Jumat, 22 Sep 2017 / 1 Muharram 1439
  • Home
  • Hukrim
  • Seorang Anak Bacok Ayah Kandung, Kejadian di Alam Panjang Rumbio Kampar

Seorang Anak Bacok Ayah Kandung, Kejadian di Alam Panjang Rumbio Kampar

Oleh: Mirdas Aditya
Senin, 20 Feb 2017 17:25
view: 3148
Mirdas Aditya

RUMBIO, datariau.com - Senin (20/2/2017) sekira pukul 07.30 wib, telah terjadi kasus penganiayaan dalam keluarga yang berawal dari perkelahian antara ayah dan anak yang sama-sama menggunakan senjata tajam di Desa Alam Panjang Kec. Rumbio Jaya Kab. Kampar.

Korban adalah AR (LK 61) warga Desa Alam Panjang yang mengalami luka bacok pada jari tangan kanan serta bahu kirinya, sementara pelaku EK (LK 36) anak kandung korban yang tinggal serumah dengannya melarikan diri usai kejadian ini.

Peristiwa ini berawal pada Senin (20/2/2017) sekira pukul 07.30 wib di rumah korban yang berada di Dusun I Desa Alam Panjang Kec. Rumbio Jaya, saat itu korban mendatangi pelaku yang sedang bekerja di bengkel sekitar rumah yang mereka tempati sambil membawa parang.

Beberapa saat kemudian terjadi pertengkaran mulut dan selanjutnya korban mendekati pelaku sambil membawa parang dalam genggamannya.

Pelaku yang merupakan anak kandung korban ini kemudian pergi ke dapur mengambil parang dan kemudian terjadi perkelahian, yang mengakibatkan jari tangan kanan dan bahu kiri korban mengalami luka bacokan.

Perkelahian ini kemudian dilerai oleh tetangganya dan selanjutnya membawa korban ke rumah sakit, sementara pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

Pihak Kepolisian yang mengetahui kejadian ini segera mendatangi lokasi kejadian, kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian serta mengecek kondisi korban ke rumah sakit.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kapolsek Kampar AKP Hendri Suparto S. Sos saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi bahwa perkelahian antara ayah dengan anak ini dipicu permasalahan keluarga, dimana sang ayah mengindikasikan anaknya sebagai pengguna narkoba yang menyebabkan sering terjadi pertengkaran mulut hingga berujung pada perkelahian ini.

Ditambahkan Kapolsek bahwa korban belum membuat laporan kepada pihak Kepolisian, namun pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan atas kasus ini dan berusaha menemukan pelaku.

Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Bejat, Ayah di Inhu Ini Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun

    RENGAT, datariau.com - Bejat, itu yang pantas dilontarkan kepada seorang bapak di Inhu ini, dengan teganya dia menyetubuhi anak kandungnya inisial EK (16), b

  • Polresta Pekanbaru Akan Razia Pil PCC yang Bisa Bikin Anak-anak Jadi "Zombie"

    PEKANBARU, datariau.com - Terkait ditemukannya peredaran Pil PCC di Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang telah memakan korban di kalangan remaja dan anak-anak beberapa

  • Warga Kampar Diminta Waspadai Peredaran Pil PCC

    BANGKINANG, datariau.com - Telah ditemukan peredaran Pil PCC di wilayah Kota Kendari Sulawesi Tenggara beberapa hari lalu yang sempat menghebohkan masyarakat, dan telah berd
  • Kurang Dibacakan Al Qur'an, Rumah Artis Ini Dihuni Kuntilanak

    JAKARTA, datariau.com - Nagita Slavina baru-baru ini mengungkapkan hal mengejutkan. Ini diketahui dari sebuah video yang diunggah akun lambe_lamis. Dalam video tersebut, ist
  • Puluhan Anak Sekolah Jadi Zombie Usai Kosumsi Narkoba Jenis Flakka

    KENDARI, datariau.com - Puluhan remaja dari tingkat SD, SMP, dan SMA dilarikan ke beberapa rumah sakit di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (13/9/2017) setelah mengkonsu
  • Berkata Kasar, Bocah di Kampar Ini Ditendang Hingga Luka, Ibu Lapor Polisi

    KAMPAR, datariau.com - Satuan Reskrim Polres Kampar pada Jumat (15/9) menerima laporan tentang kasus penganiayaan yang dilaporkan oleh Yenti (Pr, 28 thn) yang beralamat
  • Menyesal Aku Kehilangan Hidayah

    DATARIAU.COM - Zaman tempat kita hidup sekarang begitu dinamis. Begitu cepat berubah. Keadaan kemarin sangat berbeda dengan hari ini. Hari ini bisa jauh tertinggal dibanding
  • KOMENTAR