Selasa, 12 Des 2017 / 23 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Lingkungan
  • Ditemukan Makanan di Pasar Ramadhan Mengandung Bahan Berbahaya

Ditemukan Makanan di Pasar Ramadhan Mengandung Bahan Berbahaya

Oleh: Rahmad
Selasa, 30 Mei 2017 19:19
view: 1.152
Rahmad
Pemeriksaan makanan di bazar Ramadhan yang mengandung bahan berbahaya.

SELATPANJANG, datariau.com - Masyarakat Kepulauan Meranti umumnya umat muslim yang tengah menghadapi bulan Ramadhan agar lebih berhati-hati memilih menu berbuka puasa. Pasalnya, sejumlah makanan takjil di bazar Ramadhan di Jalan Ahmad Yani, Selatpanjang ada ditemukan sampel yang mengandung bahan berbahaya yakni Rhodamin B atau pewarna tekstil.

Temuan ini setelah dilakukan pengecekan oleh petugas Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Senin (29/5/17) sore kemarin. Ada 9 sampel diambil karena penampilannya yang mencurigakan atau sangat mencolok.

Takjil itu berupa es teler, es warna pink, kue-kue berwarna mencolok, pempek, kue berwarna pink, panganan umbi-umbian, dan es doger. Sedangkan fokus petugas terhadap takjil yang akan dicek adalah bahan-bahan yang berbahaya dikonsumsi berupa Borax, Formalin, Rodhamin B, dan Metanil Yellow.

"Diantara 9 sampel yang kami ambil, satu yang mengandung Rodhamin B es berwarna pink," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ade Suhartian didampingi Kasi Kesehatan Lingkungan, Zulham Effendi ketika ditemui wartawan saat melakukan pengecekan di bazar Ramadhan.

Sampel yang ditemukan, lanjut Ade, akan disampaikan kepada pimpinan. Kepada pedagang yang kedapatan menjual takjil yang mengandung bahan yang berbahaya akan diberikan teguran dan pembinaan.

"Kita hanya memberikan teguran langsung kepada pedagangnya, tapi kita minta mereka jangan menggunakan bahan itu lagi (bahan-bahan yang berbahaya untuk dikonsumsi seperti pewarna pakaian)," tambah Zulham.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau agar lebih berhati-hati dalam memilih menu berbuka puasa. Hindari makanan dan minuman (takjil) yang penampilannya tampak mencolok.

"Jangan sampai tertarik terutama pada makanan dan minuman yang warnanya sangat mencolok. Bahan berbahaya itu dapat merusak saluran pencernaan dan memicu penyakit kanker," pungkas Ade.

loading...
Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Semenisasi Jalan di Dusun Penyaguan Rohil Untuk Kepentingan Pribadi?

    LENGGADAI HILIR, datariau.com - Pembangunan Semenisasi Jalan Famili I, RT07, Dusun Penyaguan, Kepenghuluan Lenggadai Hilir, Kecamatan Rimba Melintang, Rokan

  • Baru Selesai Dibangun, Semenisasi Jalan Sudah Rusak, Warga Lenggadai Hilir Kecewa

    LENGGADAI HILIR, datariau.com - Pembangunan semenisasi Jalan Fahrudin Samping rumah Ucok Bidik, Dusun Penyaguan, Kepenghuluan Lenggadai Hilir, Kecamatan Rimb

  • Setelah Heboh di Berita, Rumah Nenek Baidiah di Inhu Langsung Dibedah

    RENGAT, datariau.com - Sempat heboh di pemberitaan media online Riau, tentang keberadaan seorang jand

  • Rumah Reot Nenek Badiah yang Tak Jauh Dari Kantor Pemerintah Inhu

    RENGAT, datariau.com - Miris saat melihat kondisi rumah yang dihuni Nenek Badiah (75). Meskipun Pemkab Inhu memiliki program rumah layak huni yang dibangun r

  • Ratusan Rumah Warga Pekanbaru Terandam Banjir

    PEKANBARU, datariau.com - Sebanyak 545 rumah warga di Kota Pekanbaru terendam banjir. Hal itu disebabkan tingginya curah dikawasan kabupten tetangga yakni
  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg