Jumat, 20 Okt 2017 / 29 Muharram 1439
  • Home
  • Lingkungan
  • Dua Lokasi Penampungan CPO Diduga Ileggal di Inhu Masih Bebas Beroperasi

Dua Lokasi Penampungan CPO Diduga Ileggal di Inhu Masih Bebas Beroperasi

Oleh: Heri
Jumat, 14 Apr 2017 18:41
view: 1223
Heri
Lokasi yang diduga sebagai tempat penampungan CPO secara ilegal di Inhu.

RENGAT, datariau.com - Rapinya permainan oknum pelaku penampungan Cord Pam Oil (CPO) di dua rumah makan di kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu pantas diancungi jempol. Pasalnya, hingga kini masih beraksi dan belum berharsil ditangkap aparat hukum.

Dari data yang dihimpun di lapangan, dua tempat penampungan CPO itu berlokasi di dua rumah makan, yakni di desa Talang Jerinjing dan satu lagi berada di Desa Kota Lama.

Informasi dan pantauan yang berhasil dirangkum datariau.com di lapangan, Jumat (14/4/2017) dua penampungan CPO itu diduga dilakukan pengusaha asal Sumatera Utara dan sudah cukup lama beroprasi. CPO diambil dari sejumlah mobil Fuso pengangkut CPO dari sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang ada di Inhu.

Selain itu, oprasionalnya pengumpulan atau penampungan CPO di dua rumah makan tersebut diketahui belum  memiliki perizinan lengkap dari Pemerintah Daerah, khusunya dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu terkait limbah yang dihasilkan dan izin dari Dinas Perkebunan Inhu. Dari usaha ileggal tersebut, pelaku diketahui beromzet ratusan juta perhari.

Salah satu pemilik rumah makan yang namanya enggan disebutkan saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya hanya menerima sewa tempat dan tidak ikut dalam pembagian keuntungan. "Lokasi kami hanya dijadikan tempat pengumpul saja, kalau CPO sudah banyak ada mobil truk tanki yang mengangkutnya, tempat kami hanya disewa saja," jelasnya.

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk melalui Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Andre Setiawan SH SIk saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, bahwa pada Kamis (13/4/2017) kemarin berdasarkan laporan warga pihaknya dari Polres Inhu sudah melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Namun di dua lokasi tempat penampungan CPO yang dilaporkan warga tidak ditemukan barang bukti.

"Sekalipun kita tidak menemukan barang bukti terkait dengan CPO, tempat itu tetap menjadi pantauan pihak Polres Inhu," tegasnya.

loading...
Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Bahaya, Penampungan BBM Ilegal Jenis Premium di Inhu Meresahkan Masyarakat

    RENGAT, datariau.com - Masyarakat resah adanya beberapa tempat penampungan minyak ilegal jenis premium di Jalan Lintas Timur Kabupaten Inhu. Sebab, aksi truk

  • 8 Manfaat Mengejutkan Minyak Kayu Putih

    DATARIAU.COM - Anda pasti tahu bahwa minyak kayu putih dapat menghangatkan tubuh dan mengusir nyamuk. Namun, tenyata ada banyak manfaat lain dari minyak kayu putih yang tida
  • 4 Orang Pria, Warga Mandah Diringkus Polisi Karena Mencuri Mesin Yamaha 15 PK Serta 2 Dirigen

    TEMBILAHAN, Datariau.com -  Suk (23), Can (20), Ran (17), dan Sud (16) berhasil diringkus Polsek Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) disebabkan mencuri me
  • Nenek Tewas Terpanggang di Kedai Bensin Ternyata Dibunuh, Pelakunya Diringkus Polres Rohil di Sumbar

    BAGANSIAPIAPI, datariau.com - Seorang nenek, Yanti alias Iyet (55) tewas

  • Suprir Truk Pengangkut CPO Ini Mengaku Diancam Harus "Kencing di Jalan"

    RENGAT, datariau.com - Pengakuan mengejutkan disampaikan seorang supir truk tangki pengangkut CPO milik salah satu perusahan kelapa sawit mengaku diancam ole

  • Ditemukan Tempat Penampungan Minyak Diduga Ilegal di Pekanbaru

    PEKANBARU, datariau.com - Ditemukan rumah yang menjadi tempat penampungan minyak diduga ilegal di salah satu perumahan di Kota Pekanbaru. Menurut keterangan

  • PT RAU Dinilai Lalai Hingga CPO Mengalir ke Parit

    RENGAT, datariau.com - Bocornya CPO (Cord Pam Oil) milik PT RAU (Rigunas Agri Utama) Peranap Inhu beberapa pekan lalu dinilai akibat lalainya pihak PT RAU te

  • KOMENTAR