Selasa, 17 Okt 2017 / 26 Muharram 1439
  • Home
  • Lingkungan
  • Jika Terbukti Disalahgunakan, Pemprov Riau Diminta Tarik Bantuan Alat Berat di Inhil

Jika Terbukti Disalahgunakan, Pemprov Riau Diminta Tarik Bantuan Alat Berat di Inhil

Oleh: Heri
Selasa, 10 Jan 2017 15:19
view: 312
Heri
Alat berat yang diduga milik pemerintah sedang membangun SPBU.

 

INHIL, datariau.com - Lembaga Swadaya Masyarakat Team Oprasional Penyelamat Asset Negara DPW Provinsi Riau minta pemerintah Pemerintah Provinsi Riau menarik kembali alat berat jenis excavator yang dibantukan ke Desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas Jaya Kabupaten Indragiri Hilir pada bulan Desember 2016 lalu ditarik lagi jika terbukti disalahgunakan.
 
Penegasan penarikan alat berat jenis excavator ini disampaikan Seketaris LSM TOPAN-RI Hensen HP SSi.
 
"Bila benar alat berat excavator yang digunakan untuk pembangunan SPBU di Desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas Jaya Inhil itu bantuan dari Dinas Perkebunan Provinsi, kita minta pemerintahan Provinsi Riau dapat segera menarik alat tersebut kembali," katanya kepada datariau.com, Selasa (10/1/2017).
 
"Jika benar terjadi, maka ini sudah tidak benar, alat yang seharusnya digunakan untuk kepentingan umum malah digunakan untuk kepentingan pribadi," paparnya.
 
Selain itu kata Hensen, jika benar pembangunan SPBU di Kecamatan Kempas Jaya itu milik oknum Anggota DPRD, hal ini sangat disayangkan karena tidak seharus sebagai anggota dewan memberikan contoh yang buruk kepada masyarakat.
 
"Seharusnya sebagai anggota dewan dapat memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat, bukan malah sebaliknya," ujarnya.
 
Harapannya, kata Hensen, pemerintah dapat tegas dan menarik kembali alat berat tersebut jika memang dimanfaatkan pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
 
"Kalau bisa digunakan untuk pribadi, berarti Dinas Perkebunan Inhil maupun Pemerintahan Inhil begitu juga dengan camatnya tidak mampu menjaga alat berat tersebut," pungkas Hensen.
Editor: Adi

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
Lingkungan Terbaru
  • Diduga Pembangunan Pasar Rakyat di Terminal Lama Tak Memiliki IPAL
  • Satlantas Polres Inhu Bantu Warga Tanah Merah Alihkan Mobil Truk yang Ingin Lewati Jalan Kongsimpat
  • Warga Tanah Merah Halau Truk dari Jalan Kongsimpat, Berjaga 24 Jam
  • Dibangun dengan Rp7 Miliar Lebih, Aspal Jalan Kongsimpat Inhu Sudah Hancur, Ini Penyebabnya..
  • Mubazir, Jembatan Sei Beriak Inhu Selesai Dibangun Belum Pernah Difungsikan
  • IKLAN TUKANG ABU RAFI
    Data Foto
    BAGIKAN:

    BACA JUGA

  • Kini Muncul SPBU VIVO di Indonesia

    JAKARTA, datariau.com - Pendatang baru di industri hilir migas, PT Nusantara Energy Plant Indonesia (NEPI) membuka SPBU baru dengan bendera VIVO. SPBU pertam

  • Penyebab SPBU Pertamina Mulai Berwarna Biru

    JAKARTA, datariau.com - Dalam upaya meningkatkan pelayanan terhadap konsumen, Pertamina selalu menghadirkan gagasan-gagasan baru yang dinilai mampu menguntun

  • Petugas SPBU di Kampar Ini Tantang Wartawan Foto Jerigen yang Antri

    KAMPAR KIRI, datariau.com - Salah seorang petugas SPBU 14-283.628 Kampar Kiri dengan sadar adanya seorang wartawan yang sedang mengisi BBM mobil di tempat it

  • Premium Sering "Hilang" di SPBU Kuok Kampar, Warga Resah

    KUOK, datariau.com - Sejak dua hari belakangan masyarakat mulai resah dikarenakan bahan bakar minyak jenis Premium mulai langka di sejumlah SPBU. Salah satu

  • Alat Berat Excavator Masuk Kanal, Operator Meninggal Dunia

    BENGKALIS, datariau.com - Telah terjadi laka kerja yaitu jatuhnya 1 unit excavator merk Komatsu PC 130-7 nokp 58, nosn/casis ji2489 nomor mesin 145955 warna

  • BPH Migas Siap Legalkan Pertamini

    JAKARTA, datariau.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) siap mengatur tata penyaluran bensin dalam program BBM Satu Harga. Hal ini setel

  • Premium Langka? Ini Kata Pertamina

    JAKARTA, datariau.com - Anda belakangan kesulitan mendapatkan BBM jenis premium? PT Pertamina (Persero) punya alasan kenapa premium langka belakangan ini.

  • KOMENTAR