Jumat, 21 Jul 2017 / 26 Syawal 1438
  • Home
  • Peristiwa
  • Aksi Demo Suku Sakai di Kantor Gubernur Riau Akhirnya Selesai, Massa Dipulangkan dengan Truk Satpol PP

Aksi Demo Suku Sakai di Kantor Gubernur Riau Akhirnya Selesai, Massa Dipulangkan dengan Truk Satpol PP

Rabu, 15 Mar 2017 19:14
view: 5713

PEKANBARU, datariau.com - Hasil pertemuan yang dilakukan antara utusan Suku Sakai dengan pihak pemerintah provinsi Riau membuahkan hasil penandatanganan notulen, dan ditutup dengan pemulangan demonstran Suku Sakai menggunakan truk.

"Pihak Pemprov Riau dan anggota DPRD Riau sepakat untuk menandatangani notulen hasil pertemuan hari ini, jadi mari kita pulanv dengan hati-hati," ujar Soni salah seorang utusan yang bernegoisasi dengan Pihak Pemprov Riau, di Pekanbaru, Rabu (15/3/2017).

Adapun isi notulen tersebut adalah kesepakatan untuk mengadakan pertemuan pada minggu depan dengan mengundang semua Gubernur Riau, DPRD, Polresta serta instansi terkait, guna menyelesaikan perkara tanah ulayat Suku Sakai.

Lebih lanjut ia menyebutkan jika minggu depan masih belum ada pertemuan, maka pihaknya akan datang kembali ke Pekanbaru untuk menagih janji pemerintah.

Nota kesepakatan tersebut ditandatangani oleh anggota DPRD Provinsi Riau Ev Tengger Sinaga, Asisten I Privinsi Riau Ahmad Syah Roffie, Kasatpol PP, dan Kapolresta Pekanbaru.

Sebelumnya ratusan Suku Sakai ini terdiri dari pria, wanita segala usia, bahkan anak-anak. Dari Kandis 700 orang, namun sampai di Pekanbaru 350 orang karena kelelahan, dehidrasi, dan pingsan. Mereka menuntut lahannya yang yang ditudingnya diduduki Perusahaan Kelapa sawit PT Ivo Mas Tunggal.

Mereka meminta kepada pemerintah agar tanah yang diklaim milik warga Suku Sakai seluas 24000 hektar bisa kembali.

Menurut mereka terhitung sejak dari tahun 1982 bermula PT Ivo Mas Tunggal meminta anak anak dari masyarakat Suku Sakai untuk mengisi polibek dengan perjanjian lisan akan diberikan tanah.

Namun hingga saat ini perjanjian itu tidak direalisasikan oleh perusahaan. Kemudian tahun 2012 masyarakat menuntut kembali tanah mereka dan pihak perusahaan tidak mengindahkan itu.

Persatuan suku sakai menggugat dan meminta kepada Gubernur Riau agar dapat menyelesaikan konflik tanah ulayat yang terjadi antara masyarakat Suku Sakai dengan PT. Ivo Mas Tunggal.

Editor: Adi

Sumber: Antarariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Rombongan Demokrat Kunjungi Kantor DPD Gerindra Riau, Bicarakan Koalisi Pilgubri?

    PEKANBARU, datariau.com - Rombongan DPD Partai Demokrat Provinsi Riau yang diketuai oleh Achmad melakukan kunjungan ke Kantor DPRD Partai Gerindra Provinsi R

  • Guru Demo di Kantor Bupati Meranti Bentrok dengan Wartawan, Ini Penyebabnya..

    SELATPANJANG, datariau.com - Kantor Bupati Kepulauan Meranti diserbu massa aksi damai, Kamis (13/7/2017) pagi. Sejumlah guru honor madrasah memperjuangkan ha

  • Didemo Warga, Kantor Camat Kelayang Hampir Disegel

    RENGAT, datariau.com - Dinilai lambat memberikan sanksi terhadap oknum Camat Kelayang yang dinilai bermasalah, sedikitnya 50 warga dari beberapa perwakilan d

  • Mahasiswa 10 Paguyuban di Pekanbaru Demo Terkait Bantuan Pendidikan Pemprov Riau

    PEKANBARU, datariau.com - Mahasiswa yang tergabung dalam FPMR (Forum Paguyuban Mahasiswa Riau) yang tergabung 10 paguyuban di Kota Pekanbaru melakukan aksi d

  • Seorang Nenek Asal Rohil Demo Sendirian di Kantor KPK, Ini yang Dituntutnya..

    JAKARTA, datariau.com - Ada pemandangan tak lazim di pelataran Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (18/5) sore lalu. Seorang nenek berorasi

  • Aksi Damai Masyarakat ke PT SAU Berujung Bentrok

    PELALAWAN, datariau.com - Dinilai melanggar kesepakatan antara masyarakat dengan PT Selaras Abadi Utama (SAU), masyarakat Desa Teluk Binjai Kec Teluk Meranti

  • Ahoker Mau Aksi Sampai Kapan?

    JAKARTA, datariau.com - Basuki Tjahaja Purnama Mania (Batman) menegaskan akan terus melakukan aksi seribu lilin. Sejak Ahok ditahan 9 Mei, Batman menjadi bar

  • KOMENTAR