Kamis, 18 Jan 2018 / 1 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Peristiwa
  • Begini Kronologi Kecelakaan Maut Tronton Tabrak Puluhan Kendaraan di Malang

Begini Kronologi Kecelakaan Maut Tronton Tabrak Puluhan Kendaraan di Malang

Minggu, 27 Agu 2017 05:57
view: 2.361
Foto-foto di medsos kecelakaan maut di Malang. (ist)

JAKARTA, datariau.com - Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera mengatakan, kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan maut yang terjadi di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kecelakaan yang terjadi Jumat (26/8) sore itu melibatkan belasan kendaraan dengan 'aktor utama' adalah truk tronton.

"(Sopir truk) tengah diperiksa intensif. Kami tengah mendalami penyebab pasti kecelakaan," ujar Frans, Sabtu (26/8).

Frans menjelaskan kronologi kecelakaan maut itu. Kecelakaan bermula ketika truk tronton yang dikendarai Iwan Prasetyo melaju dari arah Batu dengan kecepatan sedang.

Saat tiba di depan Ruko Kertanegara, Karangploso, diduga pedal gas lengket, sehingga Iwan tidak bisa menguasai kendaraannya karena tidak bisa mengerem.

Ketika itu, tepat di depan tronton terdapat sebuah angkutan umum jenis mikrolet yang dikendarai Suprapto. Tronton yang tak terkendali itu kemudian menabrak mikrolet dari belakang. Selanjutnya menabrak mobil Isuzu Panther yang dikendarai Supa'i dari arah berlawanan.

Tak berhenti di situ, tronton maut itu kemudian menabrak 10 sepeda motor yang tengah melintas di lokasi kejadian. Total ada sekitar 13 kendaraan yang terlibat kecelakaan maut ini.

"Akibat kecelakaan empat orang meninggal dunia. Dua orang meninggal dunia di lokasi, dua lagi meninggal saat dalam perawatan di rumah sakit. Sebanyak 10 orang luka-luka dan satu orang masih kritis," ujar Frans.

Adapun identitas empat korban tewas akibat kecelakaan tersebut, yakni Kuswanto (30), Warsiti (54), Winarti (35). Ketiga korban meninggal tersebut seluruhnya warga Desa Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang. Sedangkan satu orang korban meninggal lainnya bernama Sujatmiko (35), warga Sumpil Kota Malang.

Korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan masing-maisng sebesar Rp50 juta dan korban luka-luka akan dibantu biaya pengobatan maksimal sebesar Rp20 juta per orang dari Jasa Raharja. Jika biaya pengobatan lebih dari Rp20 juta, keluarga yang akan menanggung kekurangannya.

Editor: Agusri

Sumber: CNN Indonesia

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Diduga Dishub Siak Tak Transparan, Netizen: Sistem Lelang Tertutup Diragukan Kebenarannya

    SIAK, datariau.com - Sejak dibukanya penawaran lelang lahan parkir oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Siak pada Desember lalu, yang hingga saat ini belum ada kej
  • Gaji Tak Cair, Seluruh Kantor Desa di Merbau Meranti Tutup

    MERBAU, datariau.com - Seluruh kepala desa di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, merasa kecewa dan sepakat tidak membuka kantor serta melib

  • Satu Unit Mobil Escudo Terjatuh Ke Sungai Kotabaru Reteh

    TEMBILAHAN, Datariau.com  - Satu unit Mobil Suzuki Escudo terperosok ke dalam lobang yang ada di jembatan dan langsung terjatuh ke sungai Kotabaru Reteh In
  • Video Selasar Gedung Bursa Eefek Indonesia Ambruk, Puluhan Mahasiswa Berjatuhan

    JAKARTA, datariau.com - Sebanyak 77 orang menjadi korban akibat ambruknya selasar tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di kawasan SCBD, Jakarta, Senin (

  • Kok Bisa!!.. Ratusan TKI Ilegal Kantongi KTP Siak

    KUPANG, datariau.com - Sebanyak 232 tenaga kerja ilegal asal Nusa Tenggara Timur berhasil lolos masuk ke negeri jiran Malaysia karena mengantongi Kartu Tanda Penduduk (
  • KOMENTAR
    Polling

    Pilih Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2019-2024 Idola Anda
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto