Selasa, 22 Agu 2017 / 29 Zulkaedah 1438
  • Home
  • Ekbis
  • Waspada, Cabe Berformalin Beredar di Kota Pekanbaru

Waspada, Cabe Berformalin Beredar di Kota Pekanbaru

Selasa, 24 Jan 2017 14:08
view: 1292
Ilustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Diduga bagian dari modus pedagang tak bertangung jawab mengeruk untung besar, terjadi praktek pencampuran cabe dengan formaln. Tujuannya, agar komoditas bumbu dapur yang belakangan harganya sering melambung tersebut tahan lama dan bisa tetap dijual dengan harga tinggi.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Mas Irba Sulaiman mengaku, pihaknya memang sudah mendengar informasi tersebut, namun sejauh ini belum mendapatkan laporan resmi dari masyarakat. Meski demikian, ia berjanji akan melaporkan informasi tesebut pada atasannya untuk diambil langkah dan tindakan.

“Kami memang sudah pernah mendengar informasi tersebut, tapi laporan resmi belum ada. Meski demikian, kami berjanji akan menindaklanjuti informasi tersebut,” ujarnya, Selasa (24/1/2017).

Dikatakan Mas Ibra, sebenarnya yang paling berhak membuktikan kebenaran adanya cabe berformalin beredar di pasaran adalah Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sebab yang diberi formalin adalah objeknya, yaitu pada cabe.

"Yang dikasih formlin objeknya, jadi ini tugas BPOM, tugas Disperindag terhadap ketersedian dan harga. Namun informasi ini kita terima, diteruskan ke pimpinan untuk melakukan pengawasan," ujarnya.

Irba menjelaskan, ciri-ciri cabe yang diberi formalin diantaranya tampak segar, mengkilat dan keras. Ia menghimbau masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dan teliti ketika membeli.

"Bila masyarakat mememukan ciri cabe seperti itu, maka sebelum mengolahnya disirim menggunakan air panas. Kita imbau juga teliti dalam memberi barang, jangan tergiur karena harga," pungkasnya.

Editor: Adi

Sumber: Riauterkini.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Kabupaten Siak Genjot Upaya Produksi Tanaman Pangan Dengan Program Peningkatan

    SIAK, datariau.com - Usaha peningkatan produksi tanaman pangan di Kabupaten Siak terus diupayakan, melalui program-programpeningkatan produksi tanaman pangan dan Hor
  • Gawat, Sejumlah Makanan di Pasar Rakyat Rengat Inhu Positif Mengandung Zat Berbahaya

    RENGAT, datariau.com - Lagi, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Riau di bulan Ramahdan menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya di makanan b

  • Ditemukan Makanan di Pasar Ramadhan Mengandung Bahan Berbahaya

    SELATPANJANG, datariau.com - Masyarakat Kepulauan Meranti umumnya umat muslim yang tengah menghadapi bulan Ramadhan agar lebih berhati-hati memilih menu berb

  • Pemerintah Diminta Cek Jajanan Berbuka Puasa, Pastikan Tidak Mengandung Bahan Berbahaya

    SELATPANJANG, datariau.com - Memasuki bulan Ramadhan banyak pedagang musiman yang menjual berbagai jenis makanan dan minuman serta jajanan untuk menu berbuka

  • Di Kalimantan, Cabe Dijual Perbuah Rp500

    KOTAWARINGIN BARAT, datariau.com - Pedasnya cabai tidak hanya dirasakan di mulut. Bumbu dapur yang satu ini kian 'pedas' saat dibeli di sejumlah pasa

  • DPRD Desak Disperindag Tinjau ke Pasaran, Jangan Hanya Menunggu Laporan

    PEKANBARU, datariau.com - Adanya informasi beredar bahwa cabe berformalin telah masuk dan diperjualbelikan di pasaran di Kota Pekanbaru, mendapat tanggapan s

  • Waspada, Cabe Berformalin Beredar di Kota Pekanbaru

    PEKANBARU, datariau.com - Diduga bagian dari modus pedagang tak bertangung jawab mengeruk untung besar, terjadi praktek pencampuran cabe dengan formaln. Tuju

  • KOMENTAR
    Karirpad