Kamis, 18 Jan 2018 / 1 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Peristiwa
  • Ketahuan Berduaan dengan Wanita di Jalan Kubang Raya, Pria Ini Tewas Dihakimi Massa, 6 Orang Tersangka

Ketahuan Berduaan dengan Wanita di Jalan Kubang Raya, Pria Ini Tewas Dihakimi Massa, 6 Orang Tersangka

Sabtu, 13 Jan 2018 14:32
view: 1.576
PEKANBARU, datariau.com - Enam orang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia.

Para tersangka ini diduga menewaskan satu orang pelaku diduga mesum berinisial An (62). Korban tewas setelah menjadi bulan-bulanan para tersangka.

Para tersangka yang diamankan berinisial YD (19), ES (17), AD (20), AI (33), Wa (19) dan satu orang wanita berinisial SP (44).

Menurut informasi dari kepolisian, para tersangka ini menggerebek korban bersama seorang wanita diduga mesum di sebuah rumah di Jalan Kubang Raya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 00.30 WIB dinihari tadi.

Dari rumah tersebut, warga menemukan An bersama seorang wanita dalam keadaan setengah bugil.

Selanjutnya, pasangan diduga mesum disekap oleh tersangka SP dan kawan-kawannya. Tersangka mengikat kaki dan tangan pasangan tersebut dan dihajar berulang kali.

Sekitar pukul 01.00 WIB, Polsek Tampan menerima pengaduan dari masyarakat mengenai peristiwa itu.

An saat itu ditemukan tak sadarkan diri. Lalu, korban dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban sudah meninggal dunia.

Sehingga, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Tampan tak mengulur waktu melakukan penyelidikan.

Alhasil, enam orang diamankan terduga pelaku yang menganiaya pasangan mesum tersebut.

Masing-masing tersangka memiliki peran dalam tewasnya korban.

Di antara itu, tersangka SP memukul korban, YD mencekik dan mengikat korban, ES merekam video korban, AD mengawasi dan menyenter lokasi, Wa memegang tangan korban. Sedangkan tersangka AI, yang merupakan anak tiri korban, mendobrak pintu saat menggerebek orang tuanya itu.

Sementara itu, jasad korban saat ini dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Polda Riau.

Sekitar pukul 11.35 WIB, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol bersama anggotanya melihat jasad korban.

"Dari pemeriksaan sementara, ada luka-luka ditubuh korban akibat benda tumpul. Sejauh ini masih kita dalami apakah ada unsur persekusi dalam kasus ini. Enam orang sudah kita tetapkan tersangka," jelas Santo.
Editor: Riki

Sumber: Riauaktual.com

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Diduga Dishub Siak Tak Transparan, Netizen: Sistem Lelang Tertutup Diragukan Kebenarannya

    SIAK, datariau.com - Sejak dibukanya penawaran lelang lahan parkir oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Siak pada Desember lalu, yang hingga saat ini belum ada kej
  • Gaji Tak Cair, Seluruh Kantor Desa di Merbau Meranti Tutup

    MERBAU, datariau.com - Seluruh kepala desa di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, merasa kecewa dan sepakat tidak membuka kantor serta melib

  • Satu Unit Mobil Escudo Terjatuh Ke Sungai Kotabaru Reteh

    TEMBILAHAN, Datariau.com  - Satu unit Mobil Suzuki Escudo terperosok ke dalam lobang yang ada di jembatan dan langsung terjatuh ke sungai Kotabaru Reteh In
  • Video Selasar Gedung Bursa Eefek Indonesia Ambruk, Puluhan Mahasiswa Berjatuhan

    JAKARTA, datariau.com - Sebanyak 77 orang menjadi korban akibat ambruknya selasar tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di kawasan SCBD, Jakarta, Senin (

  • Kok Bisa!!.. Ratusan TKI Ilegal Kantongi KTP Siak

    KUPANG, datariau.com - Sebanyak 232 tenaga kerja ilegal asal Nusa Tenggara Timur berhasil lolos masuk ke negeri jiran Malaysia karena mengantongi Kartu Tanda Penduduk (
  • KOMENTAR
    Polling

    Pilih Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2019-2024 Idola Anda
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto