Sabtu, 20 Jan 2018 / 3 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Peristiwa
  • Seorang Pria Paruh Baya Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Seorang Pria Paruh Baya Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Oleh: Syarifuddin
Jumat, 12 Jan 2018 10:42
view: 189
Syarifuddin
Tim Unit Identifikasi Polres Langsa di rumah korban.
LANGSA, datariau.com - Diduga tak tahan menanggung penyakit yang dideritanya, seorang pria paruh baya berinisial T (50) warga Dusun keluarga Desa Bukit Tiga Kecamatan Birem Bayeun mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Kamis (11/01/2018).

Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa, melalui Kapolsek Birem Bayuen Iptu Imran SE kepada datariau.com menjelaskan bahwa, seorang saksi anak kandung korban yang berinisial DG (19) yang merupakan ibu rumah tangga ketika itu pulang ke rumah dari rumah tetangga untuk memberi makan ibu kandungnya yang mengalami sakit strok dan kebutaan.

Kemudian, DG mendengar HP miliknya berdering, lalu dirinya menuju ke kamar miliknya yang bersebelahan dengan kamar ayahnya yang berinisial T (50) warga Dusun keluarga Desa Bukit Tiga Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur.

Tanpa sengaja, DG membuka tirai pintu kamar ayahnya dan betapa terkejutnya ketika melihat ayahnya T sudah tergantung di kayu plafon dengan menggunakan slang air bangunan warna putih dengan ukuran 0.5 inch dengan kondisi lehernya  tergantung.

Sontak DG pun langsung berlari keluar rumah memanggil suaminya berinisial M di rumah tetangga yang baru saja pulang kerja.

Kemudian M menurunkan mayat orang tuanya tersebut, selanjutnya M memberitahukan kejadian ini kepada tetangganya dan perangkat desa sehingga diteruskan ke Polsek Birem Bayeun dan unit identifikasi Polres Langsa.

Setibanya anggota Polsek dan unit identifikasi langsung dilakukan olah TKP untuk hasil sementara bahwa korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Dari keterangan keluarga korban bahwa korban T ini dua bulan yang lalu juga sudah pernah mencoba melakukan upaya bunuh diri dengan meminum racun serangga merek Alika namun masih dapat diselamatkan keluarga, korban juga sebelumnya pernah mengaku kalau dirinya sedang mengalami sakit kronis lebih kurang sudah 5 tahun.

Selanjutnya Kapolsek Birem Bayeun Iptu Imran SE juga menerangkan kalau pihak keluarga korban tidak mau jasad orangtuanya divisum dan selanjutnya segera dikebumikan.
Editor: Riki

Sumber: Datariau.com

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Pakai Kaos Berlogo Partai Komunis, Warga Selatpanjang Ini Ditahan Anggota BIN dan Koramil 02 Tebingtinggi

    SELATPANJANG, datariau.com - Ditemukan seorang pria tionghoa menggunakan kaos oblong berlambang logo Partai Komunis Indonesia (PKI). Adalah Burhan (58),
  • Pajak Baru Bagan Batu Rohil Dilanda Banjir, Pedagang Minta Perhatian Pemerintah

    BAGANBATU, datariau.com - Pajak Baru (Pasar Baru) Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir kebanjiran. Walaupun hujan yang tidak begitu deras, namun Pajak Baru
  • Bantu Istri Nyuci, Suami di Inhil Tewas Disengat Listrik

    TEMBILAHAN, datariau.com - Bermaksud membantu istri mencuci pakaian, Darlin (46) seorang karyawan PT STI, warga Perumahan PT STI Parit XII Desa Air Tawar Kec

  • Diduga Dishub Siak Tak Transparan, Netizen: Sistem Lelang Tertutup Diragukan Kebenarannya

    SIAK, datariau.com - Sejak dibukanya penawaran lelang lahan parkir oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Siak pada Desember lalu, yang hingga saat ini belum ada kej
  • Gaji Tak Cair, Seluruh Kantor Desa di Merbau Meranti Tutup

    MERBAU, datariau.com - Seluruh kepala desa di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, merasa kecewa dan sepakat tidak membuka kantor serta melib

  • KOMENTAR
    Polling

    Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data Riau
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto