Jumat, 21 Jul 2017 / 26 Syawal 1438
  • Home
  • Legislatif
  • Anggota DPRD Pekanbaru Ini Akan Temui Walikota Minta Kadiskes Dicopot

Sudah 148 Warga Pekanbaru jadi Korban DBD

Anggota DPRD Pekanbaru Ini Akan Temui Walikota Minta Kadiskes Dicopot

Sabtu, 18 Mar 2017 06:17
view: 1119
doc.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru H Fatullah.

PEKANBARU, datariau.com - Penderita demam berdarah atau DBD di Kota Pekanbaru terus bertambah, bahkan di pekan ke-10 tahun 2017 ini, sudah 149 warga yang menjadi korban.

Mendengar kondisi ini, Anggota DPRD Kota Pekanbaru H Fatullah langsung marah besar, bahkan jika penderita DBD terus semakin bertambah, Fatullah meminta Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pekanbaru Helda S Munir segera diberhentikan dari jabatannya karena dinilai tidak mampu mengatasi persoalan tersebut yang mengakibatkan korban jiwa.

"Jika tidak sanggup Diskes untuk mengantisipasinya, saya akan langsung menghadap Walikota Pekanbaru menyampaikan bahwa Kadiskes tidak bisa bekerja dan suruh diparkiran saja," tegas Fatullah, Jumat (17/3/2017).

Namun sebelum hal itu dilakukan, Politisi Gerindra ini berencana akan berkoordiansi dengan Komisi III untuk segera memanggil Diskes sebagai mitra kerja dari Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, agar bisa mempertanyakan sejauh mana tindakan pencegahan dilakukan Diskes selama ini.

"Apa saja kerja mereka (Diskes), pasalnya selama ini kita tidak melihat tindakan pencegahan oleh Diskes, apalagi tindakan fogging tidak pernah terlihat terutama warga RT 02 RW 02 Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh, jangan tunggu dewan yang turun, malu nanti Diskes," tantangnya.

Seharusnya, lanjut Fatullah, Diskes bisa berkoordinasi dengan Puskesmas terkait tindakan pencegahan yang harus dilakukan, bukan menunggu korban jiwa baru kelabakan.

Sebagaimana diketahui, Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru terus bertambah setiap pekan. Hingga pekan ke-10 tahun 2017 ini, korban DBD sudah mencapai 149 orang.

"Hingga kini DBD sudah 149 kasus. Saat ini Kecamatan Tampan dan Bukit Raya yang tertinggi," kata Kepala Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru, Helda S Munir di Pekanbaru, Selasa (14/3/2017) lalu.

Jumlah ini bertambah 11 kasus dibanding minggu kesembilan yang masih 138 kasus. Kasus DBD ini bisa ditekan jika masyarakat ikut andil dengan cara berperilaku hidup sehat. Untuk itu masyarakat diimbau untuk melakukan 3 M plus agar bisa memutus mata rantai penyebaran DBD.

Diskes menyebut, abate dan racun malation yang dipakai untuk satu tahun ke depan, sudah disiapkan Diskes. Tetapi untuk penggunaan itu harus tetap melakukan fogging sesuai standard operating procedure (SOP).

"Apabila ada kasus, Diskes lakukan penyelidikan etiomologi. Jika dinyatakan ada jentik nyamuk, baru dilakukan fogging," kata dia.

Helda menyebut, korban yang rawan diserang DBD dominan anak-anak usia 0 sampai 14 tahun. Ia menyebut, sudah mempersiapkan surat edaran yang nantinya akan dikirim ke seluruh camat se Kota Pekanbaru. Surat edaran tersebut berisi sejumlah intruksi dan imbauan yang harus dilakukan oleh camat dan lurah untuk menekan angka DBD.

Surat edaran yang akan dikirimkan ke seluruh camat tersebut berisi imbauan kepada masyarakat agar berperilaku hidup sehat, dan mengalakkan program satu rumah satu jumantaik dan pemasangan lavitrap.

Data DBD Hingga Minggu Ke-10 2017

Sukajadi 3 orang
Senapelan 5 orang
Pekanbaru Kota 7 orang
Rumbai Pesisir 12 orang
Rumbai 7 orang
Limapuluh 9 orang
Sail 1 orang
Bukit Raya 32 orang
Marpoyan Damai 20 orang
Tenayan Raya 15 orang
Tampan 23 orang
Payung Sekaki 15 orang

Total 149 orang

Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Korban Jiwa Terus Berjatuhan, Ini Pesan DPRD Pekanbaru Untuk Dinas Kesehatan

    PEKANBARU, datariau.com - Tingginya kasus demam berdarah atau DBD di Kota Pekanbaru terus menuai keprihatinan dari kalangan legislatif, bahkan DPRD Kota Peka

  • Dua Puskesmas di Meranti Bersertifikat Akreditasi Dari Kementerian Kesehatan

    SELATPANJANG, datariau.com - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tebingtinggi dan Alahair telah memiliki sertifikat akreditasi. Sertifikat tersebut langsu

  • Dinas Kesehatan Kampar Berkunjung ke Kampar Kiri Hulu, Ini Keluhan Masyarakat

    KAMPAR KIRI HULU, datariau.com - Dalam upaya menjamin terlaksananya pelayanan kesehatan bagi masyarakat di  Batu Sasak, Dinas kesehatan Kabupaten Kampar melaksa
  • DPRD Minta Diskes Inhu Jangan Batasi Persediaan Obat di Puskesmas

    RENGAT, datariau.com - Komisi II DPRD Inhu yang bermitra dengan Dinas Kesehatan sangat menyesalkan dengan keterbatasan persediaan obat-obatan di puskesmas.

  • Safari Ramadhan di Pelitung, Ini Pesan Wawako Dumai Untuk Dinkes

    DUMAI, datariau.com - Wakil Walikota Dumai meminta kepada Dinas Kesehatan untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan terdekat kepada warga Dumai, khususnya y

  • Forum Kecamatan Sehat di Tualang Siak Terbentuk

    PERAWANG, datariau.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Siak menggelar Pembentukan Forum Kecamatan Sehat (FKS) Kabupaten Siak, Senin (22/5/2017) sekira p

  • KOMENTAR