Jumat, 22 Sep 2017 / 1 Muharram 1439
  • Home
  • Legislatif
  • Gas Elpiji 3Kg di Pekanbaru Langka Lagi, DPRD Minta Disperindag Sidak Pangkalan yang Bermain

Gas Elpiji 3Kg di Pekanbaru Langka Lagi, DPRD Minta Disperindag Sidak Pangkalan yang Bermain

Oleh: Wanti
Senin, 20 Mar 2017 09:24
view: 861
Ilustrasi

PEKANBAARU, datariau.com - Kelangkaan gas elpiji 3 kg belakangan ini mendapat kritikan dari kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru, bahkan dewan menduga kelangkaan terjadi akibat banyaknya oknum pangkalan yang berbuat curang.

Kecurangan yang rawan dilakukan yakni menjual elpiji 3 Kg bukan kepada masyarakat miskin melainkan ke warung-warung dan pemilik usaha kuliner dan rumah makan. Dengan demikian, pangkalan yang berbuat curang mendapat keuntungan berlipat ganda dan elpiji subsidi tersebut pun tidak terjual kepada masyarakat miskin, hanya sedikit yang dinikmati oleh masyarakat miskin yang akhirnya elpiji subsidi tidak tepat sasaran.

"Untuk itu, kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan diminta menindak kepada pelaku atau oknum-oknum yang berbuat curang," tegas Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Fathullah saat dikonfirmasi melalui selulernya, Ahad (19/3/2017).

Fathullah meminta agar pemberian izin kepada pengkalan juga diperketat, apalagi sekarang ini hanya bermodalkan izin dari camat orang sudah bisa buka pangkalan. "Disperindag harus memperhatikan soal itu, penerbitan izin harus dilakukan Disperindag langsung," jelasnya.

Fathullah mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina terkait kelangkaan gas elpiji belakangan ini. "Pertamina sebut tidak ada kelangkaan, agen-agen ini yang banyak nakal, banyak menyimpan stok gas sehingga untuk masyakarat berkurang," terangnya.

Kedepan, Fathullah berharap Disperindag dan pihak Pertamina intens melakukan koordinasi, dan bekerjasama untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) agar kondisi riil yang terjadi di lapangan cepat disikapi.

"Karena pelanggaran dan permainan di lapangan sangat mungkin terjadi oleh mereka yang tidak bertanggung jawab mencari keuntungan dengan berbuat curang. Coba cek juga ke rumah makan dan usaha-usaha lainnya, mereka gunakan elpiji subsidi untuk rumah tangga atau tidak, ini perlu disikapi dengan serius," tegasnya.

Editor: Wanti

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Ketahuan Jual Elpiji ke Pengecer, Pangkalan di Pekanbaru Ditutup Pemerintah

    PEKANBARU, datariau.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru akhirnya mengumumkan jika JM, salah satu pemilik pangkalan elpiji yang diberi nama
  • Gas Langka, Disperindag Turun ke Warung Pengecer

    PEKANBARU, datariau.com - Pangkalan elpiji di Kota Pekanbaru beberapa waktu ini kosong, sementara di warung-warung pengecer, tabung melon itu banyak stok dan dijual den
  • Pelaku Usaha Makanan Dilarang Gunakan Elpiji Subsidi

    PEKANBARU, datariau.com - Selain melakukan sidak penjualan gas 3 kg di Kecamatan Rumbai dan Bukit Raya, Disperindag Kota Pekanbaru berencana untuk menyurati seluruh pel
  • Ternyata Ini Penyebab Distribusi Elpiji Subsidi di Pekanbaru Terhambat

    PEKANBARU, datariau.com - Saat ini, Kota Pekanbaru mengalami kekurangan gas elpiji subsidi 3 kg. Kekurangan tersebut terjadi karena adanya insiden yang menye

  • Idul Adha Elpiji 3 Kg Langka, Harga Selangit Bikin Warga Menjerit

    LANGSA, datariau.com - Memasuki hari Raya Idul Adha ketiga tahun 2017, harga gas melon elpiji 3 kg bersubsidi di Langsa tembus Rp32 ribu per-tabung, pasalnya

  • Pengoplos Ratusan Tabung Elpiji Subsidi Diringkus Polisi

    BANDUNG, datariau.com - Polisi menggerebek rumah yang digunakan sebagai tempat pengoplosan gas LPG. Penggerebekan berlangsung di Perum Nuansa Utama Banjar, J

  • Disperindag Akui Masih Banyak Restoran di Pekanbaru Gunakan Elpiji Subsidi

    PEKANBARU, datariau.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru kembali menemukan adanya restoran di Pekanbaru yang menggunakan ga

  • KOMENTAR