Selasa, 27 Jun 2017 / 2 Syawal 1438
  • Home
  • Internasional
  • Mengejutkan, Mantan Presiden Afghanistan Ini Sampaikan Bukti Bahwa ISIS Adalah Produk AS

Mengejutkan, Mantan Presiden Afghanistan Ini Sampaikan Bukti Bahwa ISIS Adalah Produk AS

Jumat, 05 Mei 2017 09:57
view: 892
Ilustrasi

KABUL, datariau.com - Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai percaya bahwa Amerika Serikat (AS) merupakan sekutu kelompok Islamic State (ISIS) atau Daesh. Komentar ini mengabaikan langkah AS yang baru-baru ini menempatkan pasukannya ke Afghanistan untuk memberantas kelompok teroris, termasuk ISIS.

”Daesh adalah produk AS,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Fox News di Kabul.”Daesh—yang jelas-jelas asing—muncul pada tahun 2015 selama kehadiran AS,” katanya lagi.

Karzai, yang merupakan Presiden Afghanistan dari Desember 2004 sampai September 2014, mengatakan bahwa dia secara rutin menerima laporan tentang helikopter tanpa tanda yang menjatuhkan pasokan ke faksi teror di perbatasan Pakistan dan Afghanistan. Kejanggalan itu, kata dia, harus dijelaskan oleh AS.

Dia juga mengecam tindakan AS yang menjatuhkan bom non-nuklir terbesar Massive Ordnance Air Blast (MOAB) di Afghanistan beberapa waktu lalu. Megabom yang dikenal sebagai “Ibu dari Semua Bom” itu diyakini Karzai sebagai operasi gabungan AS dan ISIS.

”Daesh sudah mengosongkan sebagian besar keluarga dan milisi mereka, sehingga ini dikoordinasikan, kelompok ini (ISIS) hanya alat AS. Ini tidak bisa menjadi alat lain,” ujarnya. ”Pertama, Daesh datang untuk mengusir orang-orang dan kemudian AS datang dan menjatuhkan bom besar itu. Ayolah,” katanya mengajak untuk berpikir tentang kejanggalan itu.

”Mereka (Amerika) menganggap ini bukan tanah orang untuk pengujian dan pelecehan, tapi mereka salah tentang itu,” ujarnya. ”Kami memiliki populasi yang sangat patriotik di sini yang tidak akan membiarkan ini terjadi.”

Dia menyindir julukan MOAB, “Mother of All Bombs” itu seharusnya diganti. ”Ibu adalah sosok yang baik, dia tidak cocok dengan bom,” keluh  Karzai.

”Ini seharusnya menjadi ‘Bom Terburuk dari Semua Bom’. Korbannya adalah kedaulatan Afghanistan, tanah kami dan, yang paling menyakitkan, martabat kami. Bagaimana mereka bisa mengatakan bahwa mereka adalah sekutu kami dan kemudian membom kami?,” ujarnya yang dikutip Jumat (5/5/2017).

Editor: Adi

Sumber: Sindonews.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Mengejutkan, Mantan Presiden Afghanistan Ini Sampaikan Bukti Bahwa ISIS Adalah Produk AS

    KABUL, datariau.com - Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai percaya bahwa Amerika Serikat (AS) merupakan sekutu kelompok Islamic State (ISIS) ata

  • Ini Alasan ISIS dan Al-Qaeda Rayakan Terpilihnya Trump Jadi Presiden AS

    WASHINGTON, datariau.com - Kelompok ekstrimis ISIS dan Al-Qaeda merayakan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS). Kelompok ekstrimis

  • ISIS Klaim di Balik Serangan Pos Polisi di Kota Tangerang

    JAKARTA, datariau.com - ISIS mengaku berada di balik serangan terhadap Pos Polisi Lalu Lintas di Jalan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang. Sejumlah anggota p

  • Tujuh Anggota ISIS Dibekuk Saat Hendak Berangkat ke Suriah

    JAKARTA, datariau.com - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, Polri telah menangkap tujuh orang yang akan berangkat ke Suriah

  • ISIS Hukum Mati 12 Anggotanya Karena Kabur Dari Medan Perang

    DAMASKUS, datariau.com - Kelompok radikal Negara Islam (ISIS) mengeksekusi 12 anggotanya sendiri. Menurut aktivis media, mereka dieksekusi karena melarikan d

  • Tidak Ada Anggaran, PORKAB II Kabupaten Pelalawan Dibatalkan

    PELALAWAN, datariau.com - Setelah sempat tertunda berulang kali, akhirnya Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) II Pelalawan dibatalkan. Hal itu disampaikan oleh

  • Kas Daerah Menipis, Pemkab Pelalawan Tunda Pembayaran Kegiatan Rp27 Miliar

    PANGKALANKERINCI, datariau.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan Riau tetap bersikukuh kas daerah tidak dalam kondisi kosong melainkan keterbatasan ang

  • KOMENTAR