Rabu, 28 Jun 2017 / 3 Syawal 1438
  • Home
  • Lingkungan
  • Ada Warga yang Minta Ganti Rugi Untuk Pembangunan Jalan Jalur Dua di Inhu, Ini Kata Tokoh Masyarakat..

Ada Warga yang Minta Ganti Rugi Untuk Pembangunan Jalan Jalur Dua di Inhu, Ini Kata Tokoh Masyarakat..

Oleh: Heri
Senin, 13 Mar 2017 06:02
view: 1979
Heri
Tokoh Masyarakat Inhu yang mendukung terlaksananya pembangunan jalur dua jalan.

RENGAT, datariau.com - Adanya beberapa gelintir warga yang minta ganti rugi karena lahan mereka terkena pembangunan jalur dua di Air Molek Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu, mendapatkan kecaman dari Tokoh Masyarakat Pasir Penyu.

"Sangat disayangkan sekali dengan adanya beberapa warga yang minta ganti rugi dan tidak mendukung pembangunan jalur dua. Seharusnya mereka itu sadar bahwa bangunan dan tanah mereka yang terkena pada proyek pembangunan jalur dua masih berdiri di dalam status DMJ (Daerah Median Jalan)," kata seorang Tokoh Masyarakat Haryadi Sanjaya SP kepada datariau.com, Ahad (12/3/2017).

"Proyek pembangunan jalur dua harus disikapi dengan tegas oleh Pemda Inhu dan Camat Pasir Penyu, dan camat seharusnya tidak perlu takut menghadapi segelintir warga yang terkena pada jalur dua, karena umumnya bangunan dan tanah yang terkena itu masih dalam setatus DMJ," tegas Haryadi lagi.

Sambung Sanjaya, bahwa aturan sudah jelas bagi masyarakat yang membangun di atas DMJ maka bila sewaktu-waktu pemerintah memerlukan tanah untuk jalan tersebut, maka bangunan yang ada di atas DMJ tersebut tak perlu diganti rugi karena jelas tanah itu milik negara.

"Dan itu cukup sosialisasi saja oleh pemerintah dan camat dan tidak perlu minta tanda tangan persetujuan dari warga tersebut, setuju atau tidak. Bila camat Pasir Penyu tidak mampu menghadapinya maka sebaiknya mundur saja jadi camat," tegas Sanjaya.

"Menurut pengamatan dan informasi yang dapat saya kumpulkan, selain warga dengar-dengar juga ada oknum wakil rakyat aktif yang juga minta ganti rugi lahan dan bangunannya yang terkena proyek ini. Kalaulah benar informasi ini, sangat disayangkan. Seharusnya sebagai wakil rakyat dapat memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat, apalagi ini untuk kepentingan kita semua," katanya lagi.

Demikian pula dikatakan Tokoh Masyarakat lainnya Hatta Munir yang juga mantan Anggota DPRD Inhu ini, bahwa seharusnya semua pihak harus membantu untuk kelancaran pembangunan jalan jalur dua tersebut.

"Kita sangat menyayangkan bila benar ada oknum wakil rakyat yang menghambat pembangunan jalur dua, mengenai siapa oknum dewan itu tidak perlu kita sebutkan namanya dan sama-sama tahu aja," kata Hatta Munir mantan Dewan Inhu pada prode 1989 ini.

"Kami berharap Camat tetap dapat melaksanakan pembangunan jalur dua pada titik awal, yaitu di simpang Tugu PKK Desa Candi Rejo," singkat Hatta Munir.

Editor: Heri

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Kerjakan Proyek Perubahan, Cita-cita Camat Ini Bikin Haru

    BANDA ACEH, datariau.com - Camat Baiturahman Kota Banda Aceh M Rizal S STP saat ini sedang menyelesaikan program pendidikan Diklat Kepemimpin Tingkat III. Sa

  • Tak Terlihat Plang Proyek, Diduga PKS BSS dan Perumahan Belum Kantongi Izin

    BALAIJAYA, datariau.com - Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Balam Sawit Sejahtera (BSS) dan Perumahanya yang berada di Balam KM 23 Kelurahan Balam Sempurna Kec

  • Warga Talang Sei Elok Ini Merasa Dibodohi PT BBSI Dalam Penguasaan Lahan

    RENGAT, datariau.com - Patih Adat Suku Talang Mamak Desa Talang Sei Ekok Kecamatan Rakitkulim, Inhu, Majuan, mengaku telah dibodohi dan dibohongi oleh piha
  • Komisi III DPRD Inhil Kecewa Dengan Sikap Pihak PLN Rayon Inhil

    TEMBILAHAN, datariau.com - Legislator dari Komisi III DPRD Kabupaten Inhil kecewa dengan sikap pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Tembilahan yang ti

  • 22 Unit Mesin Pembangkit Baru Dengan kapasitas 15 MW Resmi Beroperasi PLN Rayon Inhil

    TEMBILAHAN, datariau.com - Baru-baru ini lampu PLN di Kota Tembilahan sering mengalami gangguan alias mati mendadak. Pemadam sistem tersebut menjelang masukn

  • Pemalsu Sertipikat Tanah Janda Rubinem Tertangkap, Kasusnya Bakal Berbuntut Panjang

    RENGAT, datariau.com - Sudah 3 tahun 5 bulan lamanya seorang janda atas nama Rubinem melapor dugaan pemalsuan tandatangan dalam pembuatan SHM (Sertifikat Hak

  • Seorang Kontraktor Ungkap Oknum Pejabat di Inhu Diduga Bermain Proyek

    RENGAT, datariau.com - Seorang kontraktor mengaku mengetahui jika oknum pejabat di Pemkab Inhu ada yang diduga bermain proyek. Namun persoalan ini selama ini

  • KOMENTAR
    PERMASI
    Iklan,FARMAOPTICAL