Kamis, 14 Des 2017 / 25 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Dakwah
  • Inilah 6 Maksiat yang Terus Berlanjut di Bulan Ramadhan, Apakah Anda Ikut Lakukan?

Inilah 6 Maksiat yang Terus Berlanjut di Bulan Ramadhan, Apakah Anda Ikut Lakukan?

Senin, 29 Mei 2017 07:37
view: 1.347
Ilustrasi

DATARIAU.COM - Ada beberapa yang masih berlanjut dilakukan di bulan Ramadhan. Memang terbukti bahwa kebaikan akan semangat dilakukan, sedangkan maksiat akan semakin berkurang ketika masuk bulan Ramadhan. Seperti itu kenyataannya.

Namun maksiat masih saja terjadi. Di bulan Ramadhan, tindak pencurian, perselingkuhan, hingga dosa terbesar yaitu kesyirikan masih saja ada. Kenapa demikian?

Disebutkan oleh Abul ‘Abbas Al-Qurthubi rahimahullah:

Setan diikat dari orang yang menjalankan puasa yang memperhatikan syarat dan adab saat berpuasa. Adapun yang tidak menjalankan puasa dengan benar, maka setan tidaklah terbelenggu darinya.

Seandainya pun kita katakan bahwa setan tidak mengganggu orang yang berpuasa, tetap saja maksiat bisa terjadi dengan sebab lain yaitu dorongan hawa nafsu yang selalu mengajak pada kejelekan, adat kebiasaan dan gangguan dari setan manusia.

Bisa juga maksudnya bahwa setan yang diikat adalah umumnya setan dan yang memiliki pasukan sedangkan yang tidak memiliki pasukan tidaklah dibelenggu.

Intinya maksudnya adalah kejelekan itu berkurang di bulan Ramadhan. Ini nyata terjadi dibandingkan dengan bulan lainnya. (Al-Mufhim lima Asykala min Takhlis Kitab Muslim, 3: 136)

Kalau kebaikan akan berlipat pahalanya jika dilakukan di bulan Ramadhan, bagaimana dengan maksiat, apakah semakin besar dosanya?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan dalam Syarh Al-Mumthi’, “Kebaikan bisa berlipat, dosa pun demikian dilihat dari tempat dan waktu. Kebaikan itu berlipat dilihat dari kammiyah (kuantitas atau jumlah) dan kayfiyah (kualitas). Adapun dosa berlipat-lipat dilihat dari kayfiyah (kualitas), bukan dari kammiyah (kuantitas). [Maksudnya: dosa tidak dilipatgandakan dari sisi jumlah, namun dipandang dari sisi besarnya].”

Jika sudah tahu besarnya dosa yang dilakukan di bulan Ramadhan karena Ramadhan itu bulan suci, maka ada beberapa contoh maksiat di bulan Ramadhan yang masih terus dilakukan oleh orang yang berpuasa:

1. Mudah meninggalkan shalat, seperti shalat Shubuh karena sehabis sahur langsung tidur.
2. Laki-laki masih malas shalat berjamaah di masjid.
3. Perempuan enggan berjilbab bahkan terus-terusan memakai pakaian seksi dan ketat saat puasa. Padahal mengumbar aurat itu dosa besar, menjadikan puasa sia-sia. Bagi kita diharapkan mengingatkan wanita terdekat kita (istri dan puteri kita) untuk berjilbab dan menutupi aurat, moga Allah memberi hidayah.
4. Muda-mudi jalan berdua dengan kekasihnya (pacarnya) hingga ngabuburit menunggu buka dengan pacar. Pacaran itu jalan menuju zina atau zina kecil-kecilan.
5. Membicaran jelek orang lain (ghibah) walau itu nyata ada pada orang lain, hingga suka memfitnah (menuduh jelek orang lain tanpa bukti).
6. Mementingkan buka puasa bersama dengan teman atau rekan kerja dibandingkan shalat Maghrib, bahkan shalat sampai ditinggalkan. Ingat, meninggalkan satu shalat saja, itu akan menghapus amal.

Dari Burairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَرَكَ صَلاَةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

“Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar, maka terhapuslah amalannya” (HR. Bukhari, no. 594).

Di antara maksud hadits sebagaimana kata Ibnul Qayyim dalam kitabnya Ash-Shalah adalah akan menghapus amalan pada hari tersebut.

Jika demikian, apakah puasa orang yang meninggalkan shalat walau satu saja jadi diterima? Silakan direnungkan.

Dan ingat, yang namanya maksiat akan menghancurkan pahala orang yang berpuasa walau secara hukum puasa tetap sah selama yang dilakukan bukan pembatal puasa.

Semoga kita dimudahkan oleh Allah ta'ala untuk menjauhi segala macam maksiat di bulan Ramadhan dan waktu seterusnya. Semoga kita dimudahkan oleh Allah menjadi lebih baik selepas Ramadhan, itulah tekad dan harapan kita. (*)

Diringkas dari Naskah Khutbah Jumat Jami’ Al-Adha Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Jum’at Legi, 29 Syaban 1438 H (26 Mei 2017)

Sumber: https://rumaysho.com/15877-khutbah-jumat-6-contoh-maksiat-yang-terus-berlanjut-di-bulan-ramadhan.html

Editor: Ummu Hakim

Sumber: Rumaysho.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Islam Melarang Keras Aksi Terorisme

    DATARIAU.COM - Ingatlah bahwa Islam tidak mengajarkan terorisme, silakan mengkaji dalam Al Qur'an dan hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Bahk

  • Bahaya Fanatik Kepada Satu Ustadz, Saat Salah Tetap Dianggap Benar

    DATARIAU.COM - Tidak dibenarkan seorang yang fanatik terhadap satu ustadz, kemudian menganggap apa yang dikatakan ustadz tersebut pasti benar bahkan yang sal

  • Saat Celana Pendek Mencela Celana Cingkrang

    DATARIAU.COM - Islam merupakan agama yang sempurna, bukan hanya mengajarkan soal ibadah, bahkan tata cara berpakaian pun diajarkan secara detail di Islam. Se

  • "Sombong Terhadap Orang Sombong Adalah Sedekah" Ini Bukan Hadits

    DATARIAU.COM - Sahihkah hadits dengan matan terjemahan, "Sombong terhadap orang sombong adalah sedekah." Bila sahih, bagaimana syarahnya menurut ul

  • Jangan Bully Ustadz yang Keliru dan Salah Ucap

    DATARIAU.COM - Hendaknya orang awam dan penuntut ilmu (termasuk kami pribadi) lebih khawatir pada dirinya sendiri. Renungkanlah, jika para ulama dan ustadz b

  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg