Sabtu, 20 Jan 2018 / 3 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Hukrim
  • Pendiri Media Online Saracennews Dihukum 2 Tahun 8 Bulan Penjara

Pendiri Media Online Saracennews Dihukum 2 Tahun 8 Bulan Penjara

Kamis, 11 Jan 2018 23:35
view: 496
Muhammad Abdullah Harsono, pendiri situs media Saracennews dijatuhi hukuman pidana penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. (foto: riauterkini.com)

PEKANBARU, datariau.com - Muhammad Abdullah Harsono, pendiri situs media Saracennews dijatuhi hukuman pidana penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Harsono, pelaku penyebar ujaran kebencian atau kebencian antar Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) melalui media sosial, Facebook dihukum pidana penjara selama 2 tahun 8 bulan.

Berdasarkan amar putusan majelis hakim yang diketuai Martin Ginting SH, Harsono terbukti secara sah melanggar Pasal Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang (UU) RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 16 Jo Pasal 4 huruf b angka 1 UU RI Nomor 20 Tahun 2008 tentang Deskriminasi jo Pasal 156 KUHP dan Pasal 207 KUHPidana.

Atas putusan tersebut, jaksa penuntut menyatakan pikir pikir.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukatmini SH, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun. Perbuatan terdakwa telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Berdasarkan dakwaan, Harsono melakukan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian diposting melalui media sosial, Facebook. Perbuatan itu dilakukan dalam kurun waktu April 2015 hingga Agustus 2015 di rumah terdakwa di Jalan Bawal Nomor 31 RT 092 R W 006 Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Pada Mei 2015, Harsono membuat postingan facebook dengan user name atas nama HARSONO ABDULLAH. Isinya memuat tulisan berisi kata-kata dan gambar penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Seperti, Gerakan 20 Mei rakyat bersatu lengserkan Jokowi setan bajingan dari kursi presiden RI dan "Orang-orang yang membela Jokowi adalah goblok dan tolol, ibaratkan kerbau yang ditusuk hidungnya. "Postingan terdakwa jelas mengandung unsur penghinaan terhadap kepala negara.

Ujaran kebencian juga disebar terdakwa melalui facebook dengan akun Muhammad Ali Firdaus. Terdakwa mengajak masyarakat pribumi untuk melakukan pembantaian terhadap suku Tionghoa.

Akibat perbuatannya, Harsono ditangkap tim Bareskrim Mabes Polri di rumahnya di Jalan Bawal, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan, Rabu, 30 Agustus 2017 sekitar pukul 06.00 WIB.

Pentolan kelompok ini disebut adalah Jasriadi yang ditangkap di Jalan Kasah, Pekanbaru. Saat ini, dia juga menjalani proses persidangan di PN Pekanbaru. Selain keduanya, Mabes Polri juga menangkap beberapa pelaku lain di luar Riau.

Editor: Angga

Sumber: Riauterkini.com

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • 3 Pria Dan 1 Wanita Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Kembali Diringkus Polisi Inhil

    TEMBILAHAN, Datariau.com - Polres Inhil Berhasil Amankan 4 orang pria terduga pelaku narkotika jenis sabu - sabu, Jumat (19/1/18).

    Keempat oran
  • Terlibat Pungli, Kadis PUPR Pekanbaru Dituntut 1,5 Tahun Penjara

    PEKANBARU, datariau.com - Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pekanbaru, Zulkifli Harun, dituntut hukuman penjara selama 1

  • Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Kembali Diringkus Satres Narkoba Polres Siak

    SIAK, datariau.com - Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Siak kembali berhasil meringkus dua orang terduga pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu, Selasa (16/01/2
  • Bermaskud Bantu Istri Cuci Pakaian, Pria karyawan PT. STI Tewas tersengat arus listrik

    TEMBILAHAN, datariau.com - Bermaksud membantu istri mencuci pakaian, Darlin (46) seorang karyawan PT STI, warga Perumahan PT STI Parit XII Desa Air Tawar Kec

  • Sidang GBD Inhu, Penggugat Mendapat Angin Segar

    PEKANBARU, datariau.com - Perkara gugatan Guru Bantu Daerah (GBD) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang sedang proses sidang di Pengadialan Tata Usaha Nega

  • KOMENTAR
    Polling

    Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data Riau
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto