Selasa, 12 Des 2017 / 23 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Legislatif
  • Masih Terjadi Pro-Kontra, Pemprov Riau Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Jalan Jalur Dua di Pasir Penyu dan Sei Lala Inhu

Masih Terjadi Pro-Kontra, Pemprov Riau Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Jalan Jalur Dua di Pasir Penyu dan Sei Lala Inhu

Oleh: Heri
Sabtu, 08 Apr 2017 14:05
view: 1.310
Heri
Adila Ansori.

RENGAT, datariau.com - DPRD Kabupaten Inhu meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk meninjau ulang rencana pembangunan jalur dua yang ada di Kabupaten Inhu. Pasalnya, masih banyak terjadi pro dan kontra antara masyarakat dengan pemerintahan daerah setempat.

"Kita berharap Pemprov Riau untuk tinjau ulang rencana pembangunan jalan jalur dua di Kabupaten Inhu yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2017 ini dengan anggaran lebih kurang Rp25 miliar melalui APBD Pemprov Riau untuk dua kecamatan, yakni Kecamatan Pasir Penyu dan Sei Lala," kata Wakil Ketua II DPRD Inhu, Adila Ansori, Jumat (7/4/2017).

Contoh saja di kecamatan Pasir Penyu yang terkena pada jalur dua banyak lahan HGU PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP), sesuai aturan lahan yang masih status HGU tidak dapat dibangun menggunakan uang negara.

"Itu baru satu permasalahan. Dan bagaimana dengan permasalahan dengan masyarakat yang saat ini sedang bergejolak," tegas Adila Ansori yang akrab disapa Ucok.

Untuk itu, dia meminta Pemprov Riau melalui instansi terkiat dan DPRD Provinsi untuk mengkaji ulang sebelum terlaksananya pembangunan jalur dua tersebut. Karena dalam RKA awal adalah peningkat jalan sepanjang 3 kilometer dan bukan pembangunan jalur dua.

"Bila peningkatan jalan yang dilanjutkan, menurut saya itu yang lebih pantas, karena tidak ada mengenai lahan masyarakat, dan kedepannya baru dipikirkan pembangunan jalur dua dengan dana sharing antara Pemprov dengan pemerintahan daerah," sarannya.

Salah satu contoh, lanjut Ucok, kegiatan pisiknya dibiayai APBD Pemprov Riau dan untuk ganti rugi lahan masyarakat menggunakan APBD pemerintah daerah. "Pembangunan jalur dua di dua kecamatan ini terkesan dipaksakan," lanjutnya.

Selain itu, sambung Ucok, dengan dimulainya pembangunan jalur dua di kecamatan Pasir Penyu, yang direncanakan dari depan SMKN 1 sampai simpang masuk kantor camat, bila terlaksana terkesan tidak rapi. Karena harus berbelok tidak sesuai dengan rencana awal atau jalan lama, karena masih ada beberapa warga yang menolak lahannya terkena pada pembangunan jalur dua tersebut.

"Untuk itu juga kita minta kepada masyarakat Pasir Penyu untuk dapat berpikiran lebih cerdas dalam menyikapi pembangunan yang ada di daerah kita, dan siapa sih yang tidak mendukung untuk kemajuan daerah, saya atas nama pribadi dan atas nama Dewan sangat mendukung sekali dengan rencana pembangunan jalur dua, tapi harus sesuai dengan aturan dan tidak merugikan masyarakat," pungkas Ucok.

loading...
Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Jelang Natal, DPRD Pekanbaru Minta Aparat Tetap Waspa Aksi Terorisme

    PEKANBARU, datariau.com - DPRD Kota Pekanbaru mengapresiasi kesuksesan Densus 88 dan Polda Riau dalam mengungkap terduga pelaku terorisme yang ternyata merek

  • Jalan dan Drainase Diperbaiki, Warga RW 03 Berterimakasih Kepada Ida Yulita Susanti

    PEKANBARU, datariau.com - Warga RW 03 Kelurahan Air Putih Kecamatan Tampan pada tahun 2017 ini menikmati semenisasi dan perbaikan drainase japan di 13 titik. 
  • Aksi Begal Karena Kecanduan Narkoba, DPRD Minta Polisi Rutin Patroli di Malam Hari

    PEKANBARU, datariau.com - Maraknya aksi begal belakangan ini disinyalir karena semakin banyaknya remaja kecanduan narkoba. Untuk itu kepolisian diminta razia rutin di m
  • DPRD Kritik Sekian Lama Banjir Pekanbaru Tak Tertangani

    PEKANBARU, datariau.com - Sekian lama banjir di Pekanbaru belum mampu ditangani bahkan semakin parah. DPRD sampai saat ini belum melihat master plan penanganan banjir t
  • Mulyadi: Cabut Izin Pangkalan Elpiji yang Membuat Susah Masyarakat

    PEKANBARU, datariau.com - Indikasi adanya pangkalan yang menjual elpiji subsidi secara curang semakin nyata adanya. DPRD Pekanbaru minta dinas terkait jangan berdiam
  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg