Kamis, 19 Okt 2017 / 28 Muharram 1439
  • Home
  • Hukrim
  • Polres Inhu Ringkus Seorang Remaja Pelaku Persetubuhan Dibawah Umur

Polres Inhu Ringkus Seorang Remaja Pelaku Persetubuhan Dibawah Umur

Oleh: Heri
Sabtu, 27 Mei 2017 15:07
view: 2108
Heri
Pelaku yang diamankan polisi.

RENGAT, datariau.com - Pergaulan anak zaman sekarang semakin mengkhawatirkan. Banyaknya tayangan di televisi maupun internet yang mengarah kepada seks bebas, dipraktekkan muda mudi di dunia nyata yang berakhir petaka.

Seperti yang terjadi di  Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Inhu. Seorang remaja yang masih berumur 17 tahun dengan nekat melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur yang merupakan pacarnya, layaknya pasangan suami istri.

Pelaku ditangkap pada hari Jum'at (26/5/2017) atas Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak Dibawah Umur. "Penangkapan dilakukan Opsal Reskrim Polres Inhu," ujar Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari SIk MH melalui Baur Humas Polres Inhu Brigadir Zulfahmi Hendra kepada datariau.com, Sabtu (27/5/2017).

Kronologis kejadian pada hari Senin 17 April 2017 sekira pukul 20.00 Wib pada saat pelapor sedang berada di rumah, tiba-tiba kakak pelapor mengatakan bahwa terdapat bercak darah di celana korban yang inisial S yang merupakan adik kandung pelapor.

Pelapor juga sempat membaca pesan singkat di handphone korban yang berasal dari terlapor yang berisikan "Mas sayang sama kamu dek, Mas janji nggak akan maksa kamu melakukan hal itu lagi."

"Karena merasa curiga pelapor menanyakan langsung kepada korban S dan pengakuan dari korban S benar bahwa ia telah disetubuhi oleh terlapor yang bernama D pada hari Jum'at 14 April 2017 sekira pukul 22.00 Wib di areal perkebunan belakang kantor Camat Seberida," ujarnya.

Pada saat itu korban diajak untuk pergi jalan oleh terlapor. Namun pada saat perjalanan pulang, tiba-tiba terlapor memaksa korban untuk berhubungan badan dengannya. Karena di tempat sepi dan di bawah ancaman, korban yang masih dibawah umur itu tidak bisa melawan.

Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan ke Polsek Seberida untuk pengusutan lebih lanjut. "Lalu Opsnal Reskrim melakukan penyelidikan dengan cara meminta keterangan korban, lalu pada hari Jumat 26 Mei 2017 terlapor berhasil diringkus," pungkasnya.

Atas kejadian ini, layaklah menjadi pelajaran bagi orangtua untuk selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya, jangan biarkan pacaran, jangan bebas menggunakan alat komunikasi, dan didiklah anak dengan ilmu agama yang baik sehingga moralnya terjaga.

loading...
Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Aniaya Anak Dibawah Umur, Warga Kampar Kiri Berurusan dengan Polisi

    KAMPAR KIRI  datariau.com - Tim Opsnal Polsek Kampar Kiri Polres Kampar tangkap seorang tersangka pelaku penganiayaan terhadap anak dibawah umur, di wilayah Desa S
  • Cara Mudah Melupakan Mantan Pacar

    DATARIAU.COM - Ada di antara para remaja yang dulu punya mantan pacar. Dan sekarang sudah tahu akan hukum pacaran. Namun sayangnya, mantan pacar terus terbay

  • Dua Gaek Cabuli Anak Dibawah Umur Dihukum Cambuk

    LANGSA, datariau.com -  Ratusan warga berbagai usia saksikan dua orang lelaki gaek terpidana pencabulan terhadap anak dibawah umur yang menjalani eksekusi hukum
  • Bermasalah dengan Pacar, Mahasiswa di Pandau Ini Gantung Diri

    SIAK HULU, datariau.com - Warga Perumahan Pandau Permai Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu, kemarin siang Kamis (28/9/2017) sekira pukul 12.00 wib dibuat h

  • Sepasang Sejoli Di Tangkap Polisi karena Di Duga Pelaku Tindak Pidana Narkotika Di Sebuah Hotel

    TEMBILAHAN, Datariau.com - Sepasang Sejoli Di tangkap polisi karena diduga menjadi pelaku tindak pidana narkotika, di sebuah kamar hotel Kota Tembilahan, Ahad, Senin
  • Mesum di Wisma, 28 Pasangan Remaja Ditangkap Satpol PP Pekanbaru

    PEKANBARU, datariau.com - Kasus yang diawali dengan pacaran memang tidak habis-habisnya. Perbuatan tidak senonoh yang sangat melanggar norma agama maupun adat istiadat dilan
  • Polisi: Bukan Diperkosa, Tapi Suka Sama Suka

    JAKARTA, datariau.com - Kapolres Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo, telah menetapkan inisial Ch yang merupakan driver GrabBike yang melakukan tindakan asusila terhadap pela
  • KOMENTAR