Selasa, 17 Okt 2017 / 26 Muharram 1439
  • Home
  • Hukrim
  • Datangi Tempat Karaoke Koro-koro Pekanbaru, FPI Temukan Beberapa Mahasiswa Asik Bernyanyi Hingga Larut Malam

Datangi Tempat Karaoke Koro-koro Pekanbaru, FPI Temukan Beberapa Mahasiswa Asik Bernyanyi Hingga Larut Malam

Oleh: Wanti
Minggu, 19 Mar 2017 08:55
view: 9380
Wanti
FPI saat mengunjungi Karaoke Koro-koro secara mendadak.

PEKANBARU, datariau.com - Ikut mengawasi berjalannya Peraturan Daerah Kota Pekanbaru nomor 3 tahun 2002 tentang jam operasional tempat hiburan malam, Form Pembela Islam Provinsi Riau turun melakukan pemantauan ke sejumlah tempat hiburan malam di Pekanbaru, termasuk Karaoke Koro-koro Jalan HR Soebrantas Panam yang dilaporkan meresahkan masyarakat sekitar.

Dari kunjungan mendadak yang dilakukan oleh FPI pada Ahad (19/3/2017) dini hari didapatkan 40-50 persen pengunjung adalah mahasiswa. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua FPI Riau Ade Hasibuan SH.

"Monitoring yang kita lakukan ini atas banyaknya pengaduan dari masyarakat terkait tempat hiburan malam yang melampaui jam opersional, alhasil saat kita mengungjungi Karaoke Koro-koro pukul 01.00 wib dini hari tadi mereka masih buka, masih menerima pengunjung, padahalkan sesuai Perda hanya sampai pukul 23.00 wib," ungkap Ade Hasibuan, Ahad (19/3/2017).

Dari Monitoring tersebut, lanjut Hasibuan, pihaknya menemukan mayoritas pengunjung adalah dari kalangan mahasiswa yakni berkisaran 40-50 persen, bahkan yang mirisnya lagi wanita berjilbab juga terlihat, ini tentu juga jadi perhatian mereka untuk sama-sama menghimbau, meminta agar generasi muda menghindari hal-hal yang merugikan diri sendiri.



Sementara saat ditanya apakah dalam kunjungan tersebut FPI juga mempertanyakan soal izin karaoke tersebut, Hasibuan mengatakan pihak pengelola tidak ada di tempat dan hanya ada perwakilan yang tidak terlalu berkompeten. "Kita juga menilai ada yang ditutup-tutupi mereka," tegasnya.

FPI Riau juga meminta Pemko dalam hal ini Satpol PP Pekanbaru sebagai penegak Perda harus bersikap tegas, terutama dalam menindak tempat hiburan malam yang selama ini meresahkan masyarakat, mulai dari jam operasinal hingga menindak tempat hiburan yang terindikasi jadi tempat transaksi narkoba, prostitusi, perjudian dan sebagainya.

"Harus ditindak tegas, baik secara adminitrasi sampai pencabutan izin, kan di dalam Perda sudah diatur, apalagi dari beberapa kali operasi BNN di Karaoke Koro-koro ini terindikasi pengunjungnya positif menggunakan narkoba," tegasnya.

Sebenarya menurut Ade Hasibuan lagi, persoalan ini tidak sulit bagi Pemko Pekanbaru untuk bertindak, hanya tinggal komitmen dan keseriusan pemerintah saja.

"Ini masukan juga buat Pemko, bagaimana mungkin Kota Pekanbaru dengan cita-cita Madani akan tercapai kalau yang begini saja tidak mampu mengatasinya, sebenarnya tidak sulit, kalau memang melanggar Perda baik itu jam operasional ya sudah cabut saja izinya, apa yang perlu dikhawatirkan, dan jangan sampai masyarakat menilai ada main mata oknum-oknum pemerintah itu sendiri," tegasnya.

Untuk itu, Ade Hasibuan berharap persoalan seperti Karaoke Koro-koro dan tempat hiburan lainnya jadi perhatian serius oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, dan pihaknya di FPI juga akan terus memantau.

"Kita harap Pemko bisa menegakkan perda yang sudah dibuat ini, tidak hanya di karaoke koro-koro, tetapi tempat hiburan lainnya  juga diperhatikan, dan tentunya kita akan ikut mengawasi," pungkasnya.

loading...
Editor: Wanti

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
Hukrim Terbaru
  • Sabu Lagi, Kali ini Satres Narkoba Polres Siak Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu di Dayun
  • Gelapkan Dump Truck, Pria Ini Diringkus Polsek Pangkalan Kuras Pelalawan
  • Mantan Ketua Frakasi Demokrat Ngaku Terima Rp970 Juta dari Nazaruddin
  • Sadis, Pria di Kampar Ini Pukuli Wanita Berjilbab Pakai Kayu Bloti dan Berniat Memperkosanya
  • Judi Jackpot di Rohul Digrebek Polisi, Pemilik dan Mesin Diangkut
  • IKLAN TUKANG ABU RAFI
    Data Foto
    BAGIKAN:

    BACA JUGA

  • Tarbiyah Inhu Terbentuk, Bersinergi dengan Pemerintah Merekatkan Ukhuwah Islamiah

    RENGAT, datariau.com - Organisasi Tarbiyah Inhu telah terbentuk dan kepengurusannya sudah dikukuhkan dan dilantik oleh Gubernur Riau pada Rabu 11 Oktober 201

  • Paha Wanita Pemandu Lagu di Karaoke Ditembus Peluru Oknum Polisi, Begini Kronologisnya..

    GARUT, datariau.com - Devia Sopiani (20), pemandu lagu (PL) yang menjadi korban penembakan oknum anggota Polsek Pakenjeng, Kabupaten Garut, saat berkaraoke tak menya
  • Tolak Ideologi Komunis, GMMK Gelar Aksi di DPRD Riau

    PEKANBARU, datariau.com - Ratusan massa mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) Propinsi Riau yang dikomandoi R Ade Hasibuan dari Front P

  • FPI: Ada Kampung Komunis di Riau

    PEKANBARU, datariau.com - Kecurigaan akan adanya paham komunis di Indonesia sepertinya sudah mulai jelas, salah satunya dengan adanya pernyataan dari Ketua F

  • Razia Tempat Hiburan Malam di Perawang, BNNP Riau Amankan 18 Orang Positif Narkoba

    TUALANG, datariau.com - Sebanyak 18 orang yang terjaring dan positif menggunakan narkoba jenis Sabu-Sabu, Ekstasi, dan Ganja. Kedelapan belas orang tersebut diamanka
  • Mahasiswi Magang Dilecehkan, Bank Riaukepri Pangkalan Kerinci "Diserbu" Mahasiswa Besok

    PANGKALAN KERINCI, datariau.com - Mahasiswa asal Pelalawan yang menamakan diri Poros Tengah Mahasiswa Pelalawan (PTMP) akan menggelar aksi damai mengutuk tindakan asusila ok
  • Ribut di Kafe Karaoke, Korban Berdarah, Pelaku Diringkus Polres Inhu

    RENGAT, datariau.com -Telah terjadi keributan di Kafe Abas di Rawa Jadi Kecamatan Rengat, telah terjadi keributan yang mengakibatkan salah seorang berdarah-darah karena
  • KOMENTAR