Jumat, 15 Des 2017 / 26 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Kesehatan
  • Dengan Berbasis BLUD, Seluruh Puskesmas di Kampar Akan Mandiri

Advertorial Pemkab Kampar

Dengan Berbasis BLUD, Seluruh Puskesmas di Kampar Akan Mandiri

Oleh: Mirdas Aditya
Selasa, 05 Sep 2017 10:38
view: 1.049
Mirdas Aditya
Bupati Kampar H Azis Zaenal SH MM foto bersama Sekretaris Dinas Kesehatan Dedy Sambudi SKM MKes dan tenaga kesehatan teladan asal Kampar yang terpilih mewakii Riau di tingkat Nasional.

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Kabupaten Kampar memiliki 31 Puskesmas yang tersebar di 21 Kecamatan di Kabupaten Kampar. Artinya, ada Kecamatan yang memiliki 2 atau 3 Puskesmas, ini tergantung kepada jumlah penduduk. Faktor geografis jarak tempuh bisa juga karena kebutuhan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

"Sebagai kabupaten tertua di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar sedikit tertinggal dalam pengelolaan Puskesmas yang belum berbasis Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)," demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr M Harris melalui Sekretaris Dedy Sambudi SKM MKes saat dijumpai di ruang kerjanya, Selasa (5/9/2017).

Sekretaris Diskes Kampar, Dedy Sambudi SKM MKes. (foto: Mirdas Aditya)

Jika Puskesmas sudah BLUD, lanjut Dedy, Puskemas bisa mengelola keuangan dengan mandiri sehingga dalam pelaksanaannya penggunaan anggaran tersebut tidak lagi menunggu pengesahan APBD, cukup membuat Rencana Anggaran Belanja (RAB).

RAB ini disusun oleh Puskesmas dangan disetujui oleh dinas sehingga mereka bisa membuat rencana itu sesuai dengan kebutuhan.

"Kalau kita masih seperti ini, anggaran dibuat oleh Dinas, Puskemas tidak terlibat secara maksimal, sehingga apabila ada perubahan kebijakan tidak bisa dikonfirmasi langsung ke dinas. Sehingga kita temukan informasi-informasi seperti Pukesmas tidak bisa merujuk karena tidak adanya bahan bakar ambulance, ban ambulance bocor, dan keluhan-keluhan lainnya. Kalau dengan BLUD, Puskesmas bisa menganggarkan sendiri kebutuhan mereka, seperti kebutuhan BBM Ambulance, perbaikan mobil dan pendukung operasional lainnya," lanjut Dedy Sambudi.

"Puskesmas dengan pengelolaan sekarang ibarat metro mini, namun kalau sudah BLUD Puskesmas kita seperti bus way, lebih nyaman, minimal memberikan air mineral kepada masyarakat yang berobat dan memberikan ruang tunggu yang nyaman dengan fasilitas pendingin ruangan misalnya," ungkap Sekretaris Kesehatan Diskes Kampar.

Dedy Sambudi menilai, defisit anggaran yang dialami daerah menjadi hambatan menerapkan pelayanan yang maksimal Puskesmas. "Kalau menunggu dari dinas susah karena anggaran kita yang defisit, kemarin kita ekspos renja (rencana kerja, red), pengurangan anggaran hampir Rp20 miliar, namun dengan penerapan sistem BLUD bisa diatasi oleh Puskesmas," lanjutnya.

"Kita sudah meminta dukungan kepada Bupati Kampar pak H Azis Zaenal, dan beliau sangat mendukung, in syaa Allah tahun 2018 kita sudah BLUD dan akan kita benahi semua Puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar dengan menggunakan sistem BLUD," tambahnya.

Penerapan sistem BLUD di seluruh Puskesmas di Kabupaten Kampar, lanjutnya, akan berimbas bukan hanya di segi sarana dan prasarana, tetapi juga peningkatan perbaikan mutu pelayanan yang ditunjang sikap dan prilaku petugas Puskesmas.

Dinas Kesehatan Kampar kunjungan kerja ke Duri yang sudah menerapkan sistem BLUD. (foto: Mirdas Aditya)

"Melalui sistem BLUD, Puskesmas bisa menerapkan sistem remunerasi, misalnya kalau petugas tidak ikut apel, dalam kebijakan BLUD diberi sanksi pemotongan TPP, Manajemen Tinggal melaksanakan kebijakan itu, mereka akan mengikuti peraturan kerena mereka yang menyusun sistem peraturannya," terangnya.

Pelaksanaan BLUD, lanjut Sekretaris Kesehatan, tidak akan mempengaruhi pengobatan gratis yang sudah menjadi kebijakan Provinsi dan daerah dan penerapan Perda 12 tahun 2002 tentang layanan kesehatan tetap dijalankan.

"Yang gratis tetap akan gratis, yang jelas yang akan kita kelola dari BLUD ini adalah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," pungkasnya. (adv/das)

loading...
Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Mengejutkan, Ini Zat Berbahaya di Balik Wadah Plastik yang Penting Anda Ketahui

    JAKARTA, datariau.com - Wadah-wadah plastik memiliki harga yang murah dan cukup ringan untuk dibawa. Tak heran kalau produk ini jadi favorit banyak orang unt

  • Mengatasi Insomnia dengan Cara Tak Terduga Ini

    JAKARTA, datariau.com - Insomnia atau sulit tidur di malam hari sering dikeluhkan orang-orang modern. Gangguan tidur ini bisa menjadi serius, apalagi jika ke

  • Waspada Wabah Difteri, Begini Cara Mencegahnya..

    JAKARTA, datariau.com - Data Kementerian Kesehatan hingga November menunjukkan terdapat 95 Kabupaten atau kota dari 20 provinsi yang melaporkan kasus difteri

  • Difteri Mewabah di Indonesia, Kemenkes Tuding Penolakan Vaksin Sebagai Pemicu

    JAKARTA, datariau.com - Difteri mewabah di sejumlah daerah di Indonesia. Kementerian Kesehatan menyebut hingga November 2017, sebanyak 95 Kabupaten/kota dari

  • Ada Operasi Katarak Gratis di RS Dr Pratomo Bagansiapiapi, Sudah 270 Pasien Mendaftar

    ROHIL, datariau.com - Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH menghadiri acara Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis, Sabtu (2/12/2017) sekira pukul

  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg