Jumat, 21 Jul 2017 / 26 Syawal 1438
  • Home
  • Opini
  • Refleksi 5 Januari 1949, Sejarah Kelam Kota Rengat Bersejarah

Refleksi 5 Januari 1949, Sejarah Kelam Kota Rengat Bersejarah

Kamis, 05 Jan 2017 14:33
view: 1319
Ist.
Tugu tragedi Rengat berdarah.

RENGAT, datariau.com - Pada tanggal 5 Januari 1949 merupakan sejarah kelam kota Rengat sebagai kota Bersejarah. Demikian yang dikatakan Satrio Rachmazan, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Indragiri Hulu (IKAMIHU), melalui rilisnya kepada datariau.com, Kamis (5/1/2017).

Sedikit flasback kejadian bersejarah tersebut yang dikutip dari situs berita tentang sejarah singkat kota Rengat, bahwa dua kapal perang milik Belanda yang datang dari arah Tembilahan tiba-tiba merapat di Sungai Indragiri, Rabu, 5 Januari 1949, sekitar pukul 08.00 Wib.

Dari dalam kapal perang bernama Gajah Merah, ratusan pasukan baret merah Belanda atau sering disebut Korp Spesialie Tropen (KST) di bawah komando Kapten Skendel keluar dan membakar Markas Kodim, Markas Polisi, stasiun radio, sentral telepon, gudang pelabuhan hingga Rumah Sakit.

Kedatangan dua kapal perang Gajah Merah tersebut setelah sebelumnya pesawat Belanda membombardir Kota Rengat dan menerjunkan pasukan payung. Seketika bunyi bom yang meledak di tanah bersatu dengan pekik histeris warga yang panik.

Dengan senjata otomatis dan modern, pasukan Belanda semakin ganas dan kejam. Mereka tidak bisa lagi membedakan yang mana TNI, tentara perjuangan rakyat serta masyarakat sipil yang tidak berdosa.

Tentara Belanda menembaki anak-anak, ibu hamil dan orangtua. Tidak puas sampai disitu, tentara Belanda kemudian mengumpulkan lebih 2.000 penduduk dari segala penjuru Rengat. Mereka kemudian di bariskan di pinggir Sungai Indragiri dan setelah itu terjadilah pembantaian massal. Sungai Indragiri yang kala itu tengah banjir berubah warna menjadi merah.

Bupati Indragiri bernama Tulus yang mendapatkan laporan tentang penyerbuan tentara Belanda memilih tetap bertahan di Kota Rengat. Namun ia kemudian ditembak oleh tentara Belanda di depan istri dan anak-anaknya. Jasadnya dibuang di Sungai Indragiri bersama jasad ajudannya Tandean yang turut ditembak tentara Belanda.

Serangan yang dilancarkan oleh Belanda itu adalah upaya Belanda untuk memecah belah kabupaten Indragiri supaya lepas dari NKRI, namun berkat upaya, perjuangan serta pengorbanan oleh pahlawan yang gagah berani mampu mempertahankan kabupaten Indragiri ini tetap dalam kesatuan NKRI.

“Demikian kisah tragis yang pernah melanda kota Rengat tercinta ini, refleksi kejadian bersejarah kelam ini tentunya harus dijadikan pelajaran berharga bagi masyarakat Indragiri Hulu betapa besar bencana yang telah melanda negeri para raja kita ini,” ujar Satrio.

Terkhusus untuk pemuda (mahasiswa), lanjutnya, melalui momentum 5 Januari 1949 ini, ia mengajak lebih peduli dan perhatian kepada kabupaten Indrgairi Hulu, melalui gerakan intelektual seperti lebih giat membaca, lebih mengenal dan memahami sejarah kota Rengat, kerajaan indragiri dan lain-lain.

"Yang akan menjadi referensi penting bagi mengisi pembangunan kabupaten Indragiri Hulu kita ini,” pungkas Satrio.

Editor: Adi

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Enam Pejabat Inhu Dipanggil Jampidsus ke Kejari Rengat, Diduga Terkait Izin PT Duta Palma Grup

    RENGAT, datariau.com - Enam pejabat Pemkab Inhu dikabarkan dipanggil Tim dari Jaksa Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung RI. Selain pejabat Inhu, J

  • Tikungan Maut Lintas Timur Inhu, Makan Korban, Usus Warga Pinang Sebatang Siak Terburai

    RENGAT, datariau.com - Insiden tabrak lari berujung maut kembali terjadi di Jalur Lintas Timur, Indragiri Hulu, Riau, tepatnya di Kilometer 207 Dusun Berapit Kelurah
  • RSUD Indrasari Rengat Bantah Air Langka yang Dikeluhkan Keluarga Pasien

    RENGAT, datariau.com - Merasa kurang puas dengan klarifikasi yang disampaikan oleh Plt Sekda Inhu Ir H Hendrizal, pihak RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Rengat

  • Plt Sekda Inhu Mengaku Sudah Cek RSUD Indrasari, Tidak Ada Kekurangan Air

    RENGAT, datariau.com - Terkait kelangkaan air dan ruangan tidak terawat di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Indrasari Rengat yang dikeluhkan keluarga pasien, i

  • KUD Raja Bertuah Laporkan Dugaan Korupsi PT SWP ke Kejaksaan

    RENGAT, datariau.com - Warga Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu yang tergabung dalam KUD Raja Bertuah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi bid

  • Agar Ramadhan Listrik Tidak Padam, PLN Rengat Tambah Mesin Baru

    RENGAT, datariau.com - Seringnya listrik padam mendadak di Inhu segera akan teratasi. PLN Area Rengat mendatangkan dua mesin baru yang menghasilkan daya masi

  • Walah.. Rutan Klas IIB Rengat Kini Semakin Padat

    RENGAT, datariau.com - Kedatangan Napi dan tahanan dari Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk Pekanbaru membuat Rutan Klas IIB Rengat di Pematang Reba Kabupa

  • KOMENTAR