Selasa, 17 Okt 2017 / 26 Muharram 1439
  • Home
  • Opini
  • Subsidi Listrik Dicabut, Pengamat: Padahal PLN Sudah Untung Rp10,6 Triliun

Subsidi Listrik Dicabut, Pengamat: Padahal PLN Sudah Untung Rp10,6 Triliun

Kamis, 18 Mei 2017 09:28
view: 789
Ilustrasi.

JAKARTA, datariau.com - Direktur Eksekutif Advokasi Konsumen Muslim Indonesia (AKMI), M Ridha, mengatakan bahwa kenaikan listrik yang diberlakukan saat ini menjadi tanda tanya besar, mengingat PLN sudah mendapatkan keuntungan bersih Rp 10,6 triliun.

"Mengapa kenaikan listrik harus diberlakukan? Perhitungan tiga komponen, harga bahan bakar, inflasi, dan kurs mata uang, yang menjadi dasar perhitungan kenaikan tarif ini tidak dijelaskan, khususnya untuk bulan Mei ini," ujar Ridha di Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Menurut Ridha, PLN yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seharusnya sensitif terhadap kondisi perekonomian rakyat. Terlebih, kondisi keuangan PLN saat ini untung. Dikatakan Ridha, prosentase kenaikan pendapatan rumah tangga yang terkena pencabutan subsidi ini jauh lebih sedikit dibandingkan kenaikan tarif listrik.

Dengan berlakunya tarif tanpa subsidi ini, lanjut Ridha, maka konsumen listrik golongan 900VA ini akan membayar sebesar Rp 1.352 per kWh (kilo watt hour). Konsumen 900VA dianggap tidak layak mendapat subsidi dan diharuskan mengikuti harga ekonomi listrik.

"Bagi yang mau mengaku miskin masih bisa mendapatkan subsidi. Selain itu, konsumen 900VA ini dituduh banyak yang sudah jadi pengusaha dan menggunakan listrik dengan daya ini untuk usahanya. Kami meminta pemerintah menghentikan sikap yang melakukan penghinaan dengan mendesak masyarakat pengguna 900VA mengaku sebagai rakyat miskin," jelasnya.

Ridha juga mempertanyakan ihwal banyaknya peralatan rumah tangga yang bisa digunakan dengan daya 900VA ini. Apalagi, daya listrik 900VA ini hanya bisa mengoperasikan peralatan listrik di bawah 700 watt.
 
Ridha memberikan contoh di dalam rumah tangga dengan peralatan listrik seperti lampu dalam jumlah 5 buah, setrika, mesin air, kipas angin, dan televisi ukuran kecil.
 
"Jika ingin menggunakan alat listrik yang lebih besar, harus mematikan sebagian yang lain. Tudingan bahwa pelanggan 900VA sudah tidak layak mendapat subsidi perlu ditelaah ulang," tukasnya.
 
Karenanya, AKMI pun mendesak Kementerian ESDM agar membatalkan pencabutan subsidi untuk golongan konsumen 900VA. Tak hanya itu, AKMI pun meminta PLN agar mengedepankan fungsi kerakyatan dengan tidak menjadikan konsumen 900VA sebagai objek pasar.
 
"PLN harus terbuka dalam perhitungan tarif listrik semua golongan. Pemerintah yang dalam hal ini diwakili Kementerian ESDM dan PLN harus mengupayakan energi alternatif yang hemat biaya," pungkas Ridha.
Editor: Windy

Sumber: Jitunews.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
Opini Terbaru
  • Peduli, Tetapi Dicemooh!!.. Ikhlas Dibilang Ada Sesuatu, Curhat Akun Facebook Sinaga Kerjakeras
  • Tahun Baru Islam, Refleksi Umat Untuk Memperbaiki Keislaman
  • Gaduh-Gaduh Untuk Kekuasaan, Ribut-Ribut Kepentingan
  • Bunuh Diri, Kemiskinan, dan Korupsi di Indonesia
  • Selamat Datang Mimpi
  • IKLAN TUKANG ABU RAFI
    Data Foto
    BAGIKAN:

    BACA JUGA

  • Setelah Tarifnya Naik, Listrik Semakin Sering Padam, DPRD Riau Panggil Hearing PLN WRKR

    PEKANBARU, datariau.com - Kondisi listrik saat ini dinilai semakin memprihatinkan, setelah subsidi dicabut dan tarif dasar listrik naik, pelayanan ternyata s

  • Listrik 900 VA Naik Lagi, Ekonomi Rumah Tangga Makin Tertekan

    PEKANBARU, datariau.com - Kebijakan pencabutan subsidi listrik 900 VA oleh pemerintahan Jokowi-JK telah memukul perekonomian masyarakat kelas menengah bawah.

  • Subsidi Listrik Dicabut, Pengamat: Padahal PLN Sudah Untung Rp10,6 Triliun

    JAKARTA, datariau.com - Direktur Eksekutif Advokasi Konsumen Muslim Indonesia (AKMI), M Ridha, mengatakan bahwa kenaikan listrik yang diberlakukan saat ini m

  • DPRD Riau Sayangkan Tarif Listrik Naik, Membuat Masyarakat Semakin Susah

    PEKANBARU, datariau.com - Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) oleh pemerintah pusat dianggap sebagai bentuk menyusahkan masyarakat Riau. Terlebih lagi saat in

  • DPRD Pekanbaru Kritik Kenaikan Tarif Listrik 900 Va

    PEKANBARU, datariau.com - Terjadinya kenaikan tarif listrik oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada pelanggan listrik dengan daya 900 Vo

  • Kado Hari Buruh, Tarif Listrik Warga Miskin 900 VA Naik 30 Persen

    JAKARTA, datariau.com - Masyarakat pelanggan listrik golongan 900 Volt Ampere (VA) harus merogoh kantong lebih di bulan ini. Tarif listrik golongan yang masu

  • Banyak Warga Kampar Mengeluh Kenaikan Tarif Listrik, Camat Diminta Sosialisasi Program SLTS

    BANGKINANG KOTA, datariau.com - Angota DPRD Kampar, H Fahmil SE ME mendesak Pj Bupati Kampar, agar serius menginstruksikan kepada seluruh Camat untuk melakuk

  • KOMENTAR