Kamis, 18 Jan 2018 / 1 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Legislatif
  • DPRD Inhu Minta Tim Saber Pungli Usut Dugaan Potongan Dana Sertifikasi Guru

DPRD Inhu Minta Tim Saber Pungli Usut Dugaan Potongan Dana Sertifikasi Guru

Oleh: Heri
Senin, 08 Jan 2018 08:40
view: 926
RENGAT, datariau.com - Dugaan pungutan liar dengan modus pemotongan dana sertifikasi guru di Kabupaten Inhu sepertinya cukup rapi dan terkoordinir. Pasalnya, kurang lebih 2 tahun hingga kini tidak tercium oleh aparat hukum maupun tim Sagas Saber Pungli.
 
Menurut informasi yang dirangkum datariau.com di lapangan, dugaan pungli sertifikasi guru di koordinir setiap UPTD Pendidikan dan Kebudayaan dengan modus untuk biaya pemberkasan dan ADM.
 
Sebagaimana yang disampaikan oleh beberapa guru di Kecamatan Pasir Penyu belum lama ini kepada datariau.com, bahwa pemotongan atau pungli sertifikasi nilainya berpariasi tergantung pada golaongan guru yang tersertifikasi.
 
Untuk guru golangan 4 dipotang Rp80 ribu, untuk guru golongan 3 dipotong Rp70 dan untuk guru golongan 2 dipotong Rp50 ribu yang mana uang diserahkan kepada operator sekolah dan ada juga langsung diserahkan kepada kepala sekolah.
 
"Pemotongan atau pungli sertifikasi guru se Kabupaten Inhu yang mengkoordinir adalah UPT Pendidikan dan Kebudayaan," tegas salah seorang guru yang menjadi korban pemotongan seritifikasi, kemarin.
 
"Coba bayangkan saja untuk se Kabupaten Inhu guru yang ikut sertifikasi kurang lebih sebanyak 2000 orang guru, kalau diambil rata-rata saja pemotongan Rp50 ribu per orang dikalikan 2000 orang, maka jumlahnya menyapai ratusan juta untuk satu kali pencairan sertifikasi. Pertanyaannya dikemanakan uang sebanyak itu dan siapa-siapa saja orang yang menikmati uang hasil potongan sertifikasi," sebut guru.
 
Sementara itu, Seketaris Komisi lV DPRD Inhu, Marlius mengatakan, adanya pemotongan atau pungutan dana sertifikasi guru yang terjadi di Kabupaten Inhu sangat disesalkan. Tak seharusnya hal-hal seperti itu terjadi, seharusnya Dinas Pendidikan maupun UPTD Pendidikan mencari jalan keluar bukan memotong honor sertifikasi.
 
"Atas kejadian ini kami berharap aparat hukum dan Tim Sagas Saber Pungli dapat segera melakukan penyelidikan di setiap UPT Pendidikan yang ada di Kabupaten Inhu, karena berdasarkan laporan pemotongan sertifikasi terjadi se kabupaten Inhu ini dikoordinir dari UPT Pendidikan di setiap kecamatan," tegasnya.
Editor: Redaksi

Sumber: Datariau.com

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Dugaan Anggota Satpol PP Fiktif, Sondia Warman: Jangan Hanya Coret, Tapi Diusut Tuntas

    PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman SH MH mengapresiasi langkah Kepala Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono dalam

  • DPRD Minta Kepala Sekolah Terindikasi Pungli Jadi Prioritas Dimutasi

    PEKANBARU, datariau.com - Rencana mutasi beberapa kepala sekolah di Kota Pekanbaru disambut baik oleh kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru, terutama mu

  • DPRD Pekanbaru Ingatkan Warga Waspada Travel Umroh Bodong

    PEKANBARU, datariau.com - Belakangan ini semakin banyak travel bodong yang terungkap, mereka dengan modus bisa memberangkatkan jamaah umroh ke Makkah, ternya

  • Tahun Politik, Waspada Uang Palsu

    PEKANBARU, datariau.com - Terungkapnya peredaran uang palsu di beberapa daerah di Riau harus menjadi perhatian serius oleh semua pihak, bahkan masyarakat Kot

  • DPRD Inhu Minta Tim Saber Pungli Usut Dugaan Potongan Dana Sertifikasi Guru

    RENGAT, datariau.com - Dugaan pungutan liar dengan modus pemotongan dana sertifikasi guru di Kabupaten Inhu sepertinya cukup rapi dan terkoordinir. Pasalnya, kurang
  • KOMENTAR
    Polling

    Pilih Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2019-2024 Idola Anda
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto