Selasa, 17 Okt 2017 / 26 Muharram 1439
  • Home
  • Peristiwa
  • Benarkah Serda Wira Sinaga tak Pakai Helm? Ini Cerita Bripda Yoga Vernanda

Benarkah Serda Wira Sinaga tak Pakai Helm? Ini Cerita Bripda Yoga Vernanda

Minggu, 13 Agu 2017 06:42
view: 4281

PEKANBARU, datariau.com - Banyaknya versi cerita beredar di masyarakat tentang aksi pemukulan oknum TNI AD bernama Serda Wira Sinaga terhadap Polisi Lalulintas (Polantas) Polresta Pekanbaru, Bripda Yoga Vernanda, memunculkan berbagai spekulasi apa pemicunya sehingga terjadi kejadian memalukan tersebut.

Ada menyebutkan, Bripda Yoga hendak mengejar pengendara yang mau ditilangnya, namun menyenggol Serda Wira Sinaga, berujung pemukulan.

Sementara, Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Abdul Karim, menurut keterangan dari Serda Wira Sinaga, diserempet oleh Bripda Yoga, kemudian turun dari sepeda motor, lalu marah-marah dan terjadilan pemukulan tersebut.

Simpang-siur ini membuat Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto angkat bicara. Polisi berkepala pelontos ini langsung memerintahkan Bripda Yoga Vernanda untuk menceritakan kejadian sesungguhnya di depan rekan dan para seniornya, Jumat, 11 Agustus 2017.

"Sini. Biar kita dengar langsung cerita dari orangnya," katanya sembari memanggil Yoga untuk berdiri satu podium bersamanya.

Mendapat perintah tersebut, Yoga kemudian tak menyia-nyiakan kesempatan itu, Brigadir ini pun menceritakan kronologi kejadian tersebut.

"Sekitar pukul 17.30 WIB, Kamis, 10 Agustus 2017, saya berada di Pos Gurindam 9, depan Mal Pekanbaru. Saat itu saya mobile ke sekitaran Jalan Jenderal Sudirman hingga tepat di depan Kantor RRI. Di sana saya melihat ke arah Ramayana ada pengendara roda 2 tidak menggunakan helm dan kaca spion," katanya sambil berdiri di sebelah Kapolresta Pekanbaru menggunakan mikropon.

Melihat pengendara roda 2 tak taat peraturan itu, Bripda Yoga tancap gas mengejar pengendara hingga ia mendahului, tak memberhentikan kendaran tersebut karena tahu ternyata pengendara anggota TNI.

"Setelah 100 meter berada di belakangnya, saya baru sadar kalau itu TNI. Lihat dari sepatu dan celana PDHnya. Tanpa pandang-pandang ke arah beliau (Serda Wira Sinaga) saya mendahuluinya," kata Yoga.

Rupa-rupanya, oknum TNI-AD ini mengetahui keberadaan Yoga. Ia membututi hingga Polantas itu berhenti tepat di sebelah angkutan umum menaikkan dan menurunkan penumpang sembarangan.

"Saya lihat dari spion, beliau membututi. Ketika saya berhenti beliau menabrak sepeda motor saya. Sempat juga berdialog. Tapi dia ngomel-ngomel gak sopan. Akhirnya beliau emosi dan tendang motor saya sebanyak 6 kali dan pukul helm belakang saya sebanyak 4 kali. Yang di video itu cuma sekali kan," katanya menambahkan.

Pada saat itu juga, Yoga sempat diancam menggunakan sangkur disembunyikan Serda Wira Sinaga di jok sepeda motornya. Namun, prajurit ini tak melakukannya. Hanya mengancam. Sampai di sini, ternyata aksi kekerasan disertai pengancaman belum berakhir.

"Kemudian beliau pergi mendahului saya. Kemudian menoleh lagi sambil turun dari sepeda motornya menendang kaki kanan saya. Di situ ada senior saya, Brigadir Syamsuri dan Bripka Syafril datang mengamankannya," cerita Yoga.

Kemudian Wira Sinaga dibawa masuk dalam pos Polisi. Personil TNI lainnya mengetahui kejadian ini setelah dihubungi tiba di lokasi meminta maaf atas perilaku aneh dari sersan dua ini.

"Saya juga sudah memaafkan kok. Dan saya juga telah diberi penjelasan mengenai penyakit dideritanya itu, mengalami gangguan jiwa. Mungkin saat dia kambuh apesnya ketemu saya," tutupnya.

Yoga baru saja mendapatkan penghargaan karena dedikasinya dalam mengedepankan pelayanan, pengayoman bagi para pengguna jala raya dalam tugas patrolinya memulai cerita sebelum peristiwa pemukulan itu terjadi.

Sumber: Riauonline.co.id

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
Peristiwa Terbaru
  • Pelajaran Buat Orangtua, Anak Ini Terjatuh dari Motor Karena Tertidur
  • Kiper Persela Lamongan Choirul Huda Meninggal Dunia, Penyebabnya...
  • Pasangan Bukan Suami Istri di Pangkalan Kerinci ini Terjaring Razia Cipkon di Penginapan
  • Pekerja Tower Sutet Asal Pekanbaru Tewas Jatuh dari Ketinggian 50 Meter di Inhu
  • Musibah, Rumah Guru Ngaji di Kubang Kampar Terbakar Saat Shalat Maghrib
  • IKLAN TUKANG ABU RAFI
    Data Foto
    BAGIKAN:

    BACA JUGA

  • Terungkap, Ini Identitas Pemuda yang Adu Jotos dengan Perwira TNI di Jalan Raya

    JAKARTA, datariau.com - Identitas pemuda yang adu jotos dengan perwira TNI AL Lettu Satria terungkap. Pemuda yang buang sampah sembarangan itu warga Cempaka

  • Sepasang Sejoli Tertangkap Warga Tanjung Harapan Karena Mencuri Helm Di Halaman Rumah Warga

    TEMBILAHAN, Datariau.com - Sepasang Sijoli putus sekolah Oz (17) dan De (17) tertangkap basah sedang 'maling' helm di halaman rumah warga Jalan Tanjung Harap
  • Polisi Tembak TNI Pakai Air Softgun, Kasus Sudah Dimediasi Damai

    JAKARTA, datariau.com - Seorang anggota TNI ditembak oleh polisi di sekitar taman pintu depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi Jumat, 08.50 WIB.
    <
  • Viral..Aksi Save dan Bebaskan Serda Wira Sinaga

    PEKANBARU, datariau.com - Setelah terkuak fakta dari sejumlah saksi yang mengatakan bahwa anggota Polantas Bripda Yogi Vernando diduga lebih dulu menabrak Se

  • Benarkah Serda Wira Sinaga tak Pakai Helm? Ini Cerita Bripda Yoga Vernanda

    PEKANBARU, datariau.com - Banyaknya versi cerita beredar di masyarakat tentang aksi pemukulan oknum TNI AD bernama Serda Wira Sinaga terhadap Polisi Lalulint

  • Bripda Yoga Vernando Ternyata Mantan Pemain Sinetron Beberapa Episode di GGS dan DDS

    PEKANBARU, datariau.com - Bripda Yoga Vernando,  anggota Satlantas Polresta Pekanbaru yang bersitegang dengan oknum anggota TNI Serda WS, ternyata pernah main sine
  • Heroik, Anggota TNI Ini Bertaruh Nyawa Lumpuhkan 4 Rampok Berpistol di Pengadaian

    JAYAPURA, datariau.com - Aksi perampokan dengan senjata api terjadi di Kantor Pegadaian Waena Distrik Heram, Jayapura, Papua, Kamis (10/8/2017) siang sekitar

  • KOMENTAR