Jumat, 26 Mei 2017 / 29 Syaaban 1438
  • Home
  • Opini
  • Refleksi 5 Januari 1949, Sejarah Kelam Kota Rengat Bersejarah

Refleksi 5 Januari 1949, Sejarah Kelam Kota Rengat Bersejarah

Kamis, 05 Jan 2017 14:33
view: 1181
Ist.
Tugu tragedi Rengat berdarah.

RENGAT, datariau.com - Pada tanggal 5 Januari 1949 merupakan sejarah kelam kota Rengat sebagai kota Bersejarah. Demikian yang dikatakan Satrio Rachmazan, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Indragiri Hulu (IKAMIHU), melalui rilisnya kepada datariau.com, Kamis (5/1/2017).

Sedikit flasback kejadian bersejarah tersebut yang dikutip dari situs berita tentang sejarah singkat kota Rengat, bahwa dua kapal perang milik Belanda yang datang dari arah Tembilahan tiba-tiba merapat di Sungai Indragiri, Rabu, 5 Januari 1949, sekitar pukul 08.00 Wib.

Dari dalam kapal perang bernama Gajah Merah, ratusan pasukan baret merah Belanda atau sering disebut Korp Spesialie Tropen (KST) di bawah komando Kapten Skendel keluar dan membakar Markas Kodim, Markas Polisi, stasiun radio, sentral telepon, gudang pelabuhan hingga Rumah Sakit.

Kedatangan dua kapal perang Gajah Merah tersebut setelah sebelumnya pesawat Belanda membombardir Kota Rengat dan menerjunkan pasukan payung. Seketika bunyi bom yang meledak di tanah bersatu dengan pekik histeris warga yang panik.

Dengan senjata otomatis dan modern, pasukan Belanda semakin ganas dan kejam. Mereka tidak bisa lagi membedakan yang mana TNI, tentara perjuangan rakyat serta masyarakat sipil yang tidak berdosa.

Tentara Belanda menembaki anak-anak, ibu hamil dan orangtua. Tidak puas sampai disitu, tentara Belanda kemudian mengumpulkan lebih 2.000 penduduk dari segala penjuru Rengat. Mereka kemudian di bariskan di pinggir Sungai Indragiri dan setelah itu terjadilah pembantaian massal. Sungai Indragiri yang kala itu tengah banjir berubah warna menjadi merah.

Bupati Indragiri bernama Tulus yang mendapatkan laporan tentang penyerbuan tentara Belanda memilih tetap bertahan di Kota Rengat. Namun ia kemudian ditembak oleh tentara Belanda di depan istri dan anak-anaknya. Jasadnya dibuang di Sungai Indragiri bersama jasad ajudannya Tandean yang turut ditembak tentara Belanda.

Serangan yang dilancarkan oleh Belanda itu adalah upaya Belanda untuk memecah belah kabupaten Indragiri supaya lepas dari NKRI, namun berkat upaya, perjuangan serta pengorbanan oleh pahlawan yang gagah berani mampu mempertahankan kabupaten Indragiri ini tetap dalam kesatuan NKRI.

“Demikian kisah tragis yang pernah melanda kota Rengat tercinta ini, refleksi kejadian bersejarah kelam ini tentunya harus dijadikan pelajaran berharga bagi masyarakat Indragiri Hulu betapa besar bencana yang telah melanda negeri para raja kita ini,” ujar Satrio.

Terkhusus untuk pemuda (mahasiswa), lanjutnya, melalui momentum 5 Januari 1949 ini, ia mengajak lebih peduli dan perhatian kepada kabupaten Indrgairi Hulu, melalui gerakan intelektual seperti lebih giat membaca, lebih mengenal dan memahami sejarah kota Rengat, kerajaan indragiri dan lain-lain.

"Yang akan menjadi referensi penting bagi mengisi pembangunan kabupaten Indragiri Hulu kita ini,” pungkas Satrio.

Editor: Adi

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • KUD Raja Bertuah Laporkan Dugaan Korupsi PT SWP ke Kejaksaan

    RENGAT, datariau.com - Warga Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu yang tergabung dalam KUD Raja Bertuah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi bid

  • Agar Ramadhan Listrik Tidak Padam, PLN Rengat Tambah Mesin Baru

    RENGAT, datariau.com - Seringnya listrik padam mendadak di Inhu segera akan teratasi. PLN Area Rengat mendatangkan dua mesin baru yang menghasilkan daya masi

  • Walah.. Rutan Klas IIB Rengat Kini Semakin Padat

    RENGAT, datariau.com - Kedatangan Napi dan tahanan dari Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk Pekanbaru membuat Rutan Klas IIB Rengat di Pematang Reba Kabupa

  • Korupsi Tower Triangle dan Wifi Desa di Rakit Kulim Inhu, Dirut CV MTJ Ditahan

    RENGAT, datariau.com - Dirut CV MTJ (Manangguk Talang Jaya) inisial CA (28) warga jalan Cendana, Desa Candirejo Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Inhu ditahan

  • Dalam Kegiatan TMMD, Kodim 0302 Inhu Beri Pembekalan Mental Spritual Kepada Pelajar SMAN 1 Rengat Barat

    RENGAT, datariau.com - Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-98 yang digelar oleh Kodim 0302 Inhu tidak hanya kegiatan fisik yang dilaksanakan, namun j

  • Tidak Terasa, Sudah 7 Tahun drg Siska Jabat Dirut RSUD Indrasari

    RENGAT, datariau.com - Masyarakat di Inhu mulai bertanya-tanya, mengapa sampai saat ini belum ada penyegaran di RSUD Indrasari Rengat. Dimana direktur rumah

  • DPRD Inhu Janji Panggil Rapat Hearing PLN Area Rengat

    RENGAT, datariau.com - Pada Senin 10 April 2017 nanti, SMA sederajat di seluruh Indonesia akan melaksanakan Ujian Nasional dengan sistim Simulasi Ujian Nasio

  • KOMENTAR
    PERMASI
    JAGO SABLON
    Iklan,FARMAOPTICAL