa yang dilakukan di bulan Ramadhan karena Ramadhan itu bulan suci, maka ada beberapa contoh maksiat di bulan Ramadhan yang masih terus dilakukan oleh orang yang berpuasa:

1. Mudah meninggalkan shalat, seperti shalat Shubuh karena sehabis sahur langsung tidur.
2. Laki-laki masih malas shalat berjamaah di masjid.
3. Perempuan enggan berjilbab bahkan terus-terusan memakai pakaian seksi dan ketat saat puasa. Padahal mengumbar aurat itu dosa besar, menjadikan puasa sia-sia. Bagi kita diharapkan mengingatkan wanita terdekat kita (istri dan puteri kita) untuk berjilbab dan menutupi aurat, moga Allah memberi hidayah.
4. Muda-mudi jalan berdua dengan kekasihnya (pacarnya) hingga ngabuburit menunggu buka dengan pacar. Pacaran itu jalan menuju zina atau zina kecil-kecilan.
5. Membicaran jelek orang lain (ghibah) walau itu nyata ada pada orang lain, hingga suka memfitnah (menuduh jelek orang lain tanpa bukti).
6. Mementingkan buka puasa bersama dengan teman atau rekan kerja dibandingkan shalat Maghrib, bahkan shalat sampai ditinggalkan. Ingat, meninggalkan satu shalat saja, itu akan menghapus amal.

Dari Burairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَرَكَ صَلاَةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

“Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar, maka terhapuslah amalannya” (HR. Bukhari, no. 594).

Di antara maksud hadits sebagaimana kata Ibnul Qayyim dalam kitabnya Ash-Shalah adalah akan menghapus amalan pada hari tersebut.

Jika demikian, apakah puasa orang yang meninggalkan shalat walau satu saja jadi diterima? Silakan direnungkan.

Dan ingat, yang namanya maksiat akan menghancurkan pahala orang yang berpuasa walau secara hukum puasa tetap sah selama yang dilakukan bukan pembatal puasa.

Semoga kita dimudahkan oleh Allah ta'ala untuk menjauhi segala macam maksiat di bulan Ramadhan dan waktu seterusnya. Semoga kita dimudahkan oleh Allah menjadi lebih baik selepas Ramadhan, itulah tekad dan harapan kita. (*)

Diringkas dari Naskah Khutbah Jumat Jami’ Al-Adha Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Jum’at Legi, 29 Syaban 1438 H (26 Mei 2017)

Sumber: https://rumaysho.com/15877-khutbah-jumat-6-contoh-maksiat-yang-terus-berlanjut-di-bulan-ramadhan.html

Editor: Ummu Hakim

Sumber: Rumaysho.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Perhatikan Baik-baik Liang Kubur Ini, Kita Akan Menangis

    DATARIAU.COM - Sebagaimana ikan salmon yang mengarungi Samudra Artik. Mereka selalu pulang ke teluk yang sama untuk berkembang biak dan mati hingga akhir mas

  • Indosat Ooredoo Kembali Raih Penghargaan Nasional K3

    JAKARTA, datariau.com - Indosat Ooredoo kembali meraih Penghargaan Nasional K3 tahun 2017 kategori Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dengan pre
  • Waspada, 5 Dosa Ini Rawan Terjadi di Hari Raya

    DATARIAU.COM - Ramadhan telah usai, sebulan penuh kita ditempa untuk menjadi pribadi yang bertaqwa. Saat hari kembali berbuka (fitri), banyak yang terlena dengan kat
  • Ketahuilah Bahaya Orang yang Puasa tapi Tidak Shalat

    DATARIAU.COM - Tidak sedikit kita saksikan di tengah-tengah kaum muslimin, ketika menjalani puasa, masih ada saja yang meninggalkan shalat. Mereka sangka bah

  • Inilah 6 Maksiat yang Terus Berlanjut di Bulan Ramadhan, Apakah Anda Ikut Lakukan?

    DATARIAU.COM - Ada beberapa yang masih berlanjut dilakukan di bulan Ramadhan. Memang terbukti bahwa kebaikan akan semangat dilakukan, sedangkan maksiat akan

  • Bermudah-mudahan Berhutang Akan Mudah Menghasilkan Dosa Selanjutnya

    DATARIAU.COM - Umar bin Abdul Aziz berkata tentang perkara huta

  • Ini Fatwa Ulama tentang Berdosanya Melanggar Aturan Lalu Lintas

    Hukum Melanggar Lalu Lintas

    ● Pertanyaan:

    Apakah sengaja melanggar lalu

  • KOMENTAR