Jumat, 20 Okt 2017 / 29 Muharram 1439
  • Home
  • Lingkungan
  • Ditemukan Makanan di Pasar Ramadhan Mengandung Bahan Berbahaya

Ditemukan Makanan di Pasar Ramadhan Mengandung Bahan Berbahaya

Oleh: Rahmad
Selasa, 30 Mei 2017 19:19
view: 1139
Rahmad
Pemeriksaan makanan di bazar Ramadhan yang mengandung bahan berbahaya.

SELATPANJANG, datariau.com - Masyarakat Kepulauan Meranti umumnya umat muslim yang tengah menghadapi bulan Ramadhan agar lebih berhati-hati memilih menu berbuka puasa. Pasalnya, sejumlah makanan takjil di bazar Ramadhan di Jalan Ahmad Yani, Selatpanjang ada ditemukan sampel yang mengandung bahan berbahaya yakni Rhodamin B atau pewarna tekstil.

Temuan ini setelah dilakukan pengecekan oleh petugas Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Senin (29/5/17) sore kemarin. Ada 9 sampel diambil karena penampilannya yang mencurigakan atau sangat mencolok.

Takjil itu berupa es teler, es warna pink, kue-kue berwarna mencolok, pempek, kue berwarna pink, panganan umbi-umbian, dan es doger. Sedangkan fokus petugas terhadap takjil yang akan dicek adalah bahan-bahan yang berbahaya dikonsumsi berupa Borax, Formalin, Rodhamin B, dan Metanil Yellow.

"Diantara 9 sampel yang kami ambil, satu yang mengandung Rodhamin B es berwarna pink," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ade Suhartian didampingi Kasi Kesehatan Lingkungan, Zulham Effendi ketika ditemui wartawan saat melakukan pengecekan di bazar Ramadhan.

Sampel yang ditemukan, lanjut Ade, akan disampaikan kepada pimpinan. Kepada pedagang yang kedapatan menjual takjil yang mengandung bahan yang berbahaya akan diberikan teguran dan pembinaan.

"Kita hanya memberikan teguran langsung kepada pedagangnya, tapi kita minta mereka jangan menggunakan bahan itu lagi (bahan-bahan yang berbahaya untuk dikonsumsi seperti pewarna pakaian)," tambah Zulham.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau agar lebih berhati-hati dalam memilih menu berbuka puasa. Hindari makanan dan minuman (takjil) yang penampilannya tampak mencolok.

"Jangan sampai tertarik terutama pada makanan dan minuman yang warnanya sangat mencolok. Bahan berbahaya itu dapat merusak saluran pencernaan dan memicu penyakit kanker," pungkas Ade.

loading...
Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Gawat, Sejumlah Makanan di Pasar Rakyat Rengat Inhu Positif Mengandung Zat Berbahaya

    RENGAT, datariau.com - Lagi, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Riau di bulan Ramahdan menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya di makanan b

  • Ditemukan Makanan di Pasar Ramadhan Mengandung Bahan Berbahaya

    SELATPANJANG, datariau.com - Masyarakat Kepulauan Meranti umumnya umat muslim yang tengah menghadapi bulan Ramadhan agar lebih berhati-hati memilih menu berb

  • Pemerintah Diminta Cek Jajanan Berbuka Puasa, Pastikan Tidak Mengandung Bahan Berbahaya

    SELATPANJANG, datariau.com - Memasuki bulan Ramadhan banyak pedagang musiman yang menjual berbagai jenis makanan dan minuman serta jajanan untuk menu berbuka

  • DPRD Desak Disperindag Tinjau ke Pasaran, Jangan Hanya Menunggu Laporan

    PEKANBARU, datariau.com - Adanya informasi beredar bahwa cabe berformalin telah masuk dan diperjualbelikan di pasaran di Kota Pekanbaru, mendapat tanggapan s

  • Waspada, Cabe Berformalin Beredar di Kota Pekanbaru

    PEKANBARU, datariau.com - Diduga bagian dari modus pedagang tak bertangung jawab mengeruk untung besar, terjadi praktek pencampuran cabe dengan formaln. Tuju

  • Waspada dengan Buah yang Mengandung Formalin

     

    JAKARTA, datariau.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan uji lab buah untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap
  • BPOM Temukan Makanan dan Kosmestik Mengandung Zat Berbahaya di Pasar Rakyat Rengat

    RENGAT, datariau.com - Balai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau temukan makanan dan kosmestik yang tidak miliki izin edar dan mengandung za

  • KOMENTAR