Senin, 11 Des 2017 / 22 Rabiul Awal 1439
  • Home
  • Peristiwa
  • Tenggelam Lagi,,Masyarakat Korban Banjir Minta Pintu Air Dibongkar

Tenggelam Lagi,,Masyarakat Korban Banjir Minta Pintu Air Dibongkar

Oleh: Hermansyah
Kamis, 15 Jun 2017 20:17
view: 1.322
Hermansyah
Salah satu rumah warga terendam banjir hingga pinggang orang dewasa, Rabu (14/6/2016) sekira pukul 15.00 WIB.
TUALANG, datariau.com - Masyarakat korban banjir yang melanda dua Kampung Satu Kelurahan ini, minta kepada pihak perusahaan agar membongkar pintu air kanal yang menuju ke sungai Siak, Kamis (15/6/2017) dini hari tadi. Dan Masyarakat menilai selain curah hujan tinggi, keberadaan pintu air menjadi salah satu penyebab meluapnya sungai Perawang yang menenggelamkan dua Kampung satu Kelurahan di Kecamatan Tualang itu.
 
Ini merupakan bencana banjir terparah dan kali kedua di tahun 2017 ini. Aliran sungai Perawang dari Kampung Pinang Sebatang tepatnya sungai  Perawang Besar yang mengalir ke kanal perusahaan terhambat akibat keberadaan pintu air sebelum mengalir ke sungai Siak. Sehingga air sungai Perawang meluap dan merendam tiga daerah pemukiman warga.
 
Seperti ungkapan salah satu warga Tualang, ia meminta pihak perusahaan agar membongkar pintu air tersebut, dan ia menilai keberadaan pintu air membuat aliran sungai Perawang yang masuk ke dalam kanal buatan perusahaan tidak lancar. "Kita minta pintu air PT IKPP itu dibongkar saja, air jadi tak lancar ketika hujan turun," ujarnya.
 
Hal senada diungkapkan Penghulu Kampung Tualang Juprianto Ssos MIP, ia pun meminta perusahaan anak Sinarmas Group tersebut memberikan ruang  kepada aliran air yang akan mengalir ke sungai Siak. 
 
Penghulu menyebutkan semua jalur pembuangan air ke sungai Siak di Kampung Tualang sudah lancar tanpa ada hambatan yang berarti. Seperti aliran sungai Perawang Besar yang terdapat di RK 4 air mengalir tanpa hambatan yang besar. Begitu juga dengan Suak Merbau yang terdapat di RK 4, sungai Tualang Kecil di RK 3, Suak Jangkang di RK 1 dan Parit PT Arara Abadi yang juga terdapat di RK 1 jalan arah ferry penyeberangan Maredan semua sudah dinormalisasi.
 
"Sekarang tinggal pintu air kanal perusahaan. Jangan pakai pintu air lagi, bongkar pintu air itu, biarkan air mengalir tanpa ada hambatan. Kami sudah beberapa kali meninjau ke lokasi. Air kanal yang akan mengalir ke sungai Siak tidak lancar karena keberadaan pintu air dan akibatnya sungai meluap terlebih dahulu kepemukiman warga," ungkapnya.
 
Sementara itu Penghulu Kampung Pinang Sebatang Bambang Saputra SH menjelaskan bahwa semua sungai alam yang terdapat di Kecamatan Tualang harus dibebaskan dari hambatan. Ia meminta perusahaan harus membongkar pintu air kanal yang menyebabkan air tidak lancar mengalir. 
 
"Sekarang persoalannya tinggal pintu air. Biarkan air mengalir dengan bebas, bongkar pintu air, habis perkara. Indah Kiat menutup aliran sungai alam Perawang Besar dekat Jembatan bunut, kemudian mengalirkan air ke dalam kanal Indah Kiat. Di ujung kanal yang tembus ke sungai Siak ditutup dengan pintu air." tegasnya.
 
Bahkan, Humas PT Indah Kiat Perawang Armadi mengakui beberapa waktu lalu bahwa memang terdapat pintu air di ujung kanal menuju sungai Siak. Ia mengatakan pintu air dibuka ketika debit air kanal tinggi, petugas Water Treatman (WT) harus buka tanpa harus ada komando (intruksi).
loading...
Editor: Hermansyah

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email [email protected] SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • IWO Pelalawan Kecam Keras Pemukulan dan Ancaman Terhadap Wartawan Terkait Berita Judi Togel

    PELALAWAN, datariau.com - Kasus pemukulan serta ancaman yang dialami seorang wartawan bernama Marlon S, perihal pemberitaan kasus judi Toto Gelap (Togel) yang sedang
  • Kelaparan, Gajah Masuk Rumah Warga di Duri

    DURI, datariau.com - Minimnya lahan dan stok makanan, membuat dua ekor gajah liar, Sabtu (9/12/2017) dini hari sekira pukul 00.30 WIB melakukan perusakan rum

  • Ini Kronologis Tabrakan Bus Rombongan Kafilah MTQ Rohul yang Sebabkan Pelajar Tewas

    ROHUL, datariau.com - Setelah mendata kejadian Lakalantas yang terjadi di Pekan Tebih Desa Kepenuhan Hulu kecamatan Kepenuhan Hulu, Kapolres Rokan Hulu AKBP

  • Bus Pembawa Kafilah MTQ Asal Rohul Kecelakaan, Seorang Pelajar Meninggal Dunia

    ROHUL, datariau.com - Mobil bus pariwisata yang membawa kafilah Musyabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) utusan Rokan Hulu (Rohul), Riau, menuju kota Dumai, men

  • Dua Wanita di Meranti Riau Masuk Islam

    SELATPANJANG, datariau.com - Dua wanita non muslim mendapat hidayah untuk memeluk agama Islam. Dia adalah Noviara Biru Manalu (22) berkeyakinan Kristen Prote

  • KOMENTAR
    Polling

    Siapa GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA
    DR H Firdaus MT
    Drs H Syamsuar MSi
    HM Harris
    H Hendry Munief MBA
    H Nurzahedi SE
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi
    Drs H Achmad MSi
    Drs H Irwan Nasir MSi

    Siapa WAKIL GUBERNUR RIAU Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data?
    H Yopi Arianto SE
    Intsiawati Ayus SH MH
    H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    H Suyatno AMP
    Khairuddin Al-Young Riau SHI MAg