Selasa, 22 Agu 2017 / 29 Zulkaedah 1438
  • Home
  • Lingkungan
  • Kurang Mendapat Dukungan Masyarakat, Proyek Pembangunan Jalur Dua di Pasir Penyu Hampir Gagal

Kurang Mendapat Dukungan Masyarakat, Proyek Pembangunan Jalur Dua di Pasir Penyu Hampir Gagal

Oleh: Heri
Sabtu, 11 Mar 2017 17:49
view: 1828
Heri
Wabup Inhu saat meninjau proyek jalur dua di Pasir Penyu.

RENGAT, datariau.com - Kurang mendukungnya masyarakat dalam pembangunan jalur dua di Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu hampir saja gagal dilaksanakan. Pasalnya, lebih kurang sebanyak 25 orang warga yang tinggal di sepanjang jalan Sudirman bertahan tidak mau melepaskan tanah dan bangunan pagar yang terkena pada pembangunan jalur dua, padahal tanah dan bangunan pagar tersebut masih berdiri di DMJ (daerah median jalan).

"Pembangunan jalur dua ini sudah pindah yang keempatkalinya, hampir saja pembangunan jalur dua di Kecamatan Pasir Penyu ini gagal kalau tidak cepat ambil alternatif. Awal pembangunan jalur dua akan dimulai dari Simpang Tugu PKK Desa Candi Rejo, ada beberapa masyarakat menolak tanah atau bangunan kena jalur dua, apabila tidak diganti rugi," kata Camat Pasir Penyu Bambang Indramawan saat tinjau lokasi jalur dua bersama Wabub Inhu H Khairizal dan tim Pemkab Inhu lainnya belum lama ini.

"Untung saja kita cepat mengambil alternatif dipindahkan ke tempat lain, jalur dua akan dimulai dari Simpang Sambu hingga depan SMKN 1 Pasir Penyu. Harapan kita untuk kedepannya masyarakat Pasir Penyu untuk dapat sama-sama mendukung program pemerintah demi kemajuan daerah kita," lanjutnya.

"Untuk ganti rugi tidak ada, mau itu dari pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah, hal ini juga disampaikan oleh Dinas PU Provinsi Riau," tegas Camat.

Dikatakan Camat, apabila daerah ingin maju diharapkan kesadaran masyarakat untuk sama-sama mendukung program pemerintah, karena tanpa ada dukungan dari masyarakat program pemerintah tidak akan berjalan dengan sempurna.

"Contoh pembangunan jalur dua ini, bila masyarakat tidak mendukung bagimana pemerintah bisa membangun dan kapan daerah kita ini akan maju. Masa iya kita kalah dengan masyarakat Kecamatan Sei Lala, mereka rela korbankan tanah dan bangunannya yang terkena jalur dua," singkat Camat Pasir Penyu.

Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Jalan Rusak di Kuansing Makan Korban, Pengendara Patah Tangan

    TELUK KUANTAN, datariau.com - Jalan rusak dengan kondisi berlubang di Merbau Koto Kari Teluk Kuantan berlanjut memakan korban. Seorang pemuda pengendara sepe

  • PT TPP Perbaiki Jalan Desa Wonosari Lirik Inhu

    RENGAT, datariau.com - Lagi, perusahan swasta yang membidangi perkebunan kelapa sawit yakni PT TPP (Tunggal Perkasa Plantations) anak cabang PT Astra Agro Le

  • Waspada, Jalan Lintas di Teluk Kuantan Banyak Berlubang

    TELUK KUANTAN, datariau.com - Jalan yang menghubungkan Kota Teluk Kuantan dengan Kiliran Jao Sumbar tepatnya di Desa Koto Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabup

  • Proyek Semenisasi Jalan Desa Tanpa Plang, Kades di Kampar Ini Keberatan Diberitakan Media Online

    KAMPAR KIRI, datariau.com - Adanya pemberitaan di salah satu media online lokal tentang proyek semenisasi bersumber dana desa tanpa plang, Kepala Desa Sungai

  • Pejalan Kaki Ditabrak Mobil Hingga Tewas Di Kecamatan Kempas

    TEMBILAHAN, Datariau.com - Kelcelakaan lalu lintas, Antara mitsubishi mobil L300 BA 8535 A dengan pejalan kaki, di Jalan Lintas Provinsi Kuala Rumbai Desa Sungai Gan
  • Bupati Inhil Tinjau Ruas Jalan Kotabaru-Pulau Kijang dan Selensen-Sungai Ara

    KERITANG, Datariau.com - Dalam satu hari, Bupati Inhil H Muhammad Wardan meninjau pengerjaan peningkatan ruas jalan Kotabaru-Pebenaan-Sanglar-Pulau Kijang dan jalan
  • Pedagang Bendera Dilarang Jualan di Pinggir Jalan Sudirman Pekanbaru, Ini Alasannya..

    PEKANBARU, datariau.com - Memasuki awal bulan Agustus ini, para pedagang bendera Merah Putih dan umbul-umbul mulai menjamur di jalanan Kota Pekanbaru. Umumny

  • KOMENTAR