Senin, 18 Des 2017 / 29 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Opini
  • Peduli, Tetapi Dicemooh!!.. Ikhlas Dibilang Ada Sesuatu, Curhat Akun Facebook Sinaga Kerjakeras

Peduli, Tetapi Dicemooh!!.. Ikhlas Dibilang Ada Sesuatu, Curhat Akun Facebook Sinaga Kerjakeras

Oleh: Hermansyah
Rabu, 04 Okt 2017 22:52
view: 990
Ilustrasi (gambar goggle) pencemaran udara.
SIAK, datariau.com - Itulah kita, ketika seseorang atau suatu kelompok membela dan menyuarakan kepenting khalayak ramai malah dianggap sebaliknya. Bahkan memberi tahu fakta kebenaranya itu dianggap tidak benar. Kenapa tidak? Sudah jelas, bukan untuk diri sendiri, keluarga, orang lain. Apalagi kepentingan segelintiran orang
 
Selama ini, sudah jelas dunia teknologi Indonesia semakin maju dan pesat. Dari sebuah pemberitaan atau gambaran status diberbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, BBM maupun media sosial Whatsapp yang bersifat publik bukan pribadi maupun perorangan.
 
Salah satu contoh, kita mengambil suatu pelajaran, ketika salah satu akun facebook memberitakan/menyampaikan fakta yang dilihatnya itu benar-benar terjadi. 
 
Salah satunya ketika suatu kelompok yang mengatasnamakan Koalisi Peduli Lingkungan (Kopel) Kabupaten Siak yang terdiri dari Laskar Melayu Rembuk (LMR), Lumbung Inspirasi Rakyat (LIRA), Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) saat itu mencoba menuntut suatu perusahaan yang terang-terangan melakukan pencemaran udara (pencemaran lingkungan) dan pengalihan fungsi aliran sungai alam asli menjadi kanal buatan perusahaan.
 
Ya, ditambah lagi dengan beredar kabar salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak tanpa mengadakan sidang praperadilan berstatus tersangka. Dari situ terdengar jelas banyak kabar yang mengatakan dan membuli oknum tersebut dari mulut kemulut bercerita (cerita kedai kopi). Tetapi ada sisi yang bisa kita kutip/ambil dari peristiwa itu, selama ini tidak ada yang berani menyuarakan dan membeberkan apa yang telah dilakukan pihak perusahaan beberapa waktu lalu demi kepentingan orang banyak.
 
Selama ini adakah kita melakukan hal yang sama dengan yang pernah dilakukan oleh oknum tersebut? Tetapi kita malah menghujat dan membuli beliau, bahkan menyalahkan beliau seolah-olah mencari simpati masyarakat.
 
Kita ambil suatu kesimpulan salah satu status dan komentar salah satu akun facebook milik Sinaga Kerjakeras yang mengutarakan isi hati yang sebenarnya. Betapa ia merasa selama ini perjuanganya bersama rekan-rekanya itu hanya untuk mencari sensasi dan simpati masyarakat saja. Dibalik itu semua, ia dan hati (niatnya) yang tahu kemana arah dari peristiwa selama ini.
 
Menurutnya apa yang diperjuangkan rekan-rekan dari luar daerah seperti Siak maupun Pekanbaru merupakan suatu kebenaran.
 
Ia menyimpulkan sebagai seorang sahabat dan seandainya tidak bisa di depan dalam berjuang, setidaknya sebagai solidaritas sesama teman ia tetap mengikuti perjuangan tersebut. Kalaupun tidak bisa ikut berjuang setidaknya ia tidak mengucilkan apa yang sedang diperjuangkan teman-teman.
 
Ia heran apa yang terjadi dengan penduduk Perawang saat ini. Sekelas Walhi, Lira dan MPKS yang memang organisasi pegiat lingkungan mau berjuang untuk Kecamatan Tualang tetapi warga Perawang malah mengucilkan saudara-saudaranya yang ikut berjuang.
 
Berikut isi curahan hati status atau komentar akun facebook Sinaga Kerjakeras;
 
"Aq merupakan bagian dari masyarakat kec. Tualang...
Apa yg di perjuangkan teman2 dari siak dan pekan baru menurut sy benar karna telah melului penelitian...
 
"Sy tidak bisa di depan dalam berjuang setidaknya sebagai solidaritas sesama teman sy harus ikut...klu pun sy tidak ikut  insyaallah sy tdk akan mengecilkan apa yg sdh di perjuangkan teman2
 
"Sekelas WALHI, LIRA dan MPKS  aja mau berjuang utk kec. Tualang kok org perawang sendiri mencemeeh saudara2nya yg sedang berjuang....
Astqfirullah hal adzim....
 
"Mereka tidak di bayar...
Mereka tidak mau di suap...
Mereka merogoh kocek sendiri utk operasional...
Mereka ikhlas...
Mereka teman sinaga kerjakeras...
Allah hu Akbar...
 
"Kepada teman2 yg komen...
Ingatlah rezki tdk pernah datang dari perusahaan raksasa...
 
"Rezky tidak pernah datang dari saudara se kampung...
Rezky tidak pernah datang dari tokoh idola...
Rezky hanya datang dari Allah Swt atas usaha dan kerja keras kita...
 
"Apa yg engkau lakukan hari ini insyaallah 3 sampai 5 tahun kedepan pasti engkau nikmati...
Bila yg baik kau kerjakan hari ini insyaallah 3 sampai 5 tahun kedepan pasti engkau nikmati buah dari kebaikannya...
 
"Katakanlah yg benar itu benar dan katakanlah yg salah itu salah....
 
"Klu kau tdk mampu mengatakannya setidaknya jangan melarang, menghardik dan mencemeeh orng yg berkata tentang kebaikan," tutup komentar akun facebook Sinaga Kerjakeras itu menuturkan disalah satu kolom komentar miliknya 9 jam yang lalu.
loading...
Editor: Hermansyah

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Sekolah Tak Akan Mampu Sendiri Melawan Penyimpangan Moral Remaja Saat Ini

    DATARIAU.COM - Pendidikan moral bukanlah sebuah topik baru dalam pendidikan. Pada kenyataannya, pendidikan moral ternyata sudah seumur pendidikan itu sendiri

  • Peduli, Tetapi Dicemooh!!.. Ikhlas Dibilang Ada Sesuatu, Curhat Akun Facebook Sinaga Kerjakeras

    SIAK, datariau.com - Itulah kita, ketika seseorang atau suatu kelompok membela dan menyuarakan kepenting khalayak ramai malah dianggap sebaliknya. Bahkan memberi tah
  • Tahun Baru Islam, Refleksi Umat Untuk Memperbaiki Keislaman

    DATARIAU.COM - Tepat pada tanggal 21 September 2017 lalu, umat Muslim merayakan tahun baru 1439 Hijriyah. Bagi umat Muslim ini adalah momen penting untuk ref

  • Gaduh-Gaduh Untuk Kekuasaan, Ribut-Ribut Kepentingan

    DATARIAU.COM - Polemik atau kegaduhan di Negara ini seakan tak pernah usai, silih berganti sambung menyambung menjadi pertikaian yang tidak berujung, bemula dari Pil
  • Bunuh Diri, Kemiskinan, dan Korupsi di Indonesia

    DATARIAU.COM - Arkan (11) mungkin saat itu kaget sekaligus tak percaya, ketika mendapati Suwarso, kakeknya tewas tergantung dengan leher terikat tali plastik di bawah pohon
  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg