Rabu, 28 Jun 2017 / 3 Syawal 1438
  • Home
  • Legislatif
  • DPRD Desak Disperindag Tinjau ke Pasaran, Jangan Hanya Menunggu Laporan

Isu Cabe Berformalin di Pekanbaru

DPRD Desak Disperindag Tinjau ke Pasaran, Jangan Hanya Menunggu Laporan

Kamis, 26 Jan 2017 15:15
view: 841
Ilustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Adanya informasi beredar bahwa cabe berformalin telah masuk dan diperjualbelikan di pasaran di Kota Pekanbaru, mendapat tanggapan serius Anggota DPRD Kota Pekanbaru. Memastikan itu, dinas terkait diminta meninjau di pasaran.

"Ciri-cirinya kan sudah jelas, cabe terlihat mengkilap, keras dan segar, sepertinya banyak kita lihat di pasaran, untuk itu kepada Disperindag kita minta turun bersama tim ke lapangan untuk memantau cabe yang dijual di pasaran," ungkap Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Roem Diani Dewi, Kamis (25/1/2017).

Menurut Politisi PKS ini, jika dinas terkait hanya menunggu laporan saja, maka kebijakan ini dinilai sangat tidak tepat. Karena masyarakat awam akan enggan melapor karena dinilai hanya mengabiskan waktu saja dan mereka juga tidak mengetahui prosedur pelaporan seperti apa.

"Oke lah misalnya Disperindag menilai ini bukan kewenangan mereka, karena persoalan zat berbahaya ada pada BPOM, setidaknya Disperindag juga berperan untuk mengantisipasi agar komoditi yang sangat diperlukan ini tidak dirusak oleh oknum yang mencari keuntungan secara curang," sebut Roem.

Untuk itu, Roem mengharapkan agar dinas terkait agar segera memantau peredaran cabe yang disebut berformalin ini, agar tidak sampai beredar di Kota Pekanbaru. Sebab, dampak kesehatan dalam jangka panjang sangat buruk atas keberadaan cabe berformalin jika dikosumsi manusia.

"Terlebih ini kebutuhan yang setiap hari dicari para ibu rumah tangga, terkadang mereka menemukan kondisi cabe keras, mengkilap dan ciri-ciri berformalin, hanya saja sulit untuk melapor kemana, maka Disperindag atau dinas terkait harus segera membuka diri tempat aduan," pintanya.

Bahkan ketika dinas terkait tidak membuka tempat aduan masyarakat, Roem menambahkan, bahwa pihaknya di Komisi II siap menampung aspirasi masyarakat. Artinya, masyarakat bisa mengadukan jika ditemukan cabe diduga diberi formalin, kepada DPRD Kota Pekanbaru.

"Bawa sampel cabenya dan catat identitas toko atau pedagangnya, nanti kita akan sama-sama usut bersama dinas terkait," pungkasnya.

Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Gawat, Sejumlah Makanan di Pasar Rakyat Rengat Inhu Positif Mengandung Zat Berbahaya

    RENGAT, datariau.com - Lagi, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Riau di bulan Ramahdan menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya di makanan b

  • Ditemukan Makanan di Pasar Ramadhan Mengandung Bahan Berbahaya

    SELATPANJANG, datariau.com - Masyarakat Kepulauan Meranti umumnya umat muslim yang tengah menghadapi bulan Ramadhan agar lebih berhati-hati memilih menu berb

  • Pemerintah Diminta Cek Jajanan Berbuka Puasa, Pastikan Tidak Mengandung Bahan Berbahaya

    SELATPANJANG, datariau.com - Memasuki bulan Ramadhan banyak pedagang musiman yang menjual berbagai jenis makanan dan minuman serta jajanan untuk menu berbuka

  • Di Kalimantan, Cabe Dijual Perbuah Rp500

    KOTAWARINGIN BARAT, datariau.com - Pedasnya cabai tidak hanya dirasakan di mulut. Bumbu dapur yang satu ini kian 'pedas' saat dibeli di sejumlah pasa

  • DPRD Desak Disperindag Tinjau ke Pasaran, Jangan Hanya Menunggu Laporan

    PEKANBARU, datariau.com - Adanya informasi beredar bahwa cabe berformalin telah masuk dan diperjualbelikan di pasaran di Kota Pekanbaru, mendapat tanggapan s

  • Waspada, Cabe Berformalin Beredar di Kota Pekanbaru

    PEKANBARU, datariau.com - Diduga bagian dari modus pedagang tak bertangung jawab mengeruk untung besar, terjadi praktek pencampuran cabe dengan formaln. Tuju

  • Harga Cabe Kembali Membuat Warga Pekanbaru Menjerit, Capai Rp70 Ribu Sekilo

     

    PEKANBARU, DATARIAU.COM - Setelah ayam potong naik, kini giliran harga cabe juga ikut membuat warga Kota Pekanbaru menjerit. Terpantau ha
  • KOMENTAR
    PERMASI
    Iklan,FARMAOPTICAL