Minggu, 19 Nov 2017 / 29 Safar 1439
  • Home
  • Lingkungan
  • Sungai Batang Lubuh Tercemari Limbah Kelapa Sawit, Warga Kepenuhan Resah, Perusahaan Minta Maaf

Sungai Batang Lubuh Tercemari Limbah Kelapa Sawit, Warga Kepenuhan Resah, Perusahaan Minta Maaf

Oleh: Deddy
Rabu, 18 Okt 2017 20:47
view: 251
Deddy
ROHUL, datariau.com - Tanggul kolam limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) jebol. Insiden ini menyebabkan tercemarnya aliran sungai Rokan hingga merusak ekosistem, termasuk matinya ratusan ikan di aliran sungai.

Limbah pabrik kelapa sawit dari PT EMA yang beroperasi di kecamatan Kepenuhan cemari sungai Rokan dan lingkungan hidup di empat desa yang dialiri sungai. Atas kejadian ini warga meminta kepada pemerintah untuk tegas terhadap perusahaan hingga pada sanksi pencabutan izin operasional perusahaan.

"Kami atas nama masyarakat 4 desa yang terdampak limbah pabrik PT Ema meminta tanggungjawab perusahaan, kejadian ini juga akan kita laporkan ke Bapak Bupati untuk mencari solusi atas permasalahan ini," kata Camat Kepenuhan Ricko Roeandra SSTP didampingi 4 Kades yang menjadi korban pencemaran di kantor PT EMA, Rabu (18/10/2017).

Dikatakan Ricko, kejadian ini menyebabkan tercemarnya aliran sungai Rokan hingga merusak ekosistem, termasuk matinya ratusan ikan di aliran sungai.

"Masyarakat pun menjadi resah, sebab sungai yang selama ini mereka gunakan untuk beraktifitas sehari-hari seperti mandi, mencuci dan mencari ikan tidak bisa lagi, karena sudah tercemar limbah pabrik yang mengalir di anak sungai batang Lubuh," ungkapnya.

"Warga mendesak kepeda pemerintah untuk mencabut izin perusahaan, sebab hampir setiap tahun kejadian ini terus berulang, namun pada tahun ini merupakan kejadian yang terparah," katanya.

Sementara itu, Manajer PT EMA, Hasoloan Sianturi mengaku bersalah dan siap bertanggungjawab. Katanya, bocornya limbah sampai mencemari aliran sungai disebabkan faktor alam bukan disengaja.

"Atas nama perusahaan kami minta maaf, ini bukan kami sengaja," terangnya singkat.

Atas kejadian ini, Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Rokan Hulu langsung turun ke lapangan untuk mengambil sampel air limbah dan sungai yang tercemar.

Tim Dinas Lingkungan hidup dipimpin langsung Kabid Pengawasan Asdinoper bersama sejumlah anggotanya.

"Hasil lab akan keluar 15 hari kedepan, tapi secara kasat mata kita melihat adanya kelalaian dari perusahaan sehingga merusak lingkungan sekitar," ungkapnya.

Sejauh ini pihak Dinas Lingkungan Hidup baru bisa mengatakan terindikasi pencemaran, dan jika hasil laboraturium membuktikan limbah tidak memenuhi baku mutu maka perusahaan bakal ditindak sesuai UU 32 dikenakan sanksi pidana maksimal 3 tahun penjara dan denda Rp3 miliar.
loading...
Editor: Agusri

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Sangat Memprihatinkan, Jalan Ring Road Bagan Batu Rusak Parah

    BAGANBATU, datariau.com - Beginalah kini kondisi Jalan Ring Road Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir yang mengalami rusak parah dan sangat memp

  • Warga Tanami Pohon Pisang di Proyek Box Culvert Terbengkalai di Desa Sidomuliyo Inhu

    RENGAT,datariau.com - Kontraktor pelaksana pembangunan Box Culvert jalur tengah Rengat ke Air Molek tepatnya Desa Sidomuliyo Kecamatan Lirik tergolong bandel

  • Ada Galian Pipa PDAM, Aspal Jalan Lintas Rimba Melintang-Bagansiapiapi Amblas

    RIMBAMELINTANG, datariau.com - Kondisi aspal jalan lintas Rimba Melintang-Bagansiapiapi tepatnya di sekitar Kepenghuluan Seremban Jaya, Kecamatan Rimba Melin

  • Proyek Rehab Kantor Kepala Desa di Kampar Ini Langgar Aturan

    KAMPAR, datariau.com - Tambahan bangunan kantor Kepala Desa Sungai Lipai Kabupaten Kampar yang merupakan salah satu proyek Tahun Anggaran 2017 terindikasi me

  • Penggusuran Rumah Liar di Bagansinembah Dituding Belum Merata

    BAGANBATU, datariau.com - Masyarakat Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir korban pengusuran di Kecamatan Bagan Sinembah, Selan (70 tahun) protes

  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg