Jumat, 19 Jan 2018 / 2 Jamadil Awal 1439
  • Home
  • Wisata
  • Masjid Ukhuwatul Islam Bali, Tempat Singgah Favorit Wisatawan Muslim dekat Pantai Lovina

Masjid Ukhuwatul Islam Bali, Tempat Singgah Favorit Wisatawan Muslim dekat Pantai Lovina

Minggu, 05 Feb 2017 07:01
view: 1.400
Masjid Ukhuwatul Islam Bali.

SINGARAJA, datariau.com - Wisatawan Muslim dari baerbagai daerah yang berkunjung ke pulau Bali untuk menikmati keindahan pantai dan alam, yang lewat jalur utara menuju Singaraja, sekarang tidak perlu was-was lagi ketika ingin menunaikan sholat lima waktu, khususnya sholat Subuh.

Di daerah Bunut, Panggang, Kaliasem Lovina ada sebuah Masjid yang bernama Ukhuwatul Islam. Masjid ini dibangun dan dikelola oleh suku Bugis. Masjid yang dibangun di atas lahan seluas 120 meter persegi dengan ukuran bangunan 15m x 15m ini tempatnya sangat strategis di pinggir jalan menuju kota Singaraja.

Masjid yang dibangun tahun 1963 ini pernah roboh tahun 1976 terkena gempa akibat gunung Agung meletus, kemudian dibangun kembali. Masjid ini mengalami dua kali direnovasi yaitu tahun 2007 dan 2009.

Masjid Ukhuwatul Islam ramai disinggahi para wisatawan muslim khususnya dari Jawa karena memang jaraknya berada di tengah-tengah antara Bedugul dan Singaraja.

Masjid Ukhuwatul Islam ini adalah satu-satunya masjid di kawasan wisata Lovina dan jarak antara masjid yang ada jalur Bedugul-Singaraja ya Masjid Ukhuwatul Islam Lovina,” cerita Hadi, sekretaris Takmir Ukhuwatul Islam dikutip Fokus Islam yang singgah dan mengikuti perjalanan Safari Dakwah di Bali, 28 Januari 2017 lalu.

Di hari-hari libur sekolah dan libur akhir tahun, khususnya bulan Juli dan Desember, banyak wisatawan muslim yang singgah di masjid ini. Biasanya di waktu menjelang Subuh sekitar pukul 03.30 WITA hingga pukul 08.00 WITA.

“Wisatawan muslim ini mulai jam 03.30 WITA sudah singgah di masjid sambil istirahat sekalian menunaikan sholat Subuh kemudian bisa dilanjut melihat lumba-lumba di kawasan pantai Lovina. Memang kemunculan lumba-lumba ini di pagi hari,” kata Hadi menjelaskan.

Salah seorang wisatawan asal Jawa, Muhammad, merasa senang dengan keberadaan masjid ini. “Rasanya menentramkan hati bisa menunaikan sholat Subuh di Masjid Ukhuwatul Islam Lovina ini di pulau Bali yang penduduknya mayoritas Hindu, otomatis pula keberadaan masjid sangat sedikit. Alhamdulillah bisa berjumpa dengan masjid ini,” kata Muhammad, wisatawan muslim asal Bojonegoro.

Lovina Dikelola Muslim

Pantai Lovina atau Lovina terletak sekitar 9 Km sebelah barat kota Singaraja, ini merupakan salah satu objek wisata yang ada di Bali Utara. Wisatawan baik asing maupun lokal banyak yang berkunjung ke tempat ini.

Selain untuk melihat pantainya yang masih alami, juga untuk melihat lumba-lumba yang banyak terdapat di pantai ini. Dengan menyewa perahu nelayan setempat, para wisatawan dapat melihat lumba-lumba dari dekat.

Untuk bisa melihat lumba-lumba dari dekat wisatawan dikenai biaya naik perahu perorang antara Rp100.000 sampai Rp200.000. Wisata Lovina ini dikembangkan oleh nelayan warga muslim suku Bugis sejak tahun 1979.

“Alhamdulillah setelah wisata Lovina ini dibuka dan dikembangkan sejak tahun 1979 sangat membantu perekonomian nelayan, sehingga nelayan tidak lagi menggantungkan hasil tangkapan ikan saja,” kata Hadi yang juga sebagai katua UMKM.

Editor: Adi

Tegur kami jika termuat berita tidak sesuai fakta dengan menghubungi 085265651178 atau email: [email protected] Kami juga menerima artikel, opini, dan informasi lainnya. Sertakan data diri Anda.
BAGIKAN:

Baca Juga

  • Ditemukan Situs Sejarah Kubu Duduk di Rohul

    PASIR PANGARAIAN, datariau.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rokan Hulu, kini gencar dalam mendata objek wisata dan situs sejarah yang ada di Rohul.<
  • Siak Kota Pusaka Menuju Warisan Dunia

    SIAK, datariau.com - Peristiwa percobaan pembakaran dan perusakan beberapa koleksi Istana Siak oleh oknum berinisial TSA (41) beberapa waktu lalu dengan cara menyiramka
  • Horeee...Pemkab Kampar Buka Trayek Bus Bangkinang - Candi Muara Takus

    KAMPAR, Datariau.com - Untuk menunjang gerak laju ekonomi dan menggelatkan Industri pariwisata ditentukan oleh sarana dan prasarana transportasi.  Sebagai salah
  • Membludak!!.. Libur Tahun Baru Taman Rekreasi Pinang Berseri Diserbu Ribuan Pengunjung

    SIAK, datariau.com - Dimasa liburan Perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018, Taman Rekreasi Pinang Berseri Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak,
  • Libur Tahun Baru, Kolam Renang Alif Adam Belilas Diserbu Warga

    RENGAT,datariau.com - Momen libur tahun baru dimanfaatkan oleh masyarakat berkunjung ke kolam renang Wisata Alif Adam di jalan lintas timur Belilas Kecamatan Seberid
  • KOMENTAR
    Polling

    Pasangan Gubernur-Wagub Riau Periode 2018-2023 Pilihan Pembaca Data Riau
    Drs H Syamsuar MSi - Edy Afrizal Natar Nasution
    DR H Firdaus MT - H Rusli Effendi SPdI SE MSi
    Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA - H Suyatno AMP
    Ir H Muhammad Lukman Edy MSi - Hardianto