Kamis, 14 Des 2017 / 25 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Lingkungan
  • Mengaku Tidak Bisa Berbuat Banyak, Warga yang Resah Dipersilahkan Demo Penghuni Rumah Kontrakan di Sekar Mawar

Mengaku Tidak Bisa Berbuat Banyak, Warga yang Resah Dipersilahkan Demo Penghuni Rumah Kontrakan di Sekar Mawar

Oleh: Heri
Minggu, 02 Apr 2017 21:20
view: 1.411
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Entah apa yang terjadi, begitu takutnya perangkat daerah terlihat saat didesak untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah keberadaan seorang wanita yang menyewa rumah kontrakan di Sekar Mawar Inhu.

Seperti disampaikan Kepala Lingkungan 2 Sofia Warman, bahwa dirinya tidak bisa berbuat banyak untuk menindaklanjuti keberadaan wanita di rumah kontrakan itu, meskipun sudah lebih kurang 2 tahun menghuni kontrakan itu, meresahkan warga sekitar karena tidak jelas statusnya dan beberapa kali silih berganti laki-laki yang keluar masuk ke rumah tersebut, dia hanya bisa menyaksikan saja.

"Perempuan itu sudah hampir dua tahun tinggal disitu, dan mememang ibu-ibu di sekitar situ sudah berulang kali melaporkan ke perangkat, dan sudah saya sampaikan, kalau memang perempuan itu buat resah didemo saja, karena kalau perangkat yang melakukan pengusiran itu tidak mungkin, itu sama saja mengadu perangkat dengan suami perempuan itu," jelas Sofia Warman saat diwawancarai melalui selulernya dan direkam, Ahad (2/4/2017).

Menurut Sofia, wanita itu diduga istri simpanan salah satu orang yang cukup disegani di daerah itu dan dirinya tidak berani berbuat banyak. "Jangankan kami yang hanya perangkat biasa, perangkat yang lebih tinggi saja tidak berani untuk mengusir," terang Kepala Lingkungan Sofia Warman.

Sofia mengaku juga sudah menyampaikan kepada lurah, camat, jika memang sanggup mengusir penghuni rumah kontrakan yang diresahkan warga, untuk segera melakukannya. "Itulah kondisinya, sekarang sudah saya jelaskan semuanya, begitulah cerita yang sebenarnya," singkatnya.

Terpisah, salah seorang sahabat dari laki-laki yang disebut sebagai suami perempuan penghuni rumah kontrakan itu, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa tidak benar jika sahabatnya dikatakan suami dari perempuan itu.

"Setahu saya mereka itu tidak ada hubungan suami istri, mereka sudah tidak ada hubungan," pungkasnya yang meminta tidak disebutkan namanya, saat berbincang panjang lebar di Pasar Air Molek Inhu.

Terkait hal ini, pihak kelurahan maupun kecamatan belum bisa dikonfirmasi. Memang belakangan keberadaan wanita di rumah kontrakan itu yang disebut fenomenal menjadi buah bibir di sekitar daerah tersebut. Warga berharap agar perangkat pemerintahan menertibkan siapa saja yang menyewa di rumah kontrakan dan jelas identitas serta asal usulnya.

Karena wanita yang menghuni di rumah kontrakan di daerah itu dan diresahkan warga disebut tidak jelas statusnya, baik identitas, asal usul, serta siapa suami maupun keluarganya. Warga pun mengaku sudah berkali-kali mengadu ke perangkat pemerintahan seperti RT, RW maupun Kepala Lingkungan setempat, namun tidak ada tindak lanjut dan akhirnya memberanikan mengadu ke wartawan berharap agar bisa dipublikasikan agar pihak pemerintah bisa menindaklanjuti dengan baik.

loading...
Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Diduga Merusak Aset Milik Pemerintah, PT MGKS Terancam Pidana

    RENGAT,datariau.com - Lembaga Swadaya Masayarakat Team Operasional Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia Provinsi Riau mengkritik penggunaan drainase yang dibang
  • PT Pertamina Lirik Inhu Gunakan Drainase Untuk Jalur Pipa Minyak

    RENGAT, datariau.com - Terkesan untuk mencari mudah kerja dan mencari keuntungan besar, galian  dan pemasangan jalur line pipa minyak PT Pertamina di Kecamatan
  • Parah!!.. Diduga Tambang Pasir Ilegal di Perawang Ini Merusak Ekosistem Alam Sekitar

    SIAK, datariau.com - Semenjak pengalihan pengurusan Izin Galian C maupun Kwari ke provinsi, dengan demikian makin marak pulalah penambangan pasir ilegal maupun kwari sa
  • Menabung di Bank Sampah Purwodadi Pekanbaru, Uangnya Bisa Untuk Sekolahkan Anak

    PEKANBARU, datariau.com - Jika selama ini istilah menabung selalu identik dengan uang, namun kini tidak lagi. Pasalnya, masyarakat kini juga bisa menabung sampah melalu
  • Semenisasi Jalan di Dusun Penyaguan Rohil Untuk Kepentingan Pribadi?

    LENGGADAI HILIR, datariau.com - Pembangunan Semenisasi Jalan Famili I, RT07, Dusun Penyaguan, Kepenghuluan Lenggadai Hilir, Kecamatan Rimba Melintang, Rokan

  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg