Jumat, 19 Jan 2018 / 2 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Peristiwa
  • Aksi Demo Suku Sakai di Kantor Gubernur Riau Akhirnya Selesai, Massa Dipulangkan dengan Truk Satpol PP

Aksi Demo Suku Sakai di Kantor Gubernur Riau Akhirnya Selesai, Massa Dipulangkan dengan Truk Satpol PP

Rabu, 15 Mar 2017 19:14
view: 6.064

PEKANBARU, datariau.com - Hasil pertemuan yang dilakukan antara utusan Suku Sakai dengan pihak pemerintah provinsi Riau membuahkan hasil penandatanganan notulen, dan ditutup dengan pemulangan demonstran Suku Sakai menggunakan truk.

"Pihak Pemprov Riau dan anggota DPRD Riau sepakat untuk menandatangani notulen hasil pertemuan hari ini, jadi mari kita pulanv dengan hati-hati," ujar Soni salah seorang utusan yang bernegoisasi dengan Pihak Pemprov Riau, di Pekanbaru, Rabu (15/3/2017).

Adapun isi notulen tersebut adalah kesepakatan untuk mengadakan pertemuan pada minggu depan dengan mengundang semua Gubernur Riau, DPRD, Polresta serta instansi terkait, guna menyelesaikan perkara tanah ulayat Suku Sakai.

Lebih lanjut ia menyebutkan jika minggu depan masih belum ada pertemuan, maka pihaknya akan datang kembali ke Pekanbaru untuk menagih janji pemerintah.

Nota kesepakatan tersebut ditandatangani oleh anggota DPRD Provinsi Riau Ev Tengger Sinaga, Asisten I Privinsi Riau Ahmad Syah Roffie, Kasatpol PP, dan Kapolresta Pekanbaru.

Sebelumnya ratusan Suku Sakai ini terdiri dari pria, wanita segala usia, bahkan anak-anak. Dari Kandis 700 orang, namun sampai di Pekanbaru 350 orang karena kelelahan, dehidrasi, dan pingsan. Mereka menuntut lahannya yang yang ditudingnya diduduki Perusahaan Kelapa sawit PT Ivo Mas Tunggal.

Mereka meminta kepada pemerintah agar tanah yang diklaim milik warga Suku Sakai seluas 24000 hektar bisa kembali.

Menurut mereka terhitung sejak dari tahun 1982 bermula PT Ivo Mas Tunggal meminta anak anak dari masyarakat Suku Sakai untuk mengisi polibek dengan perjanjian lisan akan diberikan tanah.

Namun hingga saat ini perjanjian itu tidak direalisasikan oleh perusahaan. Kemudian tahun 2012 masyarakat menuntut kembali tanah mereka dan pihak perusahaan tidak mengindahkan itu.

Persatuan suku sakai menggugat dan meminta kepada Gubernur Riau agar dapat menyelesaikan konflik tanah ulayat yang terjadi antara masyarakat Suku Sakai dengan PT. Ivo Mas Tunggal.

Editor: Adi

Sumber: Antarariau.com

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Pajak Baru Bagan Batu Rohil Dilanda Banjir, Pedagang Minta Perhatian Pemerintah

    BAGANBATU, datariau.com - Pajak Baru (Pasar Baru) Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir kebanjiran. Walaupun hujan yang tidak begitu deras, namun Pajak Baru
  • Bantu Istri Nyuci, Suami di Inhil Tewas Disengat Listrik

    TEMBILAHAN, datariau.com - Bermaksud membantu istri mencuci pakaian, Darlin (46) seorang karyawan PT STI, warga Perumahan PT STI Parit XII Desa Air Tawar Kec

  • Diduga Dishub Siak Tak Transparan, Netizen: Sistem Lelang Tertutup Diragukan Kebenarannya

    SIAK, datariau.com - Sejak dibukanya penawaran lelang lahan parkir oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Siak pada Desember lalu, yang hingga saat ini belum ada kej
  • Gaji Tak Cair, Seluruh Kantor Desa di Merbau Meranti Tutup

    MERBAU, datariau.com - Seluruh kepala desa di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, merasa kecewa dan sepakat tidak membuka kantor serta melib

  • Satu Unit Mobil Escudo Terjatuh Ke Sungai Kotabaru Reteh

    TEMBILAHAN, Datariau.com  - Satu unit Mobil Suzuki Escudo terperosok ke dalam lobang yang ada di jembatan dan langsung terjatuh ke sungai Kotabaru Reteh In
  • KOMENTAR
    Polling

    Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data Riau
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto