Rabu, 18 Okt 2017 / 27 Muharram 1439
  • Home
  • Legislatif
  • Banggar DPRD Inhu Kaget, Utang Kasda Rp1,4 Miliar Menyusup dalam KUA PPAS

Banggar DPRD Inhu Kaget, Utang Kasda Rp1,4 Miliar Menyusup dalam KUA PPAS

Oleh: Heri
Senin, 09 Okt 2017 15:42
view: 1386
Anggota Banggar DPRD Inhu Suharto SH.
RENGAT, datariau.com - Kasus dugaan korupsi Kas Daerah Pemerintahan Kabupaten Inhu Rp 1,4 miliar pada tahun 2010 yang melibatkan dua pejabat aktif hampir saja dibayarkan melalui APBD Perhubahan Tahun 2017. Hal ini diketahui saat DPRD Inhu melakukan pembahasan melalui Badan Anggaran DPRD di APBD Perhubahan 2017.
 
"Hutang Kasda tahun 2010 sebesar Rp1,4 miliar saat pembahasan APBD Perhubahan Tahun 2017 masuk dalam KUA dan PPAS Perhubahan. Karena itu tidak sesuai dengan penggunaan dalam usulan dari TAPD maka kami coret," terang Anggota Banggar DPRD Inhu Suharto SH kepada datariau.com, Senin (9/10/2017).
 
Dijelaskannya, disaat banggar melakukan pembahasan KUA dan PPAS perhubahan tahun 2017 di dalam usulan ditemukan untuk pembayaran hutang Kasda pada tahun 2010 sebesar Rp 1,4 miliar melalui APBD Perhubahan.
 
"Karena prihal itu tidak sesuai ketentuan usulan pembayaran Kasda tahun 2010, dicoret oleh tim banggar," terangnya.
 
Sebelumnya, dugaan kasus korupsi Kas Daerah Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Pemkab Inhu), 2 pejabat aktif konon sudah menjadi tersangka, bahkan satu diantaranya ditahan.
 
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rengat Supardi SH MH melalui Kasi Pidsus Agus Sukandar SH saat dikonfirmasi membenarkan dua orang pejabat aktif sudah ditetapkan tersangka.
 
"Benar, dua pejabat aktif dari lingkungan Pemkab Inhu sudah ditetapkan tersangka dan salah satunya sudah ditahan, kedua orang ini terkait kasus dugaan korupsi Kas Daerah (Kasda) Pemkab Inhu," terangnya.
 
Diterangkan Supardi, kedua pejabat itu adalah Plt Kadis Pasar dan Perdagangan inisial RM dan Kepala Bidang (Kabid) Informatika Diskominfo Pemkab Inhu inisial EA.
 
Diterangkan, keduanya ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi karena di tahun 2010 silam melakukan pencarian Kas Daerah sebesar Rp1,4 miliar dari tiga bank, yakni Bank Mandiri, Bank BNI dan bank BUMD milik Pemkab Inhu BPR Indra Arta Rengat.
 
Untuk tersangka atas nama RM tidak ditahan karena kondisi kesehatan kurang memungkinkan. Karena menurut medis RM sedang sakit, maka ditetapkan menjadi tahanan kota.
 
"Sedangkan untuk EA telah ditahan dan dititipkan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru," sambung Agus.
 
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Inhu Ir Hendrizal  MSi juga membenarkan dua pejabat Inhu mejadi tersangka Korupsi dan satu diantaranya ditahan.
 
"Barangkali untuk memudahkan penyidikan," terang Hendrizal,
 
Hendrizal tidak menepis penangguhan penahanan kepada tersangka atas nama RM karena alasan sakit. "Sakit, kan tidak mungkin ditahan," singkat Hendrizal.
loading...
Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
Legislatif Terbaru
  • Anggota Komisi IV DPRD Siak Bawa Pulang 6000 Keping Blangko E-KTP dari Kemendagri
  • Usai Putusan BAORI, DPRD Minta Usut Kucuran Dana KONI Pekanbaru
  • Tower Sutet Resahkan Masyarakat, DPRD Pekanbaru Hearing dengan PLN
  • Banggar Temukan Anggaran Bayar Utang Pajak Rp6,2 Miliar Masuk APBD-P Inhu Tahun 2017
  • Banggar DPRD Inhu Kaget, Utang Kasda Rp1,4 Miliar Menyusup dalam KUA PPAS
  • IKLAN TUKANG ABU RAFI
    Data Foto
    BAGIKAN:

    BACA JUGA

  • Dua Pejabat Inhu Mulai Disidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru

    PEKANBARU, datariau.com - Dua pejabat Indragiri Hulu (Inhu) menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru.

  • Dua Pejabat Inhu Tersangka Korupsi Kasda Kembalikan Kerugian Negara Rp1,4 Miliar

    RENGAT, datariau.com - Dua pejabat aktif Inhu yang menjadi tersangka perkara korupsi Kasda Pemkab Inhu tahun 2010 silam yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp1,4
  • Dua Pejabat Aktif di Inhu Ditetapkan Tersangka, 1 Ditahan

    RENGAT, datariau.com - Dugaan kasus korupsi Kas Daerah Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Pemkab Inhu), 2 pejabat aktif konon sudah menjadi tersangka, bahkan satu di

  • Diduga Jual Asset Negara, Oknum Anggota DPRD Inhu Terancam Pidana Korupsi

    RENGAT, datariau.com - Terkait penjualan lahan kebun kelapa sawit milik Negara dalam hal ini BUMN PTPN 5 Sei Lala, yang diduga dilakukan oknum Anggota DPRD I

  • Korupsi Pembangunan Tower Internet di Desa Rakit Kulim, Dody: 19 Kades Harusnya Ditahan

    RENGAT, datariau.com - Sidang perkara korupsi pembangunan tower internet di 19 desa di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Inhu memasuki agenda sidang kedua di

  • DPRD Inhu Kecewa Hasil Pekerjaan Proyek Peningkatan Struktur Jalan Simpang 4 Belilas Tak Sesuai Harapan

    RENGAT, datariau.com - Ketua Komisi III DPRD Inhu Raja Irwantoni SE didampingi Wakil Ketua H Suradi bersama Dinas Pekerjaan Umum kemarin Kamis (14/9/2017) turun ke loka
  • Usai Diperiksa, ZK Tersangka Kasus Meubeler Disdikpora Kampar Langsung Ditahan

    BANGKINANG KOTA, datariau.com - Setelah melalui rangkaian pemeriksaan, akhirnya ZK, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan meubeler sekolah tahun 2015 di Dinas Pendidikan
  • KOMENTAR