Jumat, 20 Okt 2017 / 29 Muharram 1439
  • Home
  • Legislatif
  • DPRD Pekanbaru Minta Dinas Terkait Periksa Bahan Berbahaya dalam Jajanan Anak

DPRD Pekanbaru Minta Dinas Terkait Periksa Bahan Berbahaya dalam Jajanan Anak

Rabu, 08 Mar 2017 16:14
view: 1179
dok.
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Roem Diani Dewi.

PEKANBARU, datariau.com - Pihak Kepolisian, Disperindag, BPOM dan intansi terkait lainnya diminta segera bertindak dan turun ke lapangan guna memastikan jajanan anak dalam hal ini permen dot yang diduga mengandung narkoba. Agar jajanan ini tidak beredar di Kota Pekanbaru.

Pasalnya, saat ini permen dot yang diduga mengandung narkoba dikabarkan sedang marak diperjualbelikan di sejumlah sekolah dasar dan taman kanak-kanak (TK) di Kota Surabaya, bahkan guna memastikan perihal kasus itu, pemerintah Surabaya Jawa Timur bersama pihak terkait lainnya seperti pihak BPOM dikabarkan sedang melakukan penyelidikan.

"Ini harus diantisipasi, jangan sampai masuk ke daerah kita, untuk itu pihak kepolisian sudah bisa bergerak turun ke lapangan memastikan permen dot yang diduga mengandung narkoba tidak beredar di Pekanbaru, telusuri setiap pedagang maupun produsen," ungkap Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Roem Diani Dewi, Rabu (8/3/2017).

Bahkan menurut Politisi PKS ini, jika kasus permen terindikasi mengandung narkoba ini benar adanya, pihak kepolisian diminta bisa bersikap tegas dan menegakkan aturan yang ada.

"Jika terbukti benar ada dan positif mengandung narkoba, kita minta pihak penegak hukum bisa bersikap tegas dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku tindak kejahatan baru ini, pasalnya mereka sudah berusaha merusak generasi bangsa dengan memasukkan zat-zat berbahaya ke dalam jajanan yang disasar oleh anak-anak," tegas Roem.

Lebih jauh Roem juga berharap, sebagai bentuk antisipasi, pihak pemerintah baik itu BPOM, Diskes dan pihak sekolah perlu bekerja sama melakukan sosialisasi kepada siswa tentang bahaya narkoba.

"Kita berharap para siswa diberi pemahaman tentang bahaya narkoba ini, apalagi jika dikemas dalam bentuk semenarik mungkin seperti dugaan permen dot mengandung narkoba itu, kan sangat susah sekali dikenali oleh masyarakat apalagi anak-anak, saya kira pihak sekolah juga berperan dan tidak boleh membiarkan pedagang berkeliaran di luar sekolah yang jajanananya belum terjamin kesehatan dan keamanannya," sebutnya.

Selain itu, kepada pihak masyarakat juga diharapkan lebih selektif lagi dalam membelikan jajanan untuk keluarga. "Jangan hanya dilihat dari kemasannya yang menarik saja, tetapi perhatikan semua aspek, mulai dari lebel halal, kadarluarsanya, komposisi, tertera atau tidak lebel BPOM dan segala macamnya, kalau tidak ada saya rasa nggak usah beli," pungkasnya.

loading...
Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Polresta, BPOM dan BNN Berikan Penyuluhan Tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Obat-Obatan

    PEKANBARU, datariau.com - Pencegahan peredaran obat dan makanan ilegal di masyarakat menjadi fokus Polri bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Badan N
  • Karena Kasus Bakso Mekar, BPOM Pekanbaru Dapat Anggaran Pengadaan Alat Uji Sampel Makanan

    PEKANBARU, datariau.com - Berkat kasus Bakso Mekar yang diduga mengandung daging babi, kedepan Pemko Pekanbaru akan menganggarkan Alat Uji Sampel Makanan aga

  • DPRD Minta BBPOM Cek Semua Warung Bakso di Pekanbaru

    PEKANBARU, datariau.com - Temuan BBPOM Pekanbaru terhadap warung Bakso Mekar Jl KH Ahmad Dahlan Sukajadi yang diduga menjual bakso mengandung daging babi, me

  • Masih Marak, Hentikan Praktek Pungli, Penjualan Buku dan Seragam Sekolah

    MEDAN, datariau.com - Meski sudah tegas dilarang‎ dalam PP Nomor 17 Tahun 2010 dan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, pr

  • Asisten III Setda Inhil Buka Sosialisasi Permendagri Nomor 33 Tahun 2017

    Tembilahan, Datariau.com -  Bertempat dilantai 5 kantor bupati Inhil, Senin (31/7/17) Bupati Inhil yang di wakili asisten lll bidang administrasi dan umum Dra H
  • Kasus Keracunan, KimTeng Pekanbaru Masih Tutup Selama Belum Ada Rekom BPOM

    PEKANBARU, datariau.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru belum mengizinkan kedai kopi KimTeng di Jalan Senapelan k

  • Temuan Beras Plastik di Pekanbaru, Dewan Akan Panggil BPOM

    PEKANBARU, datariau.com - Adanya pernyataan dari Kabid Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru Mas Irba Sulaiman yang mengungkapkan pihaknya telah mengirim sa

  • KOMENTAR