Kamis, 14 Des 2017 / 25 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Hukrim
  • Heroik, Anggota TNI Ini Bertaruh Nyawa Lumpuhkan 4 Rampok Berpistol di Pengadaian

Heroik, Anggota TNI Ini Bertaruh Nyawa Lumpuhkan 4 Rampok Berpistol di Pengadaian

Sabtu, 12 Agu 2017 00:32
view: 4.739

JAYAPURA, datariau.com - Aksi perampokan dengan senjata api terjadi di Kantor Pegadaian Waena Distrik Heram, Jayapura, Papua, Kamis (10/8/2017) siang sekitar pukul 10.30 WIT. Tiga dari empat pelaku memiliki pistol buatan Jerman Walther 9mm, yang dipakai mengancam pegawai dan pengunjung kantor pegadaian.

Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian menyebutkan, setelah melakukan pengancaman ketiganya berencana membawa kabur apa yang dijadikan target. Namun ketika masih dalam posisi mengancam ini, salah satu security berhasil keluar dan memberitahukan kepada salah satu anggota TNI yang kebetulan berada di toko bangunan, sebelah kantor pegadaian.

Situasi dalam kantor pegadaian juga terdengar gaduh karena nasabah dan pegawai sudah mulai panik. Bahkan salah satu nasabah perempuan bernama Sance Pui harus jadi korban karena keningnya robek akibat hantaman gagang pistol.

Ketika para pelaku hendak keluar inilah situasi semakin memanas. Warga mulai ramai berteriak dan ada perlawanan dari anggota TNI. Ketiganya akhirnya terhenti setelah tujuh anggota TNI yaitu, Serda Yusni Kahar, Serda Seger, Serda Saleh, Serda Arif, Serda Laode, Serda Suparlan dan Serda Andik menutup jalan keluar dan membuat ketiganya tak berkutik.

Warga pun mulai berdatangan dan menghakimi ketiganya. Hanya salah satu pelaku berinisial Wi yang saat itu berada di atas motor berhasil kabur meninggalkan tiga temannya yang babak belur. Di sini juga senjata salah satu pelaku berhasil direbut oleh Serda Suparlan.

Danrem 172/PWY, Kol Inf Christian Boni Pardede menjelaskan empat pelaku menggunakan dua unit motor dan masing-masing berboncengan. Setelah mengeksekusi korbannya, para pelaku hendak kabur namun dihentikan anggotanya.

"Serda Suparlan ini ke toko bangunan untuk membeli cat dan pulsa di samping pegadaian, lalu ada security keluar meminta tolong. Serda Suparlan sempat berpapasan dengan empat pelaku sambil menodongkan pistol," kata Danrem.

Meski sempat diminta menyerah, namun pelaku menolak dan terjadi perkelahian, kemudian pistol terjatuh. "Pistolnya aktif, namun bukan buatan Indonesia," katanya.

Ketiga pelaku dengan kondisi babak belur langsung dilarikan ke Polsubsektor Heram. "Baru kami interogasi awal dan sepertinya pelaku ini adalah kelompok perampok lintas provinsi, sebab pengakuannya mereka baru sepuluh hari di Jayapura," kata Kapolsubsektor Heram, Iptu Nadek.

Dari tangan pelaku, Polsubsektor Heram sempat mengamankan identitas salah satu pelaku bernama Dayat. Para pelaku kemudian dibawa ke Polres Jayapura Kota untuk penyidikan. "Ngakunya mereka mau bekerja tapi malah merampok sehingga kami pikir mereka ini pelaku kejahatan profesional," imbuh Nadek.

Sementara itu Kapolres Jayapura Kota, AKBP Marison Tober Sirait mengatakan, DH, Ma, Ha dan Wi alias Boy merupakan komplotan perampok dari luar Papua.

"Untuk Boy saat ini sedang dalam pengejaran, karena saat diamankan pelaku kabur meninggalkan teman-temannya. Keempat pelaku belum genap sebulan berada di Papua. Polres Jayapura Kota sedang mendalami kasus ini," terangnya.

Sejumlah barang barang bukti yang diamankan adalah satu unit sepeda motor Honda CB 150 R PA 5209 RN, dua jaket biru dan cokelat krem, dua buah tas ransel hitam berisi obeng, tang dan platban hitam.

loading...
Sumber: Jpnn.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Korupsi ADD, Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara

    PEKANBARU, datariau.com - Jumadi (49), mantan Penghulu (Kepala Desa-red) Labuhan Tangga Kecil Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), pasrah begitu d

  • Dalam Sehari, Polres Kampar Ciduk 5 Pelaku Narkoba, 2 Diantaranya Wanita

    KAMPAR, datariau.com - Tim Opsnal SatRes Narkoba Polres Kampar kembali membuat gebrakan dengan menangkap 5 tersangka Kasus Narkoba dalam satu hari pada Selasa (12/12
  • Terdakwa Kasus 40 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi Divonis Hukuman Mati di PN Siak

    SIAK, datariau.com - Berakhir sudah nasib Zulfadli dan Aldino, terdakwa kasus 40 kilogram sabu dan ribuan butir pil ekstasi, hari ini diputus Pengadilan Negeri (PN) Sia
  • Sabu 10 Kg Diamankan Dari Dua Pria di Siak Kecil Bengkalis

    BENGKALIS, datariau.com - Pada hari ini Rabu tanggal 13 Desember 2017 sekira pukul 01.00 wib telah dilakukan penangkapan terhadap 2 orang diduga pelaku tindak pidana
  • Satu Lagi, Pengedar Narkoba Diringkus Polres Kampar

    BANGKINANG, datariau.com - Tim Opsnal SatRes Narkoba Polres Kampar kembali melakukan penangkapan terhadap seorang pengedar Narkotika jenis shabu di sebuah ru

  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg