Jumat, 21 Jul 2017 / 26 Syawal 1438
  • Home
  • Legislatif
  • Gas Elpiji 3Kg di Pekanbaru Langka Lagi, DPRD Minta Disperindag Sidak Pangkalan yang Bermain

Gas Elpiji 3Kg di Pekanbaru Langka Lagi, DPRD Minta Disperindag Sidak Pangkalan yang Bermain

Oleh: Wanti
Senin, 20 Mar 2017 09:24
view: 832
Ilustrasi

PEKANBAARU, datariau.com - Kelangkaan gas elpiji 3 kg belakangan ini mendapat kritikan dari kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru, bahkan dewan menduga kelangkaan terjadi akibat banyaknya oknum pangkalan yang berbuat curang.

Kecurangan yang rawan dilakukan yakni menjual elpiji 3 Kg bukan kepada masyarakat miskin melainkan ke warung-warung dan pemilik usaha kuliner dan rumah makan. Dengan demikian, pangkalan yang berbuat curang mendapat keuntungan berlipat ganda dan elpiji subsidi tersebut pun tidak terjual kepada masyarakat miskin, hanya sedikit yang dinikmati oleh masyarakat miskin yang akhirnya elpiji subsidi tidak tepat sasaran.

"Untuk itu, kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan diminta menindak kepada pelaku atau oknum-oknum yang berbuat curang," tegas Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Fathullah saat dikonfirmasi melalui selulernya, Ahad (19/3/2017).

Fathullah meminta agar pemberian izin kepada pengkalan juga diperketat, apalagi sekarang ini hanya bermodalkan izin dari camat orang sudah bisa buka pangkalan. "Disperindag harus memperhatikan soal itu, penerbitan izin harus dilakukan Disperindag langsung," jelasnya.

Fathullah mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina terkait kelangkaan gas elpiji belakangan ini. "Pertamina sebut tidak ada kelangkaan, agen-agen ini yang banyak nakal, banyak menyimpan stok gas sehingga untuk masyakarat berkurang," terangnya.

Kedepan, Fathullah berharap Disperindag dan pihak Pertamina intens melakukan koordinasi, dan bekerjasama untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) agar kondisi riil yang terjadi di lapangan cepat disikapi.

"Karena pelanggaran dan permainan di lapangan sangat mungkin terjadi oleh mereka yang tidak bertanggung jawab mencari keuntungan dengan berbuat curang. Coba cek juga ke rumah makan dan usaha-usaha lainnya, mereka gunakan elpiji subsidi untuk rumah tangga atau tidak, ini perlu disikapi dengan serius," tegasnya.

Editor: Wanti

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Salah Sasaran, Subsidi Elpiji 3 Kg Ikut Dinikmati Kalangan Kaya

    JAKARTA, datariau.com - Belanja subsidi yang diusulkan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2017 mengalami p

  • Heboh, Ditemukan Tumpukan Tabung Gas Elpiji 3 Kg Ditempeli Besi Pemberat

    PERAWANG, datariau.com - Salah satu warga Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak mengaku terkena dampak dari kecurangan Gas Elpiji 3 kg. Warga m

  • Setelah di Inhu, Kini Gas Elpiji Isi Tidak Penuh Juga Ditemukan di Siak

    PERAWANG, datariau.com - Salah satu warga yang tinggal di Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang, Siak, Senin (19/6/2017) sekira pukul 12.00 WIB mengaku mendap

  • Warga Inhu Temukan Besi Pemberat di Tabung Gas Elpiji 3 Kg

    RENGAT, datariau.com - Akibat kurangnya pengawasan pihak Pertamina dan Disperindagpas terhadap peredaran tabung gas Elpiji 3 Kg di Kabupten Inhu, timbul berb

  • DPRD Desak Dinas Terkait Telusuri Asal Gas Elpiji 3 Kg yang Hanya Berisi Separuh

    RENGAT, datariau.com - Sekalipun sudah banyak warga yang mengalami atau menjadi korban saat beli tabung gas elpiji 3 kg yang isinya hanya separuh, namun seja

  • Heboh.. Baru Dibeli, Elpiji 3 Kg Isi Hanya Separuh

    RENGAT, datariau.com - Ita (45) seorang Ibu Rumah Tangga warga Kecamatan Pasir Penyu mengeluh bercampur kesal. Pasalnya, disaat beli tabung gas elpiji 3 kg isi hanya
  • Jelang Ramadhan, Elpiji 3 Kg Langka di Teluk Kuantan

    TALUK KUANTAN, datariau.com - Jelang puasa Ramadhan 1438 H yang jatuh pada tanggal 27 Mei 2017 pekan depan, kelangkaan elpiji tabung 3 kg melanda Kota Teluk

  • KOMENTAR