Kamis, 27 Apr 2017 / 30 Rejab 1438
  • Home
  • Hukrim
  • Seorang Anak Bacok Ayah Kandung, Kejadian di Alam Panjang Rumbio Kampar

Seorang Anak Bacok Ayah Kandung, Kejadian di Alam Panjang Rumbio Kampar

Oleh: Mirdas Aditya
Senin, 20 Feb 2017 17:25
view: 2813
Mirdas Aditya

RUMBIO, datariau.com - Senin (20/2/2017) sekira pukul 07.30 wib, telah terjadi kasus penganiayaan dalam keluarga yang berawal dari perkelahian antara ayah dan anak yang sama-sama menggunakan senjata tajam di Desa Alam Panjang Kec. Rumbio Jaya Kab. Kampar.

Korban adalah AR (LK 61) warga Desa Alam Panjang yang mengalami luka bacok pada jari tangan kanan serta bahu kirinya, sementara pelaku EK (LK 36) anak kandung korban yang tinggal serumah dengannya melarikan diri usai kejadian ini.

Peristiwa ini berawal pada Senin (20/2/2017) sekira pukul 07.30 wib di rumah korban yang berada di Dusun I Desa Alam Panjang Kec. Rumbio Jaya, saat itu korban mendatangi pelaku yang sedang bekerja di bengkel sekitar rumah yang mereka tempati sambil membawa parang.

Beberapa saat kemudian terjadi pertengkaran mulut dan selanjutnya korban mendekati pelaku sambil membawa parang dalam genggamannya.

Pelaku yang merupakan anak kandung korban ini kemudian pergi ke dapur mengambil parang dan kemudian terjadi perkelahian, yang mengakibatkan jari tangan kanan dan bahu kiri korban mengalami luka bacokan.

Perkelahian ini kemudian dilerai oleh tetangganya dan selanjutnya membawa korban ke rumah sakit, sementara pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

Pihak Kepolisian yang mengetahui kejadian ini segera mendatangi lokasi kejadian, kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian serta mengecek kondisi korban ke rumah sakit.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kapolsek Kampar AKP Hendri Suparto S. Sos saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi bahwa perkelahian antara ayah dengan anak ini dipicu permasalahan keluarga, dimana sang ayah mengindikasikan anaknya sebagai pengguna narkoba yang menyebabkan sering terjadi pertengkaran mulut hingga berujung pada perkelahian ini.

Ditambahkan Kapolsek bahwa korban belum membuat laporan kepada pihak Kepolisian, namun pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan atas kasus ini dan berusaha menemukan pelaku.

Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Anggota Polisi Tembak Mati Anak Kandung Sendiri Karena Disangka Pencuri

    BENGKULU, datariau.com - Seorang anggota Polres Bengkulu Aipda BS (43) menembak anak kandungnya sendiri atas nama Bagas (14) hingga tewas, Rabu (26/04/2017)

  • Pelaku Pencurian HP di Desa Pulau Payung Rumbio Kampar Diciduk Polisi

    KAMPAR, datariau.com - Unit Reskrim Polsek Kampar telah mengamankan seorang tersangka kasus pencurian di Desa Pulau Payung Kecamatan Rumbio Jaya pada Senin s

  • Gara-gara Uang, Anak Bunuh Ibu Angkat di Inhu, Mayat Dibuang di Sungai

    RENGAT, datariau.com - Pelaku pembunuhan Tursinah (50) warga Simpang IV Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida Kabupaten Inhu, tepatnya di peru

  • 5.000 Murid TK Tampilkan Seni dan Kreativitas di Taman Budaya

    BANDA ACEH, datariau.com - Sebanyak 5.000 murid Taman Kanak-kanak (TK) se-Kota Banda Aceh dipastikan akan ikut ambil bagian dala

  • Dompet Dhuafa Riau Gelar Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim di Kepulauan Meranti

    PEKANBARU, datariau.com - Dompet Dhuafa Riau melaksanakan Tabligh Akbar sekaligus santunan anak yatim di Desa Bina Maju Kec

  • Sengketa Lahan Kembali Makan Korban, Warga Limau Manis Inhil Bersimbah Darah Ditebas Parang

    TEMBILAHAN, datariau.com - Sengketa lahan mengakibatkan seorang warga Desa Limau Manis, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bernama Aris (2

  • Anak Durhaka di Sumut Bunuh Ibu Kandung Karena Tidak Dikasih Uang

    DELI SERDANG, datariau.com - Hanya karena tidak dikasih uang, Jon Bangun Ginting, 34, pria lajang pengangguran warga Dusun I, De

  • KOMENTAR
    PERMASI