Senin, 18 Des 2017 / 29 Rabiul Awal 1439

Sekda Dukung Kerjasama Pengembangan Tanaman Buah Kampar

Oleh: Mirdas Aditya
Rabu, 11 Okt 2017 06:24
view: 99
BANGKINANG KOTA, datariau.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs.Yusri, M.Si mengatakan Kampar ini dahulunya terkenal sebagai penghasil tanaman buah berkualitas tetapi sekarang hal itu hilang.

Ada beberapa varitas tanaman yang dahulu sangat terkenal dari Kampar seperti tanaman buah jeruk, nenas dan rambutan, tetapi kini varitasnya hilang di Kampar. 

Tanaman buah ini dahulu sempat membuat Kampar terkenal karena begitu orang lewat dari luar kota di Kabupaten Kampar pasti menjumpai buah tersebut dijual di pinggir-pinggir jalan dan hal ini sudah menjadi khas bagi masyarakat,kata Sekda.

Hal itu dijelaskan Sekda ketika menerima kunjungan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kampar Hendri Dunan dan Perwakilan dari Balai Pengembangan Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Riau dibawah naungan Kementerian Pertanian RI serta Balai litbang tanaman jeruk dan buah sub trofika yang khusus menangani tanaman jeruk dan buah sub trofika dari Kotamadya Batu Malang Provinsi Jawa Timur di ruang rapat Sekda, Selasa (11/10/2017).

Lebih jauh Yusri memaparkan, hal ini mungkin disebabkan kurangnya teknologi yang dimiliki para petani termasuk hal yang lebih penting yaitu soal pemasaran, bukan soal para petani Kampar yang tidak mengembangkan lagi tanaman buah tersebut.

"Sekarang ini yang terjadi sebaliknya banyak varitas tanaman jeruk, nenas dan rambutan yang dikirim ke Kampar dari Provinsi tetangga yang katanya asli dari daerah mereka, padahal kita tahu itu dahulunya berasal dari Kampar," ujar Sekda.

Untuk itu Sekda menjelaskan, sangat menyambut baik tawaran kerjasama pengembangan dan cara membudidayakan tanaman buah dari BPTP dan Balitbang Kotabatu Malang. "Kalau memang diperlukan satu wilayah yang cocok untuk pengembangannya akan kita sediakan," kata Sekda.

Begitu juga untuk masalah bibit tanaman dan pupuknya biar kami yang sediakan, tinggal Bapak dari BPTP dan Balitbang yang punya teknologi dan ilmunya yang bekerja menyangkut pembudidayaannya hingga berhasil. Setelah itu baru dapat diterapkan kepada para petani di Kampar.

Dijelaskan perwakilan dari BPTP Provinsi Riau DR Boga Kuntoro bersama rombongan biasanya kami membuat semacam demplot dahulu kemudian akan dikembangkan di wilayah tertentu seperti untuk di Kampar saat ini, yang cocok untuk tanaman buah jenis apa dan wilayahnya dimana kemudian setelah berhasil baru dikembangkan.

"Untuk di Kampar kami akan coba pengembangan kembali tanaman jeruk, nenas dan rambutan dan kami juga bekerjasama dengan Balai litbang tanaman jeruk dan buah sub trofika yang khusus menangani tanaman jeruk dan buah sub trofika dari Kotamadya Batu Malang Provinsi Jawa Timur, setelah demplot berhasil baru kerjasama ke depannya," kata Boga Kuntoro.

Selain itu memang diperlukan bagaimana pemasaran karena hal ini sudah menyangkut sisi bisnisnya yang lebih besar wilayah jangkauan ke depan nantinya khususnya buat petaninya yang kurang memahami bahkan untuk sampai kepada sisi ekspornya.

Kemudian Sekda menambahkan, "Intinya kami sangat mendukung tawaran kerjasama, tetapi setelah berhasil dan nantinya baru dapat kita teruskan ke petani untuk pengembangan dengan menggunakan teknologi dari BPTP," terang Yusri. 

KBuatlah teknologi pengembangbiakan tanaman buah hingga berhasil kemudian akan kita bangun satu pabrik yang khusus mengelola dan pengembangan pemasarannya nanti, terang Yusri, apalagi sekarang ini, melalui program Bupati untuk menggalakkan investasi, jadi tidak ada masalah ke depan untuk kita bangun pabrik," papar Yusri.
loading...
Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Tunggakan Listrik Pemkab Rohil Akan Dibayarkan di Tahun 2018

    ROHIL, datariau.com - Tunggakan biaya penyediaan jasa listrik Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir kepada pihak PT PLN Persero Cabang Bagan Siapiapi sebesar Rp12

  • Surat Penolakan Diterima Pusat, Konferensi PWI Dumai Bakal Diulang

    DUMAI, datariau.com - Setelah menemui dan menyerahkan berkas terkait penolakan hasil Konferensi Kota (Konferkot) PWI Dumai yang digelar pada Selasa 5 Desembe

  • Merosotnya APBD Inhu Makan Korban, Beberapa Pegawai Honor Mulai Dirumahkan

    RENGAT, datariau.com - Merosotnya APBD Inhu Tahun 2018 tidak saja berdampak pada pembangunan namun juga berdampak pada tenaga honor di lingkungan Pemkab Inhu

  • Tiga Pegawai Honor Kantor Lurah Pematang Reba Inhu Dipecat Tanpa Alasan

    RENGAT, datariau.com - Tanpa alasan yang jelas, tiga pegawai honor Kantor Lurah Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu dipecat. Pemecatan dilaku

  • KPU Bengkalis Gelar Rapat Kerja

    BENGKALIS, datariau.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Kerja Penyusunan Penataan Daerah Pemilihan dan alokasi kursi Anggot

  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg