Sabtu, 24 Jun 2017 / 29 Ramadhan 1438
  • Home
  • Legislatif
  • Tolak Kenaikan Biaya STNK dan Tarif Listrik, BEM Inhu Datangi Kantor DPRD

Tolak Kenaikan Biaya STNK dan Tarif Listrik, BEM Inhu Datangi Kantor DPRD

Oleh: Heri
Kamis, 12 Jan 2017 16:39
view: 301
Heri
Para mahasiswa lakukan aksi protes di DPRD Inhu.

 

RENGAT, DATARIAU.COM - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar aksi protes ke Gedung DPRD Inhu, Kamis (12/1/2017).
 
Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah pusat yang dinilai tidak pro terhadap rakyat miskin dan meminta agar DPRD kabupaten Inhu untuk menyampaikan Petisi yang akan disampaikan oleh BEM Inhu ke DPR RI.
 
Kehadiran BEM Inhu disambut langsung oleh Pimpinan DPRD Inhu, Anggota DPRD Inhu dan dikawal langsung oleh pihak Kepolisian Resort (Polres) Inhu di bawah pimpinan langsung Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk.
 
Koordinator aksi M Zulkipli dalam kesempatan tersebut menyatakan, bahwa BEM Inhu dengan tegas menolak kebijakan Pemerintah Pusat terkait dikeluarkannya PP No 60 tahun 2016 tentang kenaikan biaya kendaraan bermotor hingga 3x lipat yang dinilai menyengsarakan rakyat.
 
Selain itu juga menolak kenaikan biaya tarif listrik yang mencapai 242,5 persen yang membuat masayarakat kecil menjerit.
 
"Untuk itu kita mendesak Presiden RI mencabut PP nomor 60 tahun 2016 dan membatalkan kenaikan tarif listrik untuk rakyat kecil dengan pelanggan berdaya 900 VA," paparnya.
 
"Kami menolak dan menuntut dengan tegas pertanggungjawaban pemerintah atas amburadulnya sistem pelaksanaan negara yang membingungkan rakyat dan timbulnya mosi tidak percaya kepada pemerintah," ujarnya lagi.
 
"Untuk itu kita meminta kepada pimpinan DPRD Inhu untuk mendengarkan sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat dan membuat keputusan pemerintah RI segera mencabut kebijakan yang menyengsarakan rakyat," lanjutnya dalam orasi.
 
Ketua DPRD Inhu Miswanto dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada BEM Inhu yang telah menyampaikan aspirasinya secara damai dan tertib.
 
Pihaknya akan menyampaikan Petisi yang telah disampaikan oleh BEM Inhu ini ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Editor: Adi

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • DPRD Inhu Angkat Bicara Terkait Oknum Camat Ditangkap Warga

    RENGAT, datariau.com - Seorang camat di Inhu ditangkap beberapa warganya saat mengantarkan pulang seorang bidan tengah malam. Warga menduga camat ada hubunga

  • DPRD Desak Dinas Terkait Telusuri Asal Gas Elpiji 3 Kg yang Hanya Berisi Separuh

    RENGAT, datariau.com - Sekalipun sudah banyak warga yang mengalami atau menjadi korban saat beli tabung gas elpiji 3 kg yang isinya hanya separuh, namun seja

  • Rawan Menjadi Sarang Kejahatan, DPRD Minta Aparat Pro Aktif Awasi Rumah Kontrakan

    RENGAT, datariau.com - Keberadaan rumah kontrakan rawan menjadi tempat kejahatan seperti prostitusi, narkoba, maupun jadi persinggahan pelaku kejahatan. Untu

  • DPRD Sesalkan Aksi Pungutan di Sekolah, Orangtua Murid Diminta Melapor Secara Resmi

    RENGAT, datariau.com - Dengan adanya laporan masyarakat berbagai pungutan di sekolah-sekolah di Kabupaten Indragiri Hulu membuat Anggota DPRD Inhu kesal dan

  • DPRD Inhu Desak Kepolisian Selidiki Dugaan Maraknya Penampungan CPO Ilegal

    RENGAT, datariau.com - Beberapa pekan terakhir ini marak terpantau mobil truk pengangkut CPO berhenti di lokasi yang diduga sebagai tempat penampungan CPO il

  • Setelah Tarifnya Naik, Listrik Semakin Sering Padam, DPRD Riau Panggil Hearing PLN WRKR

    PEKANBARU, datariau.com - Kondisi listrik saat ini dinilai semakin memprihatinkan, setelah subsidi dicabut dan tarif dasar listrik naik, pelayanan ternyata s

  • Listrik 900 VA Naik Lagi, Ekonomi Rumah Tangga Makin Tertekan

    PEKANBARU, datariau.com - Kebijakan pencabutan subsidi listrik 900 VA oleh pemerintahan Jokowi-JK telah memukul perekonomian masyarakat kelas menengah bawah.

  • KOMENTAR
    PERMASI
    Iklan,FARMAOPTICAL