Minggu, 19 Nov 2017 / 29 Safar 1439
  • Home
  • Lingkungan
  • Warga Tanah Merah Halau Truk dari Jalan Kongsimpat, Berjaga 24 Jam

Warga Tanah Merah Halau Truk dari Jalan Kongsimpat, Berjaga 24 Jam

Oleh: Heri
Minggu, 15 Okt 2017 21:06
view: 1.253
Heri
Sampai malam ini masyarakat masih terus berjaga.
RENGAT, datariau.com - Mecegah agar tidak semakin hancur jalan raya Kongsimpat akibat mobil truk tronton, puluhan warga dari Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu blokir setiap truk cold disiel dan truk tronton yang melintas di jalan raya Kongsimpat. Kegiatan penyetopan mobil truk roda 6 dan 10 langsung diawasi oleh Lantas Polsek Pasir Penyu, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Tanah Merah.

Anggota Lantas Polsek Pasir Penyu Bripka J Nasution saat di lokasi pemblokiran di simpang SMAN 1 Pasir Penyu mengatakan, bahwa puluhan warga dari Kelurahan Tanah Merah melakukan pemblokiran mobil truk agar tidak melintas di jalan raya Kongsimpat. Hal ini guna untuk mencegah agar jalan raya Kongsimpat tidak hancur akibat truk cold diesel dan truk tronton.

Dijelaskan, mobil truk cold diesel dan truk tronton melintas jalan raya Kongsimpat karena jalan lintas tengah putus disebabkan adanya pengkerjaan box culvert.

"Sebelum kami dari pihak kepolisian Pasir Penyu dan Lirik sudah memasang rambu-rambu agar mobil khusus truk cold diesel dan tronton melintas jalan Elak. Namun masih saja ada mobil truk yang melintas jalan raya Kongsimpat," terangnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Prima Dana Kel. Tanah Merah, Fadri Hendra, mengatakan, pemblokiran mobil truk oleh warga tidak tahu batas waktunya, yang jelas, hingga para sopir truk tahu bahwa mereka tidak boleh lewat atau melintas di jalan raya Kongsimpat. 

"Dilarangnya mobil truk, karena jalan raya Kongsimpat sudah mulai hancur," terang Hendra.

"Selain itu, kita juga berharap kepada Dinas Perhubungan untuk segera membuat rambu-rambu larangan mobil truk melintas jalan raya Kongsimpat. Karena, kalau tidak mulai sekarang dilarang mobil truk melintas jalan raya Kongsimpat, dipastikan jalan akan hancur," harapnya.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan dan Ruang (PUPR) Inhu Nofriandi saat dikonfirmasi mengatakan, Jalan Sei Karas-Kembang Harum atau jalan raya Kongsimpat dibangun peningkatan pada tahun 2016 melalui dana DAK. 

"Jalan Sei Karas-Kembang Harum atau jalan raya Kongsimpat hanya bisa untuk mobil dengan beban 8 ton, karena jalan tersebut adalah jalan kelas 2 dan bukan jalan kelas 1," terangnya.

Pantauan datariau.com, hingga malam ini masyarakat masih terus berjaga dan diperkirakan sampai pagi. Sedikitnya ada sekitar 30 warga yang kebanyakan pemuda masih terus berjaga hingga malam ini. Mereka menghalau setiap truk yang ingin melalui Jalan Kongsimpat.

Beberapa sopir truk ada juga yang ngotot ingin tetap melewati jalan tersebut. Mereka sopir truk dari luar Sumatera, beralasan bahwa ini jalan lintas dan mereka ingin cepat, setelah diberitahu alasan pemblokiran jalan, para supir memahami dan bersedia untuk melalui jalan alternatif di Jalan Elak.
loading...
Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Sangat Memprihatinkan, Jalan Ring Road Bagan Batu Rusak Parah

    BAGANBATU, datariau.com - Beginalah kini kondisi Jalan Ring Road Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir yang mengalami rusak parah dan sangat memp

  • Warga Tanami Pohon Pisang di Proyek Box Culvert Terbengkalai di Desa Sidomuliyo Inhu

    RENGAT,datariau.com - Kontraktor pelaksana pembangunan Box Culvert jalur tengah Rengat ke Air Molek tepatnya Desa Sidomuliyo Kecamatan Lirik tergolong bandel

  • Ada Galian Pipa PDAM, Aspal Jalan Lintas Rimba Melintang-Bagansiapiapi Amblas

    RIMBAMELINTANG, datariau.com - Kondisi aspal jalan lintas Rimba Melintang-Bagansiapiapi tepatnya di sekitar Kepenghuluan Seremban Jaya, Kecamatan Rimba Melin

  • Proyek Rehab Kantor Kepala Desa di Kampar Ini Langgar Aturan

    KAMPAR, datariau.com - Tambahan bangunan kantor Kepala Desa Sungai Lipai Kabupaten Kampar yang merupakan salah satu proyek Tahun Anggaran 2017 terindikasi me

  • Penggusuran Rumah Liar di Bagansinembah Dituding Belum Merata

    BAGANBATU, datariau.com - Masyarakat Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir korban pengusuran di Kecamatan Bagan Sinembah, Selan (70 tahun) protes

  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg