Jumat, 26 Mei 2017 / 29 Syaaban 1438
  • Home
  • Legislatif
  • Gas Elpiji 3Kg di Pekanbaru Langka Lagi, DPRD Minta Disperindag Sidak Pangkalan yang Bermain

Gas Elpiji 3Kg di Pekanbaru Langka Lagi, DPRD Minta Disperindag Sidak Pangkalan yang Bermain

Oleh: Wanti
Senin, 20 Mar 2017 09:24
view: 806
Ilustrasi

PEKANBAARU, datariau.com - Kelangkaan gas elpiji 3 kg belakangan ini mendapat kritikan dari kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru, bahkan dewan menduga kelangkaan terjadi akibat banyaknya oknum pangkalan yang berbuat curang.

Kecurangan yang rawan dilakukan yakni menjual elpiji 3 Kg bukan kepada masyarakat miskin melainkan ke warung-warung dan pemilik usaha kuliner dan rumah makan. Dengan demikian, pangkalan yang berbuat curang mendapat keuntungan berlipat ganda dan elpiji subsidi tersebut pun tidak terjual kepada masyarakat miskin, hanya sedikit yang dinikmati oleh masyarakat miskin yang akhirnya elpiji subsidi tidak tepat sasaran.

"Untuk itu, kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan diminta menindak kepada pelaku atau oknum-oknum yang berbuat curang," tegas Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Fathullah saat dikonfirmasi melalui selulernya, Ahad (19/3/2017).

Fathullah meminta agar pemberian izin kepada pengkalan juga diperketat, apalagi sekarang ini hanya bermodalkan izin dari camat orang sudah bisa buka pangkalan. "Disperindag harus memperhatikan soal itu, penerbitan izin harus dilakukan Disperindag langsung," jelasnya.

Fathullah mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina terkait kelangkaan gas elpiji belakangan ini. "Pertamina sebut tidak ada kelangkaan, agen-agen ini yang banyak nakal, banyak menyimpan stok gas sehingga untuk masyakarat berkurang," terangnya.

Kedepan, Fathullah berharap Disperindag dan pihak Pertamina intens melakukan koordinasi, dan bekerjasama untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) agar kondisi riil yang terjadi di lapangan cepat disikapi.

"Karena pelanggaran dan permainan di lapangan sangat mungkin terjadi oleh mereka yang tidak bertanggung jawab mencari keuntungan dengan berbuat curang. Coba cek juga ke rumah makan dan usaha-usaha lainnya, mereka gunakan elpiji subsidi untuk rumah tangga atau tidak, ini perlu disikapi dengan serius," tegasnya.

Editor: Wanti

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Jelang Ramadhan, Elpiji 3 Kg Langka di Teluk Kuantan

    TALUK KUANTAN, datariau.com - Jelang puasa Ramadhan 1438 H yang jatuh pada tanggal 27 Mei 2017 pekan depan, kelangkaan elpiji tabung 3 kg melanda Kota Teluk

  • Jelang Puasa, DPRD Pekanbaru Minta Disperindag Awasi Gas Elpiji 3 Kg

    PEKANBARU, datariau.com - Meski Bulan Puasa masih lama, namun riak kelangkaan gas elpiji 3 Kg di Kota Pekanbaru mulai berhembus. Kalangan DPRD tetap mewanti-

  • Gas Elpiji Langka, DPRD Pekanbaru Jadwalkan Panggil Pertamina

    PEKANBARU, datariau.com - Dalam waktu dekat, DPRD Kota Pekanbaru akan memanggil pihak Pertamina guna membahas maraknya persoalan kelangkaan gas elpiji 3 kilo

  • Gas Elpiji 3Kg di Pekanbaru Langka Lagi, DPRD Minta Disperindag Sidak Pangkalan yang Bermain

    PEKANBAARU, datariau.com - Kelangkaan gas elpiji 3 kg belakangan ini mendapat kritikan dari kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru, bahkan dewan menduga

  • Gas Elpiji 3 Kg Meledak, Tiga Warga Pekanbaru Terluka

    PEKANBARU, datariau.com - Tiga warga Jalan Fazar, Kelurahan Labuh Baru Barat, Pekanbaru mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas elpiji tiga kilogram.<

  • Ketahuan Kantongi Shabu, Pengusaha Agen Elpiji Ini Diangkut Polisi

    ASAHAN, datariau.com - IH (36) pengusaha agen elpiji warga Jalan Muhammad Yamin Kisaran Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kota Kisaran Timur diangkut polisi.

  • Disperindag Diminta Tertibkan Rumah Makan Gunakan Gas Elpiji Subsidi

    PEKANBARU, datariau.com - DPRD Kota Pekanbaru masih saja menerima laporan dari masyarakat terkait penggunaan gas elpiji subsidi 3 Kg yang tidak tepat sasaran

  • KOMENTAR
    PERMASI
    JAGO SABLON
    Iklan,FARMAOPTICAL