Kamis, 18 Jan 2018 / 1 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Natuna
  • Ditangkap Polisi, ASN di Natuna Meninggal Dunia

Ditangkap Polisi, ASN di Natuna Meninggal Dunia

Sabtu, 06 Jan 2018 19:18
view: 999
Istri korban bersama kedua anaknya saat pemakaman yang dihadiri sanak keluarga dan warga setempat. Sebelum meninggal Arifianto sempat menjalani perawatan di RSUD Natuna. (Teks dan foto: Batampos.co.id)
NATUNA, datariau.com - Arifianto, yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna, Jumat (5/1/2018).
 
Sebelumnya dinyatakan meninggal, Arifianto digerebek sejumlah anggota Satuan Narkoba Polres Natuna, di kediamannya di Batu Ampar, Kamis (4/1/2018). 
 
Dikutip DataRiau.com dari Batampos.co.id, Arifianto menjadi tersangka kasus nakoba sehingga kediamannya digerebek polisi. Namun belum dipastikan berapa jumlah barang bukti diamankan polisi dari rumah Arifianto.
 
Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto belum memberikan keterangan resmi terkait tewasnya Arifianto setelah ditangkap. Sementara Waka Polres Natuna Kompol Renan mengatakan, akan digelar konferensi pers, namun menunggu perintah Kapolres.
 
"Mohon bersabar, akan disampaikan Kapolres agar informasinya tidak simpang siur," kata Renan melalui telepon. Namun berita ini diturunkan belum ada kepastian kapan konferensi digelar terkait tewasnya Arifianto.
 
Tewasnya Arifianto menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan. Pasalnya, saat Arifianto dijemput dari rumahnya dalam kondisi sehat. Bahkan isak tangis istri dan dua anaknya tidak terbendung saat prosesi pemakaman yang masih di kawasan rumah duka.
 
Tewasnya Arifianto kini menimbulkan tanya bagi keluarganya, karena saat digerebek terjadi tindak kekerasan kepada tersangka dan anaknya karena diduga berusaha melarikan diri.
 
"Ada beberapa melihat, saat penangkapan Arif, anaknya pun ikut ditendang. Saat jenazahnya dimandikan pun, darah dari kepalanya terus membasahi kain kafan, belum lagi bagian belakang banyak memar-memar," ujar keluarga korban.
 
Sementara Direktur RSUD Natuna Faisal menolak memberikan keterangan, penyebab tewasnya Arifianto. Faisal beralasan belum ada kesimpulan hasil otopsi dokter, apakah overdosis atau penyebab tindak kekerasan. 
 
"Nanti dokter yang menangani pasien menjelaskannya penyebab tewasnya Arifianto," kata Faisal.
Editor: Riki

Sumber: Batampos.co.id

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Ini Hasil Rapat Satgas Pangan Natuna Dalam Rangka Monitoring Stabilitas Harga Bahan Pokok

    NATUNA, DATARIAU.COM - Pada hari Rabu tanggal 17 Januari 2018 pukul 09.00 wib s/d 12.00 wib  bertempat di Ruang Rapat Satintelkam Polres Natuna telah dilaksanakan
  • Bupati Natuna Tinjau Lokasi Banjir

    NATUNA,DATARIAU.COM-Pada hari Selasa (16/1) pagi Bupati Natuna, Drs. H. Abdul Hamid di dampingi Sekretaris Daerah (Wan Siswandi,S.Sos,M.Si) Kepala Dinas Pekerjaan Umum
  • Bupati Natuna Kunjungi Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara

    NATUNA, DATARIAU.COM - Bupati Natuna, Drs. H. Abdul Hamid Rizal,M.Si berkunjung ke Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik
  • Pembinaan dan Review Lakip Kabupaten Natuna

    NATUNA, DATARIAU.COM - Bertempat di Grand i Hotel, Batam, jumat (12/1) malam, Pemerintah Kabupaten Natuna menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Review Laporan Akun
  • Tahun 2018,Harga Gurita dan Tenggiri di Natuna Meroket

    NATUNA, DATARIAU.COM - Hasil Perikanan yg Salah Satunya yg memopang Ekonomi di Natuna ditahun 2018 mengalami Peningkatan dibandingkan ditahun 2016 Kemaren yg mana di
  • KOMENTAR
    Polling

    Pilih Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2019-2024 Idola Anda
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto