Jumat, 21 Jul 2017 / 26 Syawal 1438
  • Home
  • Lingkungan
  • Banci Berkelairan di Baganbatu Resahkan Warga dan Pengguna Jalan

Banci Berkelairan di Baganbatu Resahkan Warga dan Pengguna Jalan

Oleh: Samsul
Sabtu, 18 Mar 2017 21:31
view: 1328
Ilustrasi

BAGANBATU, datariau.com - Wanita jadi-jadian atau pria yang berpenampilan wanita seksi, atau lebih dikenal banci atau bencong, bertebaran di KM2 Baganbatu, Simpang Riset, Kelurahan Bahtera Makmur Kota, Kecamatan Bagan Sinembah.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat tempatan dan pengguna jalan, karena semakin hari jumlah banci di lokasi itu terus bertambah. Terlebih, lokasi ini merupakan Jalan Lintas Riau-Sumut, keberadaan banci menjadi momok menakutkan bagi kebanyakan pengguna jalan.

Menurut keterangan warga, para banci atau bencong ini baru muncul di malam hari sekitar pukul 23.30 WIB hingga pagi pukul 04.30 WIB.

"Setiap ada orang melintas di jam tersebut mereka dengan gaya warianya memangil dan melambai dengan lampu senter mancis kepada orang yang melintas di wilayah mangkal para bencong tersebut," ungkap Iwan, kepada Datariau.com, Sabtu (18/3/2017).

Menurut Iwan, sejak keberadaan bencong di Simpang Riset membuat masyarakat Baganbatu resah. Karena para bencong itu tidak memberi contoh yang baik dan ini ditakutkan bisa berpengaruh pada anak-anak di Baganbatu.

"Karena kan informasinya banci ini sejenis penyakit yang sangat mudah menular, jika anak-anak kita bergaul dengan mereka maka akan menjadi seperti mereka, ini yang kami takutkan," kata warga.

"Masyarakat sudah sering ajukan kepada Pemerintah Kecamatan Bagan Sinembah untuk perintahkan Satpol PP razia di malam hari, namun sampai saat ini belum juga ada dilaksanakan," keluhnya.

Penguna jalan juga merasa terganggu karena mereka memangil-mangil setiap kendaraan melintas, ini bisa berbahaya bagi penguna jalan. Ditambah penampilan para bencong ini seperti wanita seksi dengan rok mininya, membuat pengendara gagal fokus dan rawan terjadi kecelakaan.

"Keberadaan bencong di Baganbatu tepatnya Simpang Risat sudah bertahun-tahun. Namun demikian tidak ada tindakan pemerintah. Kalau ini tidak segera dilakukan penertiban dan besar kemungkinan akan terus merebak dimana-mana di Kecamatan Bagan Sinembah ini," katanya.

Iwan menegaskan bukan hanya warung remang-remang saja harus ditertibkan pemerintah, namun tempat mangkal bencong juga harus segera disapu bersih, agar keberadaan bencong bisa ditiadakan di daerah tersebut.

"Karena mereka ini juga berdampak kepada generasi muda di Bagan Sinembah, dan bisa ikut-ikutan jika bencong ini berkeliling di Bagan Batu," pungkasnya.

Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Anggota DPR Ini Boikot Starbucks Pendukung LGBT

    JAKARTA, datariau.com - Seruan boikot Starbucks oleh Sekjen MUI yang juga salah satu Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, diikuti sejumlah orang. Salah satuny

  • Jerman Izinkan Pernikahan Sesama Jenis Kelamin

    DATARIAU.COM - Jerman melegalisasi pernikahan bagi pasangan sesama jenis di negara itu. Namun, Kanselir Angela Merkel menentang perubahan yang membuat Jerman

  • Banci Berkelairan di Baganbatu Resahkan Warga dan Pengguna Jalan

    BAGANBATU, datariau.com - Wanita jadi-jadian atau pria yang berpenampilan wanita seksi, atau lebih dikenal banci atau bencong, bertebaran di KM2 Baganbatu, S

  • DPRD Minta Tertibkan "Bencong" yang Ramai Berkeliaran di Pekanbaru

    PEKANBARU, datariau.com - Menjamurnya wanita pria (waria) alias bencong yang berada di salah satu jalan protokol di Kota Pekanbaru yakni Jalan SM Amin atau A

  • Pria Asal Sumbar Ini Melahirkan Bayi di Kamar Mandi, Ternyata..

    TANJUNGBALAI, datariau.com - Parel alias Nengningsi, sosok yang selama ini dikenal sebagai pria asal Pasaman Sumatera Barat telah berhasil mempersunting Sa
  • Mayat Waria Penuh Luka Ditemukan di Kebun Oleh Warga

    SEMARANG, datariau.com - Sesosok mayat ditemukan di kebun tebu Desa Wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (21/12/2016) pagi.

  • Satpol PP Kota Pekanbaru Jaring 9 Waria yang Meresahkan Warga

    PEKANBARU, datariau.com - Banyaknya laporan dari warga yang mengeluhkan keberadaan wanita pira (Waria) di sekitaran Jalan Arengka II dan Jalan SM Amin membua

  • KOMENTAR