Rabu, 28 Jun 2017 / 3 Syawal 1438
  • Home
  • Peristiwa
  • Tenggelam Lagi,,Masyarakat Korban Banjir Minta Pintu Air Dibongkar

Tenggelam Lagi,,Masyarakat Korban Banjir Minta Pintu Air Dibongkar

Oleh: Hermansyah
Kamis, 15 Jun 2017 20:17
view: 1212
Hermansyah
Salah satu rumah warga terendam banjir hingga pinggang orang dewasa, Rabu (14/6/2016) sekira pukul 15.00 WIB.
TUALANG, datariau.com - Masyarakat korban banjir yang melanda dua Kampung Satu Kelurahan ini, minta kepada pihak perusahaan agar membongkar pintu air kanal yang menuju ke sungai Siak, Kamis (15/6/2017) dini hari tadi. Dan Masyarakat menilai selain curah hujan tinggi, keberadaan pintu air menjadi salah satu penyebab meluapnya sungai Perawang yang menenggelamkan dua Kampung satu Kelurahan di Kecamatan Tualang itu.
 
Ini merupakan bencana banjir terparah dan kali kedua di tahun 2017 ini. Aliran sungai Perawang dari Kampung Pinang Sebatang tepatnya sungai  Perawang Besar yang mengalir ke kanal perusahaan terhambat akibat keberadaan pintu air sebelum mengalir ke sungai Siak. Sehingga air sungai Perawang meluap dan merendam tiga daerah pemukiman warga.
 
Seperti ungkapan salah satu warga Tualang, ia meminta pihak perusahaan agar membongkar pintu air tersebut, dan ia menilai keberadaan pintu air membuat aliran sungai Perawang yang masuk ke dalam kanal buatan perusahaan tidak lancar. "Kita minta pintu air PT IKPP itu dibongkar saja, air jadi tak lancar ketika hujan turun," ujarnya.
 
Hal senada diungkapkan Penghulu Kampung Tualang Juprianto Ssos MIP, ia pun meminta perusahaan anak Sinarmas Group tersebut memberikan ruang  kepada aliran air yang akan mengalir ke sungai Siak. 
 
Penghulu menyebutkan semua jalur pembuangan air ke sungai Siak di Kampung Tualang sudah lancar tanpa ada hambatan yang berarti. Seperti aliran sungai Perawang Besar yang terdapat di RK 4 air mengalir tanpa hambatan yang besar. Begitu juga dengan Suak Merbau yang terdapat di RK 4, sungai Tualang Kecil di RK 3, Suak Jangkang di RK 1 dan Parit PT Arara Abadi yang juga terdapat di RK 1 jalan arah ferry penyeberangan Maredan semua sudah dinormalisasi.
 
"Sekarang tinggal pintu air kanal perusahaan. Jangan pakai pintu air lagi, bongkar pintu air itu, biarkan air mengalir tanpa ada hambatan. Kami sudah beberapa kali meninjau ke lokasi. Air kanal yang akan mengalir ke sungai Siak tidak lancar karena keberadaan pintu air dan akibatnya sungai meluap terlebih dahulu kepemukiman warga," ungkapnya.
 
Sementara itu Penghulu Kampung Pinang Sebatang Bambang Saputra SH menjelaskan bahwa semua sungai alam yang terdapat di Kecamatan Tualang harus dibebaskan dari hambatan. Ia meminta perusahaan harus membongkar pintu air kanal yang menyebabkan air tidak lancar mengalir. 
 
"Sekarang persoalannya tinggal pintu air. Biarkan air mengalir dengan bebas, bongkar pintu air, habis perkara. Indah Kiat menutup aliran sungai alam Perawang Besar dekat Jembatan bunut, kemudian mengalirkan air ke dalam kanal Indah Kiat. Di ujung kanal yang tembus ke sungai Siak ditutup dengan pintu air." tegasnya.
 
Bahkan, Humas PT Indah Kiat Perawang Armadi mengakui beberapa waktu lalu bahwa memang terdapat pintu air di ujung kanal menuju sungai Siak. Ia mengatakan pintu air dibuka ketika debit air kanal tinggi, petugas Water Treatman (WT) harus buka tanpa harus ada komando (intruksi).
Editor: Hermansyah

Sumber: Datariau.com

Ingin berbagi artikel, opini, dan informasi lainnya silahkan kirim ke email redaksi.datariau@gmail.com SMS/WA: 081339661966. Sertakan data diri. Komplain dan aduan SMS ke 085265651178.
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Banjir Parah, Basement Hotel Grand Central Pekanbaru Tenggelam

    Banjir terparah terjadi di Kota Pekanbaru, bahkan basement berisi puluhan kendaraan tamu Hotel Grand Central Pekanbaru yang berada di Jalan Jendral Sudirman ikut terendam, Ju

  • Hotel Grand Central Pekanbaru Diminta Tanggung Jawab

    PEKANBARU, datariau.com - Banjir terparah terjadi di Kota Pekanbaru, bahkan basement Hotel Grand Central Pekanbaru yang berada di Jalan Jendral Sudirman ikut

  • Banjir Parah, Basement Hotel Grand Central Pekanbaru Berisi 17 Kendaraan Tenggelam

    PEKANBARU, datariau.com - Kota Pekanbaru kembali diguyur hujan lebat, Jum'at (23/6/2017) dinihari sampai pagi. Akibatnya sejumlah ruas jalan dan rumah-ru

  • Saling Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, PAC PP Tualang Santuni Anak Yatim Yayasan Panti Asuhan Muhammadiyah Kecamatan Tualang

    TUALANG, datariau.com - Bulan Suci Ramadhan, bulan penuh berkah dan ampunan yang dimanfaatkan bagi Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Tualang K
  • Usai Berikan Bantuan Pada Warga, Mahasiswa UNILAK Tinjau Lokasi Penutupan Sungai Perawang

    PERAWANG, datariau.com - Banjir yang merendam rumah warga dan beberapa fasilitas umum di Kecamatan Tualang beberapa waktu lalu, dan adanya informasi bahwa salah satu
  • Wow!!..Kantor UPT Dishub Pengujian KIR Jam 09.00 WIB Belum Buka, Ada Apa Ya..???

    PERAWANG, datariau.com - Salah satu warga yang ingin mengurus KIR, Selasa (20/6/20173). Dimana warga tersebut menunggu di depan pintu masuk Dinas Perhubungan (Dishub
  • Di Tualang Hanya Terkumpul Rp 164.374.000, Alfedri: Dimana Kita Dapatkan Rizki, Disitu Kita Berzakat

    PERAWANG, datariau.com - Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri Msi menghadiri Gerakan Masyarakat (Gemar) Siak berzakat di Masjid Al Huda Kelurahan Perawang Kecamatan Tuala
  • KOMENTAR
    PERMASI
    Iklan,FARMAOPTICAL