Senin, 27 Mar 2017 / 28 Jamadil Akhir 1438
  • Home
  • Hukrim
  • Terdakwa Kasus Narkoba di Inhu Keberatan Dengan Pembacaan Dakwaan Karena Dinilai Tidak Sesuai Fakta

Terdakwa Kasus Narkoba di Inhu Keberatan Dengan Pembacaan Dakwaan Karena Dinilai Tidak Sesuai Fakta

Oleh: Heri
Kamis, 12 Jan 2017 07:13
view: 318
Heri
Suasana sidang saat terdakwa menyampaikan keberatan.

RENGAT, DATARIAU.COM - Roli Antoni (46), terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba keberatan dengan dakwaan yang dibacakan oleh JPU karena dinilai tidak sesuai dengan fakta saat penangkapan.

Sidang pembacaan dakwaan terdakwa Roli Antoni yang merupakan warga jalan Namboya Kelurahan Sekar Mawar Kecamatan Pasir Penyu dalam kasus Pasal 112 ayat 2, UU No.35/2009 tentang Narkotika yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Agus Akhayudi SH MH dengan Hakim Anggota Omori R Sitorus dan Petra Jeanny Siahaan SH MH disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang digelar di ruang Pengadilan Negeri (PN) Rengat, Rabu (11/1/2017).

Dakwaan yang dibacakan oleh JPU Yoyok Satrio SH, bahwa terdakwa Roli Antoni tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, manguasai atau menyediakan Narkotika Golongan 1 bukan tanaman yang beratnya melebih 5 gram.

Dikatakannya dalam dakwaan, bahwa pada hari Sabtu 27 Agustus 2016 sekitar pukul 16.00 wib terdakwa sedang berkerja di rumah terdakwa, datang Fredy mengajak terdakwa menggunakan narkoba jenis shabu dibangunan rumah terdakwa. Tiba-tiba datang pihak kepolisian, melihat pihak polisi terdakwa langsung membuang bong, sementara Fredy melarikan diri dan sekarang menjadi DPO pihak kepolisian.

Disaat dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa ditemukan 115 butir pil ekstasi dalam dompet warna merah milik terdakwa, disaat melakukan penggeledahan di sekitar rumah ditemukan kembali pil ekstasi sebanyak 1.020 butir di bawah pohon pisang sekitar rumah terdakwa.

Dari keterangan terdakwa bahwa pil ekstasi tersebut merupakan milik Adi yang dititipkan kepada terdakwa untuk dijual, terdakwa sempat menolak karena pada saat itu terdakwa tidak memiliki uang. Tapi Adi terus memaksa dengan perjanjian kalau laku baru dikirim uang.

Sekitar 4 bulan, Adi menelpon terdakwa menanyakan hasil penjualan pil ekstasi, lalu terdakwa memberitahu bahwa pil ekstasi tersebut baru terjual 16 butir dengan harga Rp40 ribu per butir. Sedangkan yang 49 butir lagi hancur dan sebagian lagi dibagi-bagikan kepada temannya.

Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh Badan POM di Pekanbaru dengan No. PM.01.05.851.09.16.1569 tanggal 5 September 2016 yang ditandatangani oleh Plh Kepala Balai Besar POM di Pekanbaru atas nama Dra Hj Syelviyane Pelle Apt MPPM, ekstasi tersebut positif mengandung Met-Amfetamin yang termasuk jenis Narkotika Golongan 1.

Berdasarkan berita acara penimbangan No.29/021202/2016, tanggal 29 Agustus 2016 yang ditandatangani oleh Dian Eka Astuti, Pengelolah Unit PT Pegadaian (Persero) UPC Rengat barang bukti 1.135 butir ekstasi yang dibungkus plastik bening berat bersih 354.07 gram dan berat pembungkus 6,12 gram.

Kemudian disisihkan untuk laboratorium seberat 0,30 gram, untuk bukti di pengadilan seberat 0,10 gram dan dimusnahkan seberat 353.67 gram.

Mendengarkan dakwaan yang dibacakan, terdakwa Roli Antoni menyatakan keberatan. "Saya menyatakan keberatan dengan dakwaan yang dibacakan oleh JPU. Pasalnya disaat saya di-BAP di kepolisian Inhu tanpa ada pendamping," sebutnya.

"Selain itu semua berkas BAP yang saya tandatangani tidak ada saya baca maupun dibacakan oleh penyidik dan juga pendatanganan BAP di sebalik terali," katanya.

"Dakwaan yang dibacakan oleh JPU banyak yang tidak sesuai fakta pada kejadian saat itu," tutup Roli Antoni saat dikonfirmasi di sel PN Rengat usai sidang.

Sementara itu, Kuasa Hukum terdakwa Roli Antoni yang disediakan oleh pemerintah, Yeni Darwis SH MH saat dikonfirmasi membenarkan bahwa klen-nya Roni Antoni mengajukan keberatan dengan dakwaan yang dibacakan oleh JPU.

"Benar, terdakwa Roni Antoni keberatan dengan dakwaan yang dituduhkan atau dilimpahkan pada dirinya yang dibacakan tadi oleh JPU," singkat Yeni Darwis.

Iklan Promo Data Riau
Editor: Adi

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Jual Shabu, Gadis Dibawah Umur Dicokok Sat Narkoba Polres Kampar

    PERHENTIANRAJA, datariau.com - Satu orang diduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis shabu di Kecamatan Perhentian Raja ditangkap Polisi. Pen

  • 2 Pria dan 1 Wanita di Inhil Diringkus Polisi Karena Miliki Narkoba

    TEMBILAHAN, datariau.com - Polres Inhil mengamankan dua orang pria dan satu perempuan yang berinisial Ad alias As (41) dan H alias M (26), Ju alias Tj (20) d

  • Satres Narkoba Polres Kampar Ciduk Pengedar Narkoba di Desa Muara Jalai

     

    BANGKINANG, datariau.com - Jajaran Satres Narkoba Polres Kampar berhasil meringkus 1 tersangka pelaku penyalahgunaan nakoba di salah satu
  • Dua Wanita Spesialis Jual Shabu di Pekanbaru Diringkus Polisi

    PEKANBARU, datariau.com - NA alias NO harus merasakan dinginnya lantai penjara karena nekat berjualan sabu-sabu di parkiran rumah Sakit Ibu dan Anak Labuh Ba

  • Operasi Antik 2017, Polsek Pasir Penyu Ringkus 3 Bandar Narkoba

    RENGAT, datariau.com - Pantas diancungi jempol untuk Kapolsek Pasir Penyu dan jajaranya. Pasalnya, selama pelaksanaan Operasi Antik Siak 2017, kinerja Sat Re

  • Polsek Pasir Penyu Ringkus Bandar Narkoba

    RENGAT, datariau.com - Satuan Reserse Reskrim Polsek Pasir Penyu kembali meringkus seorang bandar narkoba yang merupakan warga Kelurahan Tanjung Gading Kecam

  • Ada Pesta Narkoba di Sebuah Kantor LSM di Pekanbaru, 5 Orang Diangkut Polisi

    PEKANBARU, datariau.com - Kantor Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Riau di Jalan Lokomotif, Nomor 1, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh mendadak jad

  • KOMENTAR
    PERMASI