Senin, 18 Des 2017 / 29 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Legislatif
  • Banggar DPRD Inhu Kaget, Utang Kasda Rp1,4 Miliar Menyusup dalam KUA PPAS

Banggar DPRD Inhu Kaget, Utang Kasda Rp1,4 Miliar Menyusup dalam KUA PPAS

Oleh: Heri
Senin, 09 Okt 2017 15:42
view: 1.438
Anggota Banggar DPRD Inhu Suharto SH.
RENGAT, datariau.com - Kasus dugaan korupsi Kas Daerah Pemerintahan Kabupaten Inhu Rp 1,4 miliar pada tahun 2010 yang melibatkan dua pejabat aktif hampir saja dibayarkan melalui APBD Perhubahan Tahun 2017. Hal ini diketahui saat DPRD Inhu melakukan pembahasan melalui Badan Anggaran DPRD di APBD Perhubahan 2017.
 
"Hutang Kasda tahun 2010 sebesar Rp1,4 miliar saat pembahasan APBD Perhubahan Tahun 2017 masuk dalam KUA dan PPAS Perhubahan. Karena itu tidak sesuai dengan penggunaan dalam usulan dari TAPD maka kami coret," terang Anggota Banggar DPRD Inhu Suharto SH kepada datariau.com, Senin (9/10/2017).
 
Dijelaskannya, disaat banggar melakukan pembahasan KUA dan PPAS perhubahan tahun 2017 di dalam usulan ditemukan untuk pembayaran hutang Kasda pada tahun 2010 sebesar Rp 1,4 miliar melalui APBD Perhubahan.
 
"Karena prihal itu tidak sesuai ketentuan usulan pembayaran Kasda tahun 2010, dicoret oleh tim banggar," terangnya.
 
Sebelumnya, dugaan kasus korupsi Kas Daerah Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Pemkab Inhu), 2 pejabat aktif konon sudah menjadi tersangka, bahkan satu diantaranya ditahan.
 
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rengat Supardi SH MH melalui Kasi Pidsus Agus Sukandar SH saat dikonfirmasi membenarkan dua orang pejabat aktif sudah ditetapkan tersangka.
 
"Benar, dua pejabat aktif dari lingkungan Pemkab Inhu sudah ditetapkan tersangka dan salah satunya sudah ditahan, kedua orang ini terkait kasus dugaan korupsi Kas Daerah (Kasda) Pemkab Inhu," terangnya.
 
Diterangkan Supardi, kedua pejabat itu adalah Plt Kadis Pasar dan Perdagangan inisial RM dan Kepala Bidang (Kabid) Informatika Diskominfo Pemkab Inhu inisial EA.
 
Diterangkan, keduanya ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi karena di tahun 2010 silam melakukan pencarian Kas Daerah sebesar Rp1,4 miliar dari tiga bank, yakni Bank Mandiri, Bank BNI dan bank BUMD milik Pemkab Inhu BPR Indra Arta Rengat.
 
Untuk tersangka atas nama RM tidak ditahan karena kondisi kesehatan kurang memungkinkan. Karena menurut medis RM sedang sakit, maka ditetapkan menjadi tahanan kota.
 
"Sedangkan untuk EA telah ditahan dan dititipkan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru," sambung Agus.
 
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Inhu Ir Hendrizal  MSi juga membenarkan dua pejabat Inhu mejadi tersangka Korupsi dan satu diantaranya ditahan.
 
"Barangkali untuk memudahkan penyidikan," terang Hendrizal,
 
Hendrizal tidak menepis penangguhan penahanan kepada tersangka atas nama RM karena alasan sakit. "Sakit, kan tidak mungkin ditahan," singkat Hendrizal.
loading...
Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Anggota DPRD Kampar dan Ketua IWO Kunjungi Warga yang Menderita Penyakit Aneh di Desa Limau Manis

    KAMPAR, datariau.com - Iba, itulah kata yang pantas untuk menggambarkan kondisi Junaidi, warga RT 02 RW 01 Dusun 1 Desa Limau Manis Kecamatan Kampar yang men

  • IKKD DPRD Kampar Gelar Donor Darah, Sejumlah Personel Kepolisian Ikut Berpartisipasi

    BANGKINANG, datariau.com - Rabu pagi 13 Desember 2017, sejumlah personel Polres Kampar mengikuti Donor Darah dalam rangka pelaksanaan Program Kerja IKKD DPRD Kampar.
  • DPRD Pekanbaru Agendakan Hearing Kepala Puskesmas dan Kadiskes

    PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD kota Pekanbaru Jhon Romi Sinaga mengkritisi keras terkait dugaan pemotongan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puske
  • Soal Tanah Kuburan Dijual, Komisi I DPRD Pekanbaru Panggil Camat Payung Sekaki

    PEKANBARU, datariau.com - Terkait adanya laporan tentang dugaan penjualan lahan kuburan seluas 1 hektare di Jalan Beringin, Kelurahan Sei Sibam, Kecamatan Pa

  • Sidak DPRD Riau Temukan Pabrik Kelapa Sawit Gunakan Air Permukaan Tanpa Meteran

    PEKANBARU, datariau.com - Saat melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) kemarin Selasa, Komisi B DPRD Riau mendapati 2 perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menggunakan
  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg