Rabu, 28 Jun 2017 / 3 Syawal 1438
  • Home
  • Legislatif
  • Masih Terjadi Pro-Kontra, Pemprov Riau Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Jalan Jalur Dua di Pasir Penyu dan Sei Lala Inhu

Masih Terjadi Pro-Kontra, Pemprov Riau Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Jalan Jalur Dua di Pasir Penyu dan Sei Lala Inhu

Oleh: Heri
Sabtu, 08 Apr 2017 14:05
view: 1274
Heri
Adila Ansori.

RENGAT, datariau.com - DPRD Kabupaten Inhu meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk meninjau ulang rencana pembangunan jalur dua yang ada di Kabupaten Inhu. Pasalnya, masih banyak terjadi pro dan kontra antara masyarakat dengan pemerintahan daerah setempat.

"Kita berharap Pemprov Riau untuk tinjau ulang rencana pembangunan jalan jalur dua di Kabupaten Inhu yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2017 ini dengan anggaran lebih kurang Rp25 miliar melalui APBD Pemprov Riau untuk dua kecamatan, yakni Kecamatan Pasir Penyu dan Sei Lala," kata Wakil Ketua II DPRD Inhu, Adila Ansori, Jumat (7/4/2017).

Contoh saja di kecamatan Pasir Penyu yang terkena pada jalur dua banyak lahan HGU PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP), sesuai aturan lahan yang masih status HGU tidak dapat dibangun menggunakan uang negara.

"Itu baru satu permasalahan. Dan bagaimana dengan permasalahan dengan masyarakat yang saat ini sedang bergejolak," tegas Adila Ansori yang akrab disapa Ucok.

Untuk itu, dia meminta Pemprov Riau melalui instansi terkiat dan DPRD Provinsi untuk mengkaji ulang sebelum terlaksananya pembangunan jalur dua tersebut. Karena dalam RKA awal adalah peningkat jalan sepanjang 3 kilometer dan bukan pembangunan jalur dua.

"Bila peningkatan jalan yang dilanjutkan, menurut saya itu yang lebih pantas, karena tidak ada mengenai lahan masyarakat, dan kedepannya baru dipikirkan pembangunan jalur dua dengan dana sharing antara Pemprov dengan pemerintahan daerah," sarannya.

Salah satu contoh, lanjut Ucok, kegiatan pisiknya dibiayai APBD Pemprov Riau dan untuk ganti rugi lahan masyarakat menggunakan APBD pemerintah daerah. "Pembangunan jalur dua di dua kecamatan ini terkesan dipaksakan," lanjutnya.

Selain itu, sambung Ucok, dengan dimulainya pembangunan jalur dua di kecamatan Pasir Penyu, yang direncanakan dari depan SMKN 1 sampai simpang masuk kantor camat, bila terlaksana terkesan tidak rapi. Karena harus berbelok tidak sesuai dengan rencana awal atau jalan lama, karena masih ada beberapa warga yang menolak lahannya terkena pada pembangunan jalur dua tersebut.

"Untuk itu juga kita minta kepada masyarakat Pasir Penyu untuk dapat berpikiran lebih cerdas dalam menyikapi pembangunan yang ada di daerah kita, dan siapa sih yang tidak mendukung untuk kemajuan daerah, saya atas nama pribadi dan atas nama Dewan sangat mendukung sekali dengan rencana pembangunan jalur dua, tapi harus sesuai dengan aturan dan tidak merugikan masyarakat," pungkas Ucok.

Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Pembangunan Jalan Jalur Dua di Inhu Terganggu Tiang Listrik yang Belum Dipindah

    RENGAT, datariau.com - Saat ini pelaksanaan kegiatan proyek jalan jalur dua di dua kecamatan di Kabupaten Inhu tahap awal sudah dimulai. Proyek tersebut dian

  • DPRD Desak Dinas Terkait Telusuri Asal Gas Elpiji 3 Kg yang Hanya Berisi Separuh

    RENGAT, datariau.com - Sekalipun sudah banyak warga yang mengalami atau menjadi korban saat beli tabung gas elpiji 3 kg yang isinya hanya separuh, namun seja

  • Rawan Menjadi Sarang Kejahatan, DPRD Minta Aparat Pro Aktif Awasi Rumah Kontrakan

    RENGAT, datariau.com - Keberadaan rumah kontrakan rawan menjadi tempat kejahatan seperti prostitusi, narkoba, maupun jadi persinggahan pelaku kejahatan. Untu

  • DPRD Sesalkan Aksi Pungutan di Sekolah, Orangtua Murid Diminta Melapor Secara Resmi

    RENGAT, datariau.com - Dengan adanya laporan masyarakat berbagai pungutan di sekolah-sekolah di Kabupaten Indragiri Hulu membuat Anggota DPRD Inhu kesal dan

  • DPRD Inhu Desak Kepolisian Selidiki Dugaan Maraknya Penampungan CPO Ilegal

    RENGAT, datariau.com - Beberapa pekan terakhir ini marak terpantau mobil truk pengangkut CPO berhenti di lokasi yang diduga sebagai tempat penampungan CPO il

  • PKL Belum Ditertibkan, DPRD Inhu Kecewa Berat

    RENGAT, datariau.com - Dewan Perwakillan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menyatakan rasa kecewa berat dengan kinirja Satuan Polisi Pamong Peraj

  • PERMASI
    Iklan,FARMAOPTICAL