Sabtu, 20 Jan 2018 / 3 Jamadil Awal 1439

Korea Utara Ancam Tembak Jatuh Pesawat AS

Rabu, 27 Des 2017 14:15
view: 555

KORUT, datariau.com - Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un menyebut Amerika Serikat (AS) tengah menabur benih peperangan. Ini menyusul tes rudal jarak jauh yang dilakukan Angkatan Udara Paman Sam dan perusahaan pesawat terbang Lockheed Martin.

Seperti dilaporkan Express, Rabu (27/12) uji coba rudal itu melibatkan pesawat pengebom supersonik AS, B-1B Lancer alias The Bone. Korut menilai tes tersebut memperlihatkan manifestasi kebijakan agresif Amerika untuk menguasai dunia dengan senjata nuklir.

Korut mengatakan, AS adalah kriminal yang memberikan bencana nuklir terhadap kemanusiaan yang berusaha menguasai dunia dengan keunggulan senjata nuklir. Langkah semacam itu dinilai justru mengancam perdamaian dan masa depan umat dunia lantaran berbahaya dan ceroboh.

"AS akan membayar dengan pantas atas kecerobohan terkait ancaman nuklir dan pemerasan terhadap kemanusiaan padahal mereka memiliki nuklir," katanya.

Sementara, Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong-ho mengatakan, akan menembak jatuh pesawat AS jika melakukan latihan serupa. Dia menegaskan, hal itu akan tetap dilakukan meski berada di luar wilayah udara Korut.

Sebelumnya, AS mengumumkan sanksi kepada dua pejabat Korut yang terlibat dalam program rudal balistik Pyongyang. Sanksi ini merupakan langkah terbaru untuk memaksa mereka meninggalkan program senjata yang bertujuan mengembangkan rudal bertingkat nuklir.

Departemen Keuangan AS mengatakan, pejabat dikenakan sanksi adalah Kim Jong-sik yang merupakan tokoh kunci dalam upaya Korea Utara untuk mengalihkan program rudalnya dari bahan cair ke bahan bakar padat. Hukuman juga dijatuhkan kepara Ri Pyong-chol yang dilaporkan menjadi pejabat kunci dalam pengembangan rudal balistik antarbenua (ICBM).

Tak hanya AS, Cina juga telah menghentikan ekspor bensin, bahan bakar jet, solar, dan bahan bakar lainnya ke Korut pada November lalu. Beijing juga tidak mengimpor bijih besi, batu bara, atau timbal dari Korut pada bulan itu.

Ini merupakan pemberlakuan sanksi yang dijatuhkan PBB di awal tahun ini, dalam upaya untuk membatasi pengiriman minyak ke negara yang terisolasi tersebut. Kendati, Korut menolak tunduk pada tuntutan PBB untuk menghentikan misi senjata nuklir mereka.

Sumber: Republika.co.id

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Nama Dr Zakir Naik Masuk Buku Pelajaran di India Sebagai Pahlawan Muslim Terkenal

    JAKARTA, datariau.com - Seorang penceramah Muslim asal India, Zakir Naik, disebut sebagai pahlawan dalam sebuah buku sekolah di India. Ia juga disebutkan seb

  • Amerika Diserang Badai Arktik, Cuaca Dingin Luar Biasa

    NEW YORK, datariau.com - Badai Arktik membuat sebagian besar wilayah Timur Laut dan Midwest Amerika Serikat membeku yang mencapai rekor di beberapa titik,
  • Korea Utara Ancam Tembak Jatuh Pesawat AS

    KORUT, datariau.com - Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un menyebut Amerika Serikat (AS) tengah menabur benih peperangan. Ini menyusul tes rudal jarak ja

  • Wikipedia dan Google Maps Dihujat Karena Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

    CALIFORNIA, datariau.com - Wikipedia mencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Google Maps juga melakukan hal yang sama. Alhasil aplikasi penunjuk arah

  • Pernyataan Resmi Kerajaan Arab Saudi Terkait Pengakuan Sepihak AS Tentang Status Kota Jerusalem

    SAUDI ARABIA, datariau.com - Arab Saudi mengungkapkan keprihatinan yang mendalam terkait keputusan pemerintah Amerika Serikat yang menyatakan Jerusalem sebag

  • KOMENTAR
    Polling

    Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data Riau
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto