Selasa, 17 Okt 2017 / 26 Muharram 1439
  • Home
  • Internasional
  • Mengejutkan, Mantan Presiden Afghanistan Ini Sampaikan Bukti Bahwa ISIS Adalah Produk AS

Mengejutkan, Mantan Presiden Afghanistan Ini Sampaikan Bukti Bahwa ISIS Adalah Produk AS

Jumat, 05 Mei 2017 09:57
view: 1102
Ilustrasi

KABUL, datariau.com - Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai percaya bahwa Amerika Serikat (AS) merupakan sekutu kelompok Islamic State (ISIS) atau Daesh. Komentar ini mengabaikan langkah AS yang baru-baru ini menempatkan pasukannya ke Afghanistan untuk memberantas kelompok teroris, termasuk ISIS.

”Daesh adalah produk AS,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Fox News di Kabul.”Daesh—yang jelas-jelas asing—muncul pada tahun 2015 selama kehadiran AS,” katanya lagi.

Karzai, yang merupakan Presiden Afghanistan dari Desember 2004 sampai September 2014, mengatakan bahwa dia secara rutin menerima laporan tentang helikopter tanpa tanda yang menjatuhkan pasokan ke faksi teror di perbatasan Pakistan dan Afghanistan. Kejanggalan itu, kata dia, harus dijelaskan oleh AS.

Dia juga mengecam tindakan AS yang menjatuhkan bom non-nuklir terbesar Massive Ordnance Air Blast (MOAB) di Afghanistan beberapa waktu lalu. Megabom yang dikenal sebagai “Ibu dari Semua Bom” itu diyakini Karzai sebagai operasi gabungan AS dan ISIS.

”Daesh sudah mengosongkan sebagian besar keluarga dan milisi mereka, sehingga ini dikoordinasikan, kelompok ini (ISIS) hanya alat AS. Ini tidak bisa menjadi alat lain,” ujarnya. ”Pertama, Daesh datang untuk mengusir orang-orang dan kemudian AS datang dan menjatuhkan bom besar itu. Ayolah,” katanya mengajak untuk berpikir tentang kejanggalan itu.

”Mereka (Amerika) menganggap ini bukan tanah orang untuk pengujian dan pelecehan, tapi mereka salah tentang itu,” ujarnya. ”Kami memiliki populasi yang sangat patriotik di sini yang tidak akan membiarkan ini terjadi.”

Dia menyindir julukan MOAB, “Mother of All Bombs” itu seharusnya diganti. ”Ibu adalah sosok yang baik, dia tidak cocok dengan bom,” keluh  Karzai.

”Ini seharusnya menjadi ‘Bom Terburuk dari Semua Bom’. Korbannya adalah kedaulatan Afghanistan, tanah kami dan, yang paling menyakitkan, martabat kami. Bagaimana mereka bisa mengatakan bahwa mereka adalah sekutu kami dan kemudian membom kami?,” ujarnya yang dikutip Jumat (5/5/2017).

Editor: Adi

Sumber: Sindonews.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
Internasional Terbaru
  • Misteri Marilou Danley, Teman Pelaku Penyerangan di Las Vegas, Keturunan Indonesia atau Filipina?
  • ISIS Klaim Penembakan di Las Vegas
  • Ingin Gabung ISIS, Seorang Suami Nekat Bunuh Istri di Depan Tiga Anaknya
  • Truk Pengangkut Bantuan Rohingya Kecelakaan di Bangladesh, 9 Orang Meninggal Dunia
  • Amerika Sedang Heboh Karena Kiamat Diramalkan Terjadi Akhir Pekan Ini
  • IKLAN TUKANG ABU RAFI
    Data Foto
    BAGIKAN:

    BACA JUGA

  • ISIS Klaim Penembakan di Las Vegas

    AMERIKA, datariau.com - Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas aksi penembakan yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (1/10) waktu setempat

  • Ingin Gabung ISIS, Seorang Suami Nekat Bunuh Istri di Depan Tiga Anaknya

    MELBOURNE, datariau.com - Seorang pria di Melbourne, Australia membunuh istri di depan tiga anaknya yang masih kecil. Di muka pengadilan, laki-laki itu lalu

  • Pengakuan Nurshadrina, Wanita Indonesia Mantan Pengikut ISIS

    JAKARTA, datariau.com - Nurshadrina Khaira Dhania dan Lasmiati merupakan dua orang warga Indonesia dari 18 mantan simpatisan kelompok teroris Negara Islam Irak-Suriah atau I
  • Mengejutkan, Kesaksian Mantan Relawan ISIS Asal Indonesia

    JAKARTA, datariau.com - Kebohongan dan kekejian. Itulah dua hal dari sekelumit kehidupan berat yang dirasakan para mantan relawan ISIS asal Indonesia saat berada di Sur
  • ISIS Akan Racuni Makanan di Supermarket

    DATARIAU.COM - Para pemimpin ISIS dilaporkan meminta pengikutnya untuk melakukan serangan teror dengan meracuni makanan di supermarket Barat.

    Orang-orang fanatik Isis
  • Dideportasi, 18 WNI Mantan Pengikut ISIS dari Suriah Sudah Sampai ke Indonesia

    JAKARTA, datariau.com - Pada Sabtu 12 Agustus 2017 pukul 15.30 WIB, 18 orang warga negara Indonesia (WNI) mantan pengikut ISIS telah tiba di Terminal 2D Band

  • Diserang Koalisi Pimpinan AS, 29 Warga Sipil Suriah Meninggal Dunia

    JAKARTA, datariau.com - Dalam 24 jam terakhir, serangan udara oleh sebuah koalisi yang dipimpin AS melawan ISIS menewaskan setidaknya 29 warga sipil. Empat b

  • KOMENTAR