Sabtu, 20 Jan 2018 / 3 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Pendidikan
  • Berbagai Pungutan di Dunia Pendidikan Inhu Mulai Mencuat, Siapa Aktornya?

Berbagai Pungutan di Dunia Pendidikan Inhu Mulai Mencuat, Siapa Aktornya?

Oleh: Heri
Kamis, 11 Jan 2018 22:39
view: 983
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Belakangan ini mencuat kasus berbagai pungutan diduga liar di dunia pendidikan Kabupaten Inhu. Mulai dari dugaan pemotongan uang sertifikasi guru, hingga adanya sekolah yang memberlakukan pungutan iuran uang les.

Seperti adanya aturan setiap guru bayar operator sekolah untuk pemberkasan sertifikasi sebesar Rp80 ribu, kemudian ada lagi bayar Rp225 ribu saat uang sertifikasi sudah ditransfer ke rekening masing-masing guru, ternyata pungutan itu tidak ada dasar hukum, baik berupa Perda maupun Perbup. Pungutan ini berdasarkan pengakuan beberapa guru sudah terjadi sepanjang dua tahun ini.

Kondisi ini menjadi perhatian semua pihak, termasuk aktivis LSM Topan RI Provinsi Riau, Hensen. Dia menyebut, pembayaran untuk pemberkasan sertifikasi guru merupakan pungutan tidak terpuji di dunia pendidikan. Terlebih informasi yang berkembang, uang tersebut dibagi-bagi untuk oknum operator sekolah, oknum UPTD Pendidikan dan oknum Disdikbud atau dinas terkait lainnya.

"Ini sudah korupsi atau bisa dikatakan juga pungli. Mana Tim Saber Pungli di daerah ini, kita selaku masyarakat Inhu berharap sekali pihak penegak hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan dapat mengusut pembayaran ini," pinta Hensen melalui datariau.com, Kamis (10/1/2018).

Sambung Hensen, pembayaran ataupun pemotongan di instansi pemerintah tanpa didasari oleh Perda atau Perbup atau SK dari kepala daerah, pembayaran atau pemotongan itu sudah menyalahi.

"Bagi siapa saja yang telah melanggar atau menyalahi aturan harus diberi sanksi tegas atau dihukum sesuai perbuatannya. Kita ingin mengetahui, siapa sebenarnya aktor di sebalik pungutan ini, maka sangat diharapkan penegak hukum untuk mengusut," harap Hensen.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Inhu, Boyke Sitinjak SE MSi saat dikonfirmasi terkait dugaan pungli pemberkasan sertifikasi guru di Inhu mengaku akan segera koordinasikan dengan Sekdan dan akan segera bentuk tim untuk melakukan tinjauan ke lapangan.

"Pembayaran atau pemotongan di instansi pemerintah tanpa didasari oleh Perda atau Perbup itu sudah perbuatan yang melanggar hukum dan pembayaran atau pemotongan itu bisa dikatakan pungli," tegas Boyke sembari meminta data kepada wartawan, sekolah dan UPT mana saja yang terindikasi melakukan pelanggaran tersebut.

Memang belakangan ini redaksi datariau.com ramai mendapat laporan, baik secara telepon, pesan elektronik, maupun pembicaraan langsung dari para guru, terkait dugaan pungutan sertifikasi itu.

Guru mengaku takut untuk protes, karena kata mereka, guru yang vokal sedikit saja nasibnya akan tragis, dimutasi ataupun mendapat perlakuan tidak baik, hal ini yang membuat para guru ketakutan, bahkan saat wawancara dengan datariau.com, berkali-kali para guru ini mengingatkan agar identitas mereka jangan sampai bocor ke siapa pun.

Editor: Angga

Sumber: Datariau.com

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Khairani Asma, Siswi MAN 2 Kampar Wakili Riau Dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional

    BANGKINANG KOTA, datariau.com - Kampar kembali melahirkan bibit intelektual, kali ini diukir oleh Khairani Asma yang merupakan satu-satunya utusan Provinsi R

  • Ekpedisi SMAN 5 Tualang ke Desa Siambul dan Desa Rantau Langsat Kecamatan Batang Gansal INHU

    SIAK, datariau.com - Sekolah Menengah Atas Negeri 5 (SMAN 5) Tualang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Provinsi Riau, Kamis (11/1/2018) kemarin, melaksanakan Ekspedisi P
  • Iuran Uang Les Heboh di Berita, SMPN 1 Rakit Kulim Panggil Rapat Orangtua Siswa

    RENGAT, datariau.com - Setelah heboh di berita tentang iuran uang les senilai jutaan rupiah, para orangtua murid SMPN 1 Rakit Kulim diundang rapat oleh kepala sekola
  • Rencana Pungutan Uang Les di SMPN 1 Rakit Kulim Jutaan Rupiah Membuat Resah

    RENGAT, datariau.com - Adanya rencana kegiatan les Kelas IX dan Try Out SMP Negeri 1 Rakit Kulim tahun pelajaran 2017/2018 dengan nilai jutaan rupiah, membua

  • Nabila, Siswi SDN 011 Pasir Penyu Inhu Wakili Riau pada Grand Finalis Indonesia Face Model 2018 di Jakarta

    RENGAT, datariau.com - Berdasarkan keputusan dewan juri Grand Indonesia Face Model 2018 yang terdiri dari team juri dari kota Jakarta (Artis ibu kota, perwakilan EO Lam
  • KOMENTAR
    IKLAN GALERI FOTO PENDIDIKAN
    SMKF Ikasari OSIS
    Polling

    Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data Riau
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto