Sabtu, 16 Des 2017 / 27 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Legislatif
  • Tim Saber Diminta OTT Pelaku Pungli Terhadap Pedagang di Terminal BRPS Pekanbaru

Tim Saber Diminta OTT Pelaku Pungli Terhadap Pedagang di Terminal BRPS Pekanbaru

Oleh: Irawan
Selasa, 13 Jun 2017 16:47
view: 927

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE mendesak tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) untuk melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pelaku pungli yang berada di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru.

Arahan ini menyusul tidak ditemukannya pelaku pungli saat tim gabungan yang terdiri dari Polresta Pekanbaru, Satpol PP dan Disperindag Pekanbaru, menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di terminal BRPS Pekanbaru, Selasa (13/6/2017) dini hari tadi.

"Bagusnya kita arahkan OTT supaya terbuka semua. Karena banyak oknum yang bermain. Saya kira ini pasti dilakukan orang dalam juga. Masa nggak ketemu. Bohong aja, tidak mungkin tidak ketemu," kata Azwendi, saat dikonfirmasi melalui selularnya Selasa siang.

Menurutnya, Terminal BRPS Pekanbaru saat ini dinilai sudah tidak aman dan tidak nyaman lagi bagi para pedagang. Hal ini kata Politisi Demokrat itu, perlu perhatian serius dan melakukan penindakan karena proses pungli ini sudah berlangsung lama.

"Karena sudah lama mengapa didiamkan. Informasi (pungli,red) yang dilaporkan oleh pedagang itu sudah berlangsung lama. Disini kesannya seperti ada pembiaran, karena baru dini hari tadi ditindak, berarti terbukti bahwa di tempat itu (BRPS,red) benar terjadi pungutan liar," tegasnya.

Dia mendesak Disperindag Kota Pekanbaru untuk melakukan pendataan terhadap pedagang bongkar muat yang ada di terminal BRPS saat ini. Hal itu, untuk meminimalisir tindakan-tindakan pidana yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Kalau ini di data, artinya ada kontribusi terhadap Pemko Pekanbaru. Apalagi kita sekarang ada perda, dikaitkan kepada retribusi, jangan kesannya dibiarkan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, aparat gabungan Polresta Pekanbaru, Satpol PP dan Disperindag menggelar inspeksi mendadak pada dini hari tadi. Dalam sidak tersebut, petugas mendata 300 pedagang yang ada di Terminal BRPS.

Dari pengakuan pedagang, mereka diwajibkan membayar uang sebesar Rp15 ribu sampai Rp20 ribu per hari oleh kelompok-kelompok yang melakukan pungli. Beban uang itu menurut pelaku pungli digunakan sebagai uang kebersihan, lampu, lapak jualan serta uang parkir yang diberlakukan dari pukul 22.00 WIB malam sampai pukul 02.00 WIB dinihari. Selama operasi sidak, petugas mengaku belum menemukan pelaku pungli yang dicari.

loading...
Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Anggota DPRD Kampar dan Ketua IWO Kunjungi Warga yang Menderita Penyakit Aneh di Desa Limau Manis

    KAMPAR, datariau.com - Iba, itulah kata yang pantas untuk menggambarkan kondisi Junaidi, warga RT 02 RW 01 Dusun 1 Desa Limau Manis Kecamatan Kampar yang men

  • IKKD DPRD Kampar Gelar Donor Darah, Sejumlah Personel Kepolisian Ikut Berpartisipasi

    BANGKINANG, datariau.com - Rabu pagi 13 Desember 2017, sejumlah personel Polres Kampar mengikuti Donor Darah dalam rangka pelaksanaan Program Kerja IKKD DPRD Kampar.
  • DPRD Pekanbaru Agendakan Hearing Kepala Puskesmas dan Kadiskes

    PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD kota Pekanbaru Jhon Romi Sinaga mengkritisi keras terkait dugaan pemotongan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puske
  • Soal Tanah Kuburan Dijual, Komisi I DPRD Pekanbaru Panggil Camat Payung Sekaki

    PEKANBARU, datariau.com - Terkait adanya laporan tentang dugaan penjualan lahan kuburan seluas 1 hektare di Jalan Beringin, Kelurahan Sei Sibam, Kecamatan Pa

  • Sidak DPRD Riau Temukan Pabrik Kelapa Sawit Gunakan Air Permukaan Tanpa Meteran

    PEKANBARU, datariau.com - Saat melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) kemarin Selasa, Komisi B DPRD Riau mendapati 2 perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menggunakan
  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg