Rabu, 18 Okt 2017 / 27 Muharram 1439

Makan Malam Tidak Sehat, Ini Penjelasannya..

Selasa, 19 Sep 2017 17:50
view: 114
DATARIAU.COM - Para ilmuwan dari Universitas Texas di Dallas, AS, menganjurkan untuk menghentikan kebiasaan makan besar pada malam hari. Menurut studi terkini yang mereka lakukan, kebiasaan tersebut bisa mengacaukan metabolisme tubuh.

Tim periset menyoroti, tidak makan dalam jadwal waktu yang teratur adalah kesalahan umum yang sering dilakukan seseorang. Berat badan juga lebih mudah bertambah jika seseorang makan berat atau mengasup cemilan di malam hari.

Pasalnya, tubuh cenderung dalam kondisi kurang aktif di malam hari sehingga tidak banyak membakar kalori. Makan terlalu larut juga dapat memperlambat metabolisme tubuh seseorang, yang lazimnya diatur oleh jam biologis atau ritme sirkadian.

Studi menguji dampak tersebut pada sekelompok tikus nokturnal, di mana kalori terbukti berkurang asal mereka aktif di malam hari. Sementara, tikus yang diberi makan selama waktu istirahat ternyata gagal menurunkan berat badan dibandingkan kelompok yang aktif.

"Diterjemahkan ke dalam perilaku manusia, penelitian ini menyarankan bahwa diet hanya akan efektif jika kalori dikonsumsi pada siang hari saat seseorang bangun dan aktif," ungkap dr Joseph Takahashi, pakar neurosains dari Universitas Texas.

Takahashi dan tim menggagas riset dari penelitian terdahulu di Inggris yang menyebutkan makan larut malam kurang sehat bagi tubuh. Studi oleh Kings College London tersebut menganalisis efek nutrisi dari waktu makan tertentu, di mana makan terlalu larut dikaitkan dengan obesitas.

Namun, peneliti masih bertanya-tanya apakah asupan energi harus diperbesar saat sarapan atau merata sepanjang hari. Sementara, studi oleh ilmuwan Israel menyarankan waktu makan terbaik adalah empat jam setelah matahari terbit, dikutip dari laman Daily Star.
loading...
Editor: Riki

Sumber: Republika.co.id

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
Kesehatan Terbaru
  • Senam Kebugaran, Zumba Lovers Community Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Siak ke-XVIII
  • Bahaya Pil PCC Disosialisasikan ke Pelajar di Meranti
  • Ngeri! Mata Pria Ini Terkena Sakit Aneh Karena Main Hp Jelang Tidur
  • Penting Diketahui, 9 Penyakit Ini Sering Menyerang Kaki
  • Makan Malam Tidak Sehat, Ini Penjelasannya..
  • IKLAN TUKANG ABU RAFI
    Data Foto
    BAGIKAN:

    BACA JUGA

  • Tim Biddokes Polda Riau Turun ke Mapolres Meranti

    SELATPANJANG, DATARIAU.COM - Markas Polres Kepulauan Meranti kedatangan Tim Biddokes Polda Riau, Rabu (11/10/2017). Tim turun melakukan pemeriksaan kesehatan

  • Khusus Suami Istri, 4 Makanan Ini Untuk Meningkatkan Gairah Seks

    JAKARTA, datariau.com - Gairah seks tidak hanya dibangun dari foreplay saja. Ada makanan yang bisa dikonsumsi agar gairah seks terbangun. Makanan ini lebih baik dimaka

  • Buah Ini Terbukti Bantu Kuatkan Tulang Sebanyak 20 Persen

    DATARIAU.COM - Tak hanya susu dan keju, beberapa buah dan sayur didapati memiliki kalsium yang tak kalah baiknya. Dan sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Scientific R
  • Ini Dia 6 Kuliner Khas Palembang, Lihat Fotonya Aja Bikin Lapar Seketika

    PALEMBANG, datariau.com - Palembang, ibu kota Sumatera Selatan, dikenal dengan Jembatan Ampera sebagai landmark kota tersebut.

    Selain itu, k

  • Makan Mie Instan Dicampur Nasi Berbahaya?

    DATARIAU.COM - Kapan terakhir kali Anda mengkonsumsi mie instan dibarengi dengan nasi putih? Jika itu sering Anda lakukan, sebaiknya mulailah menguranginya sekarang juga.
  • Kata Ilmuwan, Kosumsi Alpukat Menambah Kecerdasan

    DATARIAU.COM - Nutrisi yang ditemukan dalam makanan kaya asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA), seperti alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan bisa meningkatkan kece
  • Cara Agar Penderita Diabetes Tetap Bertahan Hidup Sampai Tua

    DATARIAU.COM - Dulu, diabetes adalah penyakit yang paling banyak terjadi pada orang usia lanjut. Namun karena semakin meluasnya gaya hidup yang buruk, saat ini penyakit ters
  • KOMENTAR