Selasa, 12 Des 2017 / 23 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Lingkungan
  • Pemerintah Diminta Cek Jajanan Berbuka Puasa, Pastikan Tidak Mengandung Bahan Berbahaya

Pemerintah Diminta Cek Jajanan Berbuka Puasa, Pastikan Tidak Mengandung Bahan Berbahaya

Oleh: Rahmad
Senin, 29 Mei 2017 23:32
view: 989
Rahmad
Bazar Ramadhan di Meranti.

SELATPANJANG, datariau.com - Memasuki bulan Ramadhan banyak pedagang musiman yang menjual berbagai jenis makanan dan minuman serta jajanan untuk menu berbuka puasa. Baik dijual di pasar atau bazar Ramadhan, maupun di tempat lainnya seperti tepi jalan yang mudah dijangkau pembeli.

Jenis menu berbuka puasa itu mesti dipastikan terjamin dan aman dikonsumsi oleh masyarakat. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada yang mengandung bahan-bahan yang tidak layak dicampurkan ke dalam makanan dan minuman yang diperjualbelikan tersebut.

Sehingga dengan cara pintas itu, pedagang sengaja untuk meraup keuntungan yang besar. Selain mudah didapat, juga tanpa repot banyak mengeluarkan modal mengingat harga beberapa barang saat ini yang berubah naik daripada sebelumnya.

Untuk memastikan itu, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Kepulauan Meranti, Mulyono meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti untuk melakukan pengecekan ke seluruh pedagang musiman yang menyajikan makanan dan minuman untuk berbuka puasa itu.

Agar nantinya seluruh makanan dan minuman yang disediakan dipastikan aman dan terhindar dari hal yang tidak inginkan. Mengingat pada tahun lalu terdapat sejumlah pedagang yang menggunakan pewarna pakaian dalam menjual sajian berbuka puasanya.

"Pengalaman tahun lalu ditemukan terdapat jajanan berbuka puasa di pasar ramadhan. Kita mau pengecekan ini dapat dilakukan lagi. Agar masyarakat selaku konsumen bisa benar-benar aman," kata dia, baru-baru ini ketika dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya Pemerintah wajib menjamin apapun yang dijual oleh pedagang bisa benar-benar aman. Oleh sebab itu melalui Diskes harus segera turun dan melakukan pengecekan.

"Jangan ada korban dulu baru turun melakukan pengecekan. Kita tidak mau seperti itu. Lebih baik bisa diantisipasi agar jangan mucul korban," sebutnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas), Ade Suhartian yang dikonfirmasi mengakui sedang mengatur jadwal untuk melakukan makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang pada bulan Ramadhan ini. Kata dia, akan melibatkan sejumlah pihak untuk mengatasi hal ini.

"Kegiatannya ada. Kita sedang mencari waktu yang tepat. Nanti kita akan libatkan sejumlah pihak untuk pengecekan produk makanan dan minuman yang dijual dalam bulan Ramadhan ini," jelasnya.

Dikatakan Ade, sasaran pengecekan itu nantinya adalah berbagai macam jenis makanan dan minuman. Termasuk berbagai jenis jajanan yang dijual dalam bulan Ramadhan.

"Yang kita cek nantinya apakah makanan dan minuman yang dijual mengandung formalin apa tidak. Kemudian mengandung zat pewarna pakaian atau mengandung zat lainnya yang tidak boleh dikonsumsi. Pokoknya dalam waktu secepatnya dan sesegera mungkin akan kita laksanakan," aku Ade.

loading...
Editor: Adi

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Semenisasi Jalan di Dusun Penyaguan Rohil Untuk Kepentingan Pribadi?

    LENGGADAI HILIR, datariau.com - Pembangunan Semenisasi Jalan Famili I, RT07, Dusun Penyaguan, Kepenghuluan Lenggadai Hilir, Kecamatan Rimba Melintang, Rokan

  • Baru Selesai Dibangun, Semenisasi Jalan Sudah Rusak, Warga Lenggadai Hilir Kecewa

    LENGGADAI HILIR, datariau.com - Pembangunan semenisasi Jalan Fahrudin Samping rumah Ucok Bidik, Dusun Penyaguan, Kepenghuluan Lenggadai Hilir, Kecamatan Rimb

  • Setelah Heboh di Berita, Rumah Nenek Baidiah di Inhu Langsung Dibedah

    RENGAT, datariau.com - Sempat heboh di pemberitaan media online Riau, tentang keberadaan seorang jand

  • Rumah Reot Nenek Badiah yang Tak Jauh Dari Kantor Pemerintah Inhu

    RENGAT, datariau.com - Miris saat melihat kondisi rumah yang dihuni Nenek Badiah (75). Meskipun Pemkab Inhu memiliki program rumah layak huni yang dibangun r

  • Ratusan Rumah Warga Pekanbaru Terandam Banjir

    PEKANBARU, datariau.com - Sebanyak 545 rumah warga di Kota Pekanbaru terendam banjir. Hal itu disebabkan tingginya curah dikawasan kabupten tetangga yakni
  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg