Sabtu, 16 Des 2017 / 27 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemda Siak Turunkan Lock Arm, Sementara PT IKPP Turunkan Alat Berat yang Tak Berbuat Banyak

Pemda Siak Turunkan Lock Arm, Sementara PT IKPP Turunkan Alat Berat yang Tak Berbuat Banyak

Oleh: Hermansyah
Sabtu, 17 Jun 2017 09:53
view: 1.427
Hermansyah
Alat berat milik perusahaan, Jum'at (16/6/2017) terlihat standby, tak berbuat banyak saat normalisasi sungai Perawang.
TUALANG, datariau.com - Debit air banjir di Perawang mulai turun, masyarakat korban banjir mulai beraktivitas membersihkan tempat tinggal masing-masing. Banjir ini merupakan bencana banjir terparah kali kedua ditahun 2017 yang melanda beberapa wilayah di Kecamatan Tualang. Sehingga menenggelamkan pemukiman warga, Rabu (14/6/2017).
 
Sesuai dengan permintaan Wakil Bupati Siak H Alfedri saat meninjau lokasi banjir kemarin, yang mana Wabup meminta dilakukan normalisasi segera mengunakan dua alat berat, yakni jenis Lock Arm dan terlihat sedang melakukan pengerukan dan pembersihan sungai Perawang, Jum'at (16/6/2017) tadi pagi
 
Dari pantauan datariau.com di lokasi, terdapat dua unit alat berat di bibir sungai Perawang. Satu unit Eskavator jenis Lock Arm tampak sibuk melakukan pengerukan dasar sungai. Sedangkan satu unit Eskavator kecil terlihat hanya membersihkan pinggiran sungai, sisa pengerukan dasar sungai oleh operator Lock Arm.
 
Salah satu warga setempat mengatakan eskavator kecil merupakan milik PT IKPP, sedangkan Eskavator yang besar milik Pemda Siak. Warga tersebut mengaku heran, kenapa PT sebesar IKPP tidak menerjunkan Eskavator yang lebih besar, padahal perusahaan raksasa bubur kertas itu mempunyai segalanya terkait alat berat.
 
"Di Indah kiat itu apo yang tak ado bang, nyawo yang tak ado di Indah Kiat do bang. Masa' iyo alat berat macam itu, tak macam punyo Pemda, agak panjang," kesal salah satu warga, Jum'at (16/5/2017) sekira pukul 09.30 WIB.
 
Disini ada yang menarik dari dua unit alat berat itu yakni alat berat milik Pemda Siak jenis Lock Arm sedang beraktivitas membersihkan (normalisasi) dibantaran sungai menuju hilir sungai Perawang. Dan sementara itu, alat berat yang diturunkan pihak perusahaan PT Indak Kiat Perawang saat ini, Jum'at (16/6/2017) sekira pukul 09.30 Wib, tidak berfungsi sama sekali untuk menormalisasi aliran anak sungai Perawang menuju hilir sungai Siak tersebut. 
 
Justru, alat berat milik PT Indah Kiat Perawang hanya membantu dan membersih gundukan tanah bekas kerukan (galian) Lock Arm milik Pemda Siak saat itu. Tanpa membantu menormalisasi aliran sungai Perawang tersebut.
 
Menurut keterangan salah satu warga yang tinggal dibantaran sungai Perawang tersebut, mengatakan bahwa alat berat yang dikirim pihak perusahaan PT Indah Kiat Perawang ke lokasi normalisasi saat itu sama sekali tidak berguna (tidak berfungsi) yang hanya membersih gundukan bekas kerukan tanah dan lumpur dari alat berat Lock Arm milik Pemda.
 
"Apo yang tak ado di PT Indah Kiat tu, nyawo yang tak bisa dibuat perusahaan do. Masa' iyo alat berat macam itu, kan ado alat berat lain, macam punyo Pemda do. Gantilah alat berat do macam punyo Pemda yang panjang bio bisa ikut membersihkan, apo guno alat berat do," geram salah satu warga Kulim yang enggan diberi tahukan namanya itu.
 
Sedangkan, menurut keterangan dari dua pejabat Kampung Kecamatan Tualang saat ini, salah satunya yakni Penghulu Tualang mengatakan bahwa persoalan penyebabnya adalah selain curah hujan tinggi, bencana banjir ini juga disebabkan kanal buatan perusahaan yang memiliki beberapa pintu air yang menuju hilir sungai Siak yang sewaktu-waktu ditutup.
 
Selanjutnya, penyebabnya yakni pengalihan (penutupan) anak sungai Alam asli oleh pihak perusahaan PT Indah Kiat Perawang tersebut, yang aliran airnya saat ini menuju kanal buatan perusahaan itu. 
 
"Sekarang tinggal pintu air kanal perusahaan. Jangan pakai pintu air lagi, bongkar pintu air itu, biarkan air mengalir tanpa ada hambatan. Kami sudah beberapa kali meninjau ke lokasi. Air kanal yang akan mengalir ke sungai Siak tidak lancar karena keberadaan pintu air dan akibatnya sungai meluap terlebih dahulu kepemukiman warga," ungkap Juprianto dengan nada kesal, Kamis (15/6/2017) dini hari kemarin.
 
Hal senada diungkapkan Penghulu Pinang Sebatang Bambang Saputra SH beberapa waktu lalu, menjelaskan semua sungai alam yang terdapat di Kecamatan Tualang harus dibebaskan dari hambatan. Ia meminta perusahaan harus membongkar pintu air kanal yang menyebabkan air tidak lancar mengalir. 
 
"Sekarang persoalannya tinggal pintu air. Biarkan air mengalir dengan bebas, bongkar pintu air, habis perkara. Indah Kiat menutup aliran sungai Perawang di dekat jembatan bunut, kemudian mengalirkan air ke dalam kanal Indah Kiat. Di ujung kanal yang tembus ke sungai Siak ditutup dengan pintu air." tegas Penghulu Pinang Sebatang Bambang Syahputra SH, Kamis (15/6/2017) kemarin.
loading...
Editor: Hermansyah

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Lecehkan Umat Islam di FB, FPI dan FPBLK Pekanbaru Laporkan Piter ke Polda Riau

    PEKANBARU, datariau.com - Terduga Piter Halomoan Hutahean pelaku yang menghina umat islam telah dilaporkan ke Mapolda Riau, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
  • Siang Hari Premium di SPBU Kosong, Ternyata Malam Hari Dilansir Pakai Jerigen

    BAGANBATU, datariau.com - Selain SPBU Pertamina di KM3 Bagan Batu, juga terjadi di SPBU perbatasan Riau-Sumut, persisnya di Dusun Simpang Martabak, Kepenghul

  • Kecelakaan Maut di Banjar Balam Inhu, Pengendara Beat Meregang Nyawa

    RENGAT, datariau.com - Kembali terjadi lakalantas di Jalan Lintas Timur terjadi laka lantas di Km 163 Desa Banjar Balam Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu antara Mitsubi
  • Heboh, HUT Transmigrasi Ke-67 di Desa Pontian Mekar Inhu Menuai Kekecewaan

    RENGAT, datariau.com - Rasa kecewa mendalam dirasakan pelajar SMKN 1 Lubuk Batu Jaya. Kekecewaan ini pun heboh di media sosial Fecebook. Kekecewaan itu terja

  • Kesal Tak Kunjung Ada Perbaikan, Masyarakat PS Timur Blokir Jalan dan Larang Kendaraan Perusahaan Melintas

    SIAK, datariau.com - Menuntut agar segera dilakukan perbaikan jalan rusak, masyarakat lakukan pemblokir dan melarang kendaraan perusahaan melewati jalan poros Kampun
  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg