Rabu, 28 Jun 2017 / 3 Syawal 1438
  • Home
  • Ekbis
  • Waspada dengan Buah yang Mengandung Formalin

Waspada dengan Buah yang Mengandung Formalin

Rabu, 07 Des 2016 09:40
view: 152
Ilustrasi

 

JAKARTA, datariau.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan uji lab buah untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap kesehatan komoditas buah lokal dan impor. Staf Penelitian YLKI, Eva Rosita menjelaskan, bahwa penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengamati keberadaan buah lokal dan impor.
 
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan untuk menghindari kerugian dan tetap menarik minat konsumen, pedagang buah eceran menggunakan berbagai cara agar buah terlihat segar. Salah satunya dengan menggunakan berbagai macam bahan kimia berbahaya.
 
"Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Karantina Pertanian (2010), sebanyak 70% buah segar di pedagang eceran mengandung formalin. Ini dilakukan untuk membuat buah tahan lama dan tetap terlihat segar," papar Tulus Abadi, dilansir sindonews.com, Rabu (7/12/2016).
 
Sementara untuk jumlah konsumsi buah masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Data dari Kementerian Pertanian (Kementan) diketahui bahwa tingkat konsumsi buah masyarakat Indonesia hanya 34,55 kilo gram (kg) per kapita per tahun.
 
"Sedangkan rekomendasi dari Food and Agriculture Organization (FAO) seharusnya masyarakat Indinesia mengonsumsi buah sebesar 73 kg per kapita per tahun,” jelasnya.
 
Parahnya hal ini berbanding terbalik dengan jumlah konsumsi penyedap rasa. Di mana masyarakat Indonesia diketahui 77% lebih menyukai makanan siap saji, 53% makanan manis, 41% makanan berlemak dan 26% makanan asin. "Wajar kalau kemudian di Indonesia di dominasi oleh penyakit tidak menular," pungkasnya.
Editor: Riki

Sumber: Sindonews.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Gawat, Sejumlah Makanan di Pasar Rakyat Rengat Inhu Positif Mengandung Zat Berbahaya

    RENGAT, datariau.com - Lagi, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Riau di bulan Ramahdan menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya di makanan b

  • Ditemukan Makanan di Pasar Ramadhan Mengandung Bahan Berbahaya

    SELATPANJANG, datariau.com - Masyarakat Kepulauan Meranti umumnya umat muslim yang tengah menghadapi bulan Ramadhan agar lebih berhati-hati memilih menu berb

  • Pemerintah Diminta Cek Jajanan Berbuka Puasa, Pastikan Tidak Mengandung Bahan Berbahaya

    SELATPANJANG, datariau.com - Memasuki bulan Ramadhan banyak pedagang musiman yang menjual berbagai jenis makanan dan minuman serta jajanan untuk menu berbuka

  • PT TPP Akan Tanam 1000 Jenis Pohon Buah-buahan dan Penghijauan di Air Molek Inhu

    RENGAT, datariau.com - Wancana tanam 1000 jenis pohon buah-buahan dan sekalian untuk penghijauan di lahan kosong milik HGU PT Tunggal Perkasa Plantations (TP

  • Tujuh Desa di Sungai Apit Siak Manfaatkan Lahan Kosong untuk Budidaya Tanaman Nenas

    SIAK, datariau.com - Tercatat sebanyak tujuh desa/kampung di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak sudah membudidayakan nen

  • DPRD Desak Disperindag Tinjau ke Pasaran, Jangan Hanya Menunggu Laporan

    PEKANBARU, datariau.com - Adanya informasi beredar bahwa cabe berformalin telah masuk dan diperjualbelikan di pasaran di Kota Pekanbaru, mendapat tanggapan s

  • Waspada, Cabe Berformalin Beredar di Kota Pekanbaru

    PEKANBARU, datariau.com - Diduga bagian dari modus pedagang tak bertangung jawab mengeruk untung besar, terjadi praktek pencampuran cabe dengan formaln. Tuju

  • KOMENTAR
    PERMASI
    Iklan,FARMAOPTICAL