Selasa, 28 Feb 2017 / 1 Jamadil Akhir 1438
WSN Advertising
  • Home
  • Hukrim
  • Terdakwa Kasus Narkoba di Inhu Keberatan Dengan Pembacaan Dakwaan Karena Dinilai Tidak Sesuai Fakta

Terdakwa Kasus Narkoba di Inhu Keberatan Dengan Pembacaan Dakwaan Karena Dinilai Tidak Sesuai Fakta

Oleh: Heri
Kamis, 12 Jan 2017 07:13
view: 301
Heri
Suasana sidang saat terdakwa menyampaikan keberatan.

RENGAT, DATARIAU.COM - Roli Antoni (46), terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba keberatan dengan dakwaan yang dibacakan oleh JPU karena dinilai tidak sesuai dengan fakta saat penangkapan.

Sidang pembacaan dakwaan terdakwa Roli Antoni yang merupakan warga jalan Namboya Kelurahan Sekar Mawar Kecamatan Pasir Penyu dalam kasus Pasal 112 ayat 2, UU No.35/2009 tentang Narkotika yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Agus Akhayudi SH MH dengan Hakim Anggota Omori R Sitorus dan Petra Jeanny Siahaan SH MH disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang digelar di ruang Pengadilan Negeri (PN) Rengat, Rabu (11/1/2017).

Dakwaan yang dibacakan oleh JPU Yoyok Satrio SH, bahwa terdakwa Roli Antoni tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, manguasai atau menyediakan Narkotika Golongan 1 bukan tanaman yang beratnya melebih 5 gram.

Dikatakannya dalam dakwaan, bahwa pada hari Sabtu 27 Agustus 2016 sekitar pukul 16.00 wib terdakwa sedang berkerja di rumah terdakwa, datang Fredy mengajak terdakwa menggunakan narkoba jenis shabu dibangunan rumah terdakwa. Tiba-tiba datang pihak kepolisian, melihat pihak polisi terdakwa langsung membuang bong, sementara Fredy melarikan diri dan sekarang menjadi DPO pihak kepolisian.

Disaat dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa ditemukan 115 butir pil ekstasi dalam dompet warna merah milik terdakwa, disaat melakukan penggeledahan di sekitar rumah ditemukan kembali pil ekstasi sebanyak 1.020 butir di bawah pohon pisang sekitar rumah terdakwa.

Dari keterangan terdakwa bahwa pil ekstasi tersebut merupakan milik Adi yang dititipkan kepada terdakwa untuk dijual, terdakwa sempat menolak karena pada saat itu terdakwa tidak memiliki uang. Tapi Adi terus memaksa dengan perjanjian kalau laku baru dikirim uang.

Sekitar 4 bulan, Adi menelpon terdakwa menanyakan hasil penjualan pil ekstasi, lalu terdakwa memberitahu bahwa pil ekstasi tersebut baru terjual 16 butir dengan harga Rp40 ribu per butir. Sedangkan yang 49 butir lagi hancur dan sebagian lagi dibagi-bagikan kepada temannya.

Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh Badan POM di Pekanbaru dengan No. PM.01.05.851.09.16.1569 tanggal 5 September 2016 yang ditandatangani oleh Plh Kepala Balai Besar POM di Pekanbaru atas nama Dra Hj Syelviyane Pelle Apt MPPM, ekstasi tersebut positif mengandung Met-Amfetamin yang termasuk jenis Narkotika Golongan 1.

Berdasarkan berita acara penimbangan No.29/021202/2016, tanggal 29 Agustus 2016 yang ditandatangani oleh Dian Eka Astuti, Pengelolah Unit PT Pegadaian (Persero) UPC Rengat barang bukti 1.135 butir ekstasi yang dibungkus plastik bening berat bersih 354.07 gram dan berat pembungkus 6,12 gram.

Kemudian disisihkan untuk laboratorium seberat 0,30 gram, untuk bukti di pengadilan seberat 0,10 gram dan dimusnahkan seberat 353.67 gram.

Mendengarkan dakwaan yang dibacakan, terdakwa Roli Antoni menyatakan keberatan. "Saya menyatakan keberatan dengan dakwaan yang dibacakan oleh JPU. Pasalnya disaat saya di-BAP di kepolisian Inhu tanpa ada pendamping," sebutnya.

"Selain itu semua berkas BAP yang saya tandatangani tidak ada saya baca maupun dibacakan oleh penyidik dan juga pendatanganan BAP di sebalik terali," katanya.

"Dakwaan yang dibacakan oleh JPU banyak yang tidak sesuai fakta pada kejadian saat itu," tutup Roli Antoni saat dikonfirmasi di sel PN Rengat usai sidang.

Sementara itu, Kuasa Hukum terdakwa Roli Antoni yang disediakan oleh pemerintah, Yeni Darwis SH MH saat dikonfirmasi membenarkan bahwa klen-nya Roni Antoni mengajukan keberatan dengan dakwaan yang dibacakan oleh JPU.

"Benar, terdakwa Roni Antoni keberatan dengan dakwaan yang dituduhkan atau dilimpahkan pada dirinya yang dibacakan tadi oleh JPU," singkat Yeni Darwis.

DANDIM 0313
Iklan Promo Data Riau
Editor: Adi

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Jualan Narkoba, Pelajar di Inhil Ini Diciduk Polisi

    TEMBILAHAN, datariau.com - Narkoba tidak mengenal usia dan jenis kelamin. Anak usia sekolah pun bisa menjadi pemakai, kurir bahkan pengedar. Hal itu terbukti

  • Edarkan Shabu, Seorang PNS Perempuan di Inhil Diringkus Polisi

    TEMPULING, datariau.com - Seorang wanita berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) atau PNS inisial DE (34) ditangkap Unit Opsnal Tempuling, Kamis (23/2

  • Polsek Bungaraya Ringkus Tersangka Narkoba, Tas Berisi Shabu dan Daun Ganja

    BUNGARAYA, datariau.com - Pada Jumat 24 Februari 2017 sekira pukul 12.30 Wib telah dilakukan penangkapan oleh Tim Opsnal Polsek Bungaraya yang dipimpin oleh

  • Sepasang Pengedar Extasi Diringkus Polisi di Meranti

    SELATPANJANG, datariau.com - Pada hari Jumat 24 Februari 2017 sekira pukul 00.30 WIB, bertempat di Pujasera Dragon Jalan Sultan Kelurahan Selatpanjang Selata

  • Pesta Narkoba di Rumah Kosong, 3 Pelaku Diringkus Polres Rohil

    BALAI JAYA, datariau.com - Pada hari Selasa 23 Februari 2017 sekira pukul 14.00 wib, telah dilakukan penangkapan terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan

  • DPR: Hukum Tumpul ke Ahok Tajam ke Ulama

    JAKARTA, datariau.com - Aparat penegak hukum dinilai memperlakukan berbeda antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok dengan para u

  • Sedang Asyik Nyedot Shabu di Warnet, Pelajar SMK Ini Dicokok Polisi

    KISARAN,datariau.com - Personil Polsek Air Joman berhasil mengamankan pelajar SMK dan pengedar saat asik menghisap shabu di samping warnet di desa Punggulan

  • KOMENTAR
    PERMASI